Kiriman dibuat oleh Garnis Eka Putri

Reg M -> FORUM JAWABAN PRETEST

oleh Garnis Eka Putri -
NAMA : GARNIS EKA PUTRI
NPM : 2256021024
KELAS : REG M

Demokrasi adalah suatu bentuk sistem pemerintahan di mana kekuasaan dalam pemerintahan dipegang oleh rakyat atau warga negara secara langsung atau melalui perwakilan yang dipilih secara demokratis. Dalam sistem demokrasi, warga negara memiliki hak suara yang setara dalam pemilihan umum dan keputusan-keputusan diambil berdasarkan mayoritas suara.

Prinsip dasar demokrasi adalah kedaulatan rakyat, yaitu bahwa kekuasaan dalam negara berasal dari rakyat dan dijalankan untuk kepentingan rakyat. Demokrasi juga menjamin hak asasi manusia, kebebasan berpendapat, kebebasan pers, dan hak-hak politik serta hak sipil lainnya. Di dalam demokrasi, warga negara memiliki hak untuk mengkritik dan mengawasi pemerintah, serta terlibat dalam proses pengambilan keputusan yang berkaitan dengan kebijakan publik.

Dalam video tersebut saya menganalisis bahwa Salah satu cara agar demokrasi dapat beradaptasi dengan perubahan global adalah dengan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan melalui teknologi informasi yang canggih. Dengan memanfaatkan teknologi informasi, masyarakat dapat memperoleh akses yang lebih besar pada informasi dan diskusi yang berkaitan dengan isu-isu penting, sehingga mereka dapat mempengaruhi proses pengambilan keputusan secara langsung.
Selain itu, demokrasi perlu mampu mengakomodasi perubahan nilai-nilai sosial yang berkembang di masyarakat. Demokrasi yang inklusif dan menghargai keragaman akan lebih mampu menyesuaikan diri dengan perubahan sosial yang terjadi.
Secara keseluruhan, demokrasi memiliki fleksibilitas yang memungkinkannya untuk beradaptasi dengan perubahan global, asalkan sistem ini mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat secara efektif dan mempertahankan prinsip-prinsip dasar yang melindungi hak asasi manusia, kebebasan berekspresi, dan hak-hak politik

Reg M -> FORUM JAWABAN POST TEST

oleh Garnis Eka Putri -
NAMA : GARNIS EKA PUTRI
NPM : 2256021024

Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa dengan kebudayaannya masing- masing. Nasikun (2001:4) dengan menyitir pandangan beberapa ahli ilmu kemasyarakatan bangsa asing yang menganggap semboyan “ Bhineka Tunggal Ika” sesungguhnya masih lebih merupakan suatu cita-cita yang masih harus diperjuangkan oleh segenap bangsa Indonesia daripada sebagai kenyataan yang benar-benar hidup di dalam masyarakat. Oleh karena itulah memahami kebudayaan Indonesia dari berbagai segi penting artinya dalam rangka menemukan integrasi sebagai unsur penting dalam usaha persatuan bangsa. Kebudayaan Indonesia berakar dari kebudayaan etnik (lokal) di Indonesia yang memiliki keragaman. Dengan berpegang pada prinsip bahwa tiada masyarakat dan kebudayaan yang bersifat statis, maka dalam perspektif kultural, secara garis besar masyarakat dan kebudayaan lokal telah bergerak secara dinamis. Dalam kaitan ini setiap individu atau masyarakat tentu tidak ingin kehilangan jati dirinya atau tercerabut dari akar budaya yang dimilikinya.

kearifan lokal sebagai pusaka budaya menempati posisi sentral sebagai inspirasi dalam penguatan jati diri atau identitas kultural. Penguatan jati diri suatu kelompok etnik atau bangsa menjadi begitu penting di era globalisasi, dengan harapan jangan sampai tercerabut dari akar budaya yang kita warisi dari para pendahulu di tengah-tengah kecenderungan homogenitas kebudayaan sebagai akibat dari globalisasi. Struktur masyarakat Indonesia yang multi dimensional merupakan suatu kendala bagi terwujudnya konsep integrasi secara hoorizontal. Hal ini dapat dilihat dari beberapa karakteristik yang dapat dikenali sebagai sifat dasar dari suatu masyarakat majemuk. Indonesia mewarisi berbagai kekayaan alam, kekayaan hayati, dan kekayaan keanekaragaman sosiokultural. Kekayaan ini merupakan modal dasar yang harus dikelola untuk kesejahteraan masyarakatnya. Kearifan lokal sebagai modal budaya Indonesia diharapkan mampu menumbuhkembangkan identitas ke-Indonesiaan, menjadi referensi dalam mengembangkan wawasan kebangsaan, membangun bobot kualitas manusia dan bangsa Indonesia, kemuliaan harkat dan martabat bangsa yang memancar ke dalam bagi keadaban warga negara bangsa dan ke luar dalam membangun citra dan pergaulan antar bangsa dalam bingkai diplomasi kebudayaan. Indonesia memang ditakdirkan sebagai bangsa yang multikultur, atas dasar itulah semua komponen bangsa ini berkewajiban memelihara dan mendidik masyarakat untuk mampu hidup bersama dalam keanekaragaman tanpa kehilangan identitas budaya masing-masing dan mampu memberi jaminan hidup budaya orang/etnis lain. Oleh sebab itu perlu pembelajaran yang tepat agar budaya kekerasan yang banyak terjadi dikikis dengan budaya damai.