Posts made by DINDA TARA CAHYANI

Nama: Dinda Tara Cahyani
NPM: 2213022005

a. Transformasi koordinat ruang waktu
Transformasi ini menjelaskan bagaimana posisi dan waktu suatu peristiwa berubah ketika dilihat dari dua pengamat yang bergerak relatif. Jika satu pengamat bergerak sangat cepat, ia tidak hanya melihat posisi sebuah peristiwa berubah, tetapi juga waktu peristiwa tersebut ikut berubah. Rumus Lorentz mengatur hubungan ini sehingga kecepatan cahaya tetap sama untuk semua pengamat.

b. Kontraksi panjang dan dilatasi waktu
Ketika sebuah benda bergerak sangat cepat, panjangnya akan tampak lebih pendek searah geraknya, sedangkan benda yang diam tetap memiliki panjang aslinya. Sebaliknya, jam yang bergerak akan terlihat berjalan lebih lambat dibanding jam yang diam. Keduanya muncul karena ruang dan waktu saling terkait dalam gerak berkecepatan tinggi.

c. Paradoks kembar
Dua kembar berpisah: satu tinggal di Bumi, satu bepergian dengan pesawat antariksa berkecepatan tinggi. Selama perjalanan, waktu pada sang pelancong berjalan lebih lambat. Ketika ia kembali, usianya lebih muda dibanding kembar yang tinggal di Bumi. Tidak ada pertentangan di sini karena hanya si pelancong yang mengalami perubahan arah dan kecepatan, sehingga lintasan waktu yang ia lalui berbeda.
Nama: Dinda Tara Cahyani
NPM: 2213022005

a. Transformasi koordinat ruang waktu
Transformasi ini menjelaskan bagaimana posisi dan waktu suatu peristiwa berubah ketika dilihat dari dua pengamat yang bergerak relatif. Jika satu pengamat bergerak sangat cepat, ia tidak hanya melihat posisi sebuah peristiwa berubah, tetapi juga waktu peristiwa tersebut ikut berubah. Rumus Lorentz mengatur hubungan ini sehingga kecepatan cahaya tetap sama untuk semua pengamat.

b. Kontraksi panjang dan dilatasi waktu
Ketika sebuah benda bergerak sangat cepat, panjangnya akan tampak lebih pendek searah geraknya, sedangkan benda yang diam tetap memiliki panjang aslinya. Sebaliknya, jam yang bergerak akan terlihat berjalan lebih lambat dibanding jam yang diam. Keduanya muncul karena ruang dan waktu saling terkait dalam gerak berkecepatan tinggi.

c. Paradoks kembar
Dua kembar berpisah: satu tinggal di Bumi, satu bepergian dengan pesawat antariksa berkecepatan tinggi. Selama perjalanan, waktu pada sang pelancong berjalan lebih lambat. Ketika ia kembali, usianya lebih muda dibanding kembar yang tinggal di Bumi. Tidak ada pertentangan di sini karena hanya si pelancong yang mengalami perubahan arah dan kecepatan, sehingga lintasan waktu yang ia lalui berbeda.
Nama: Dinda Tara Cahyani
NPM: 2213022005

Izin menjawab pak, perbedaan antara relativistik klasik dan einstein yaitu: menurut Relativitas klasik (Newton),
Ruang dan waktu dianggap terpisah. Waktu berjalan sama di mana pun dan bagi siapa pun, tidak bergantung pada gerak. sedangkan menurut Relativitas Einstein,
Ruang dan waktu menyatu menjadi ruang-waktu. Laju waktu bisa berbeda tergantung kecepatan dan gravitasi. Kemudian Kecepatan cahaya menurut Klasik,
Kecepatan cahaya dianggap bisa berubah tergantung gerak sumber atau pengamat, seperti kecepatan benda biasa. Sedangkan menurut Einstein, Kecepatan cahaya selalu konstan dan tidak bergantung pada siapa yang mengukur.
Nama: Dinda Tara Cahyani
NPM: 2213022005

Izin menjawab pak,
1. Kegagalan Relativitas Klasik (Galileo)
Tidak bisa menjelaskan kecepatan cahaya yang selalu konstan.
2. Teori Galileo mengharuskan kecepatan cahaya bertambah atau berkurang jika sumber bergerak, tetapi eksperimen menunjukkan cahaya selalu
3. Bertentangan dengan persamaan Maxwell.
4. Transformasi Galileo merusak bentuk persamaan elektromagnetik, sehingga tidak cocok untuk menjelaskan gelombang cahaya.
5. Tidak mampu menggambarkan perubahan waktu dan panjang pada kecepatan tinggi.
Dalam kenyataannya, jam bergerak melambat dan panjang menyusut—hal yang tidak ada dalam kerangka Galileo.

Relativitas Galileo gagal karena menganggap waktu absolut dan penjumlahan kecepatan sederhana, yang ternyata tidak sesuai dengan perilaku cahaya dan fenomena berkecepatan tinggi.
Nama: Dinda Tara Cahyani
NPM: 2213022005

Izin menjawab pak, Dalam relativitas khusus, benda yang bergerak dengan kecepatan tinggi akan tampak memendek sepanjang arah geraknya karena cara kita menentukan dua titik ujung benda tidak lagi bisa dilakukan secara serempak, sementara waktu pada benda bergerak juga terlihat berjalan lebih lambat karena lintasan cahaya yang dipakai sebagai “jam alamiah” menjadi lebih panjang bagi pengamat luar, sehingga selang waktunya harus ikut memanjang.