assalamualaikum wr.wb
izin memperkenalkan diri
nama : Meilani Wulandari
npm : 2213022035
no urut : 30
izin menjawab pertanyaan dari Rizka Agustin
Pembelajaran berbasis proyek atau project-based learning (PBL) dapat menghadirkan beberapa masalah dalam penerapannya, meskipun banyak manfaat yang dapat diperoleh siswa.
Berikut adalah beberapa masalah umum dalam penerapan PBL:
Membutuhkan waktu yang lebih lama. Pembelajaran berbasis proyek membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan pembelajaran tradisional, karena siswa harus terlibat dalam penyusunan dan presentasi proyek mereka.
Tidak mudah diterapkan dalam semua mata pelajaran. Pembelajaran berbasis proyek dapat lebih mudah diterapkan dalam mata pelajaran tertentu, seperti sains dan matematika, daripada dalam mata pelajaran seperti bahasa dan sejarah.
Memerlukan keterampilan khusus dari guru. Guru harus memiliki keterampilan khusus untuk mengorganisir dan membimbing siswa dalam PBL.
Kesulitan menilai hasil belajar siswa. Karena pembelajaran berbasis proyek bersifat terbuka dan berpusat pada siswa, penilaian dapat menjadi lebih sulit dilakukan, dan terkadang subjektif.
Siswa dapat merasa kehilangan motivasi. Siswa yang terbiasa dengan pembelajaran tradisional dapat merasa kehilangan motivasi ketika berhadapan dengan PBL, karena mereka tidak terbiasa dengan cara belajar yang berbeda dan tidak selalu diberi tugas langsung oleh guru.
terimakasih, wassalamualaikum wr.wb
izin memperkenalkan diri
nama : Meilani Wulandari
npm : 2213022035
no urut : 30
izin menjawab pertanyaan dari Rizka Agustin
Pembelajaran berbasis proyek atau project-based learning (PBL) dapat menghadirkan beberapa masalah dalam penerapannya, meskipun banyak manfaat yang dapat diperoleh siswa.
Berikut adalah beberapa masalah umum dalam penerapan PBL:
Membutuhkan waktu yang lebih lama. Pembelajaran berbasis proyek membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan pembelajaran tradisional, karena siswa harus terlibat dalam penyusunan dan presentasi proyek mereka.
Tidak mudah diterapkan dalam semua mata pelajaran. Pembelajaran berbasis proyek dapat lebih mudah diterapkan dalam mata pelajaran tertentu, seperti sains dan matematika, daripada dalam mata pelajaran seperti bahasa dan sejarah.
Memerlukan keterampilan khusus dari guru. Guru harus memiliki keterampilan khusus untuk mengorganisir dan membimbing siswa dalam PBL.
Kesulitan menilai hasil belajar siswa. Karena pembelajaran berbasis proyek bersifat terbuka dan berpusat pada siswa, penilaian dapat menjadi lebih sulit dilakukan, dan terkadang subjektif.
Siswa dapat merasa kehilangan motivasi. Siswa yang terbiasa dengan pembelajaran tradisional dapat merasa kehilangan motivasi ketika berhadapan dengan PBL, karena mereka tidak terbiasa dengan cara belajar yang berbeda dan tidak selalu diberi tugas langsung oleh guru.
terimakasih, wassalamualaikum wr.wb