Kiriman dibuat oleh SILKE SYAHIDAH 2211031124

Akuntansi B Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

oleh SILKE SYAHIDAH 2211031124 -
Nama : Silke Syahidah
NPM : 2211031124
Kelas : S1 Akuntansi C

Pancasila adalah dasar dan ideologi bangsa Indonesia yang mempunyai fungsi dalam kehidupan bangsa dan negara Indonesia. Selain itu Pancasila juga memiliki makna sebagai sistem filsafat karena pancasila merupakan acuan intelektual kognitif bagi cara berpikir bangsa, yang dalam usaha-usaha keilmuan dapat terbangun ke dalam sistem filsafat yang kredibel.

Pancasila sebagai suatu sistem filsafat, memiliki dasar ontologis, dasar epistemologis dan dasar aksiologis tersendiri yang membedakannya dengan sistem filsafat lain. Secara ontologis, Pancasila dimaksudkan sebagai upaya untuk mengetahui hakikat dasar dari sila-sila Pancasila. Kajian epistemologis filsafat Pancasila, dimaksudkan sebagai upaya untuk mencari hakikat Pancasila sebagai suatu sistem pengetahuan. Sila-sila Pancasila sebagai suatu sistem filsafat juga memiliki satu kesatuan dasar aksiologinya, yaitu nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila pada hakikatnya juga merupakan suatu kesatuan.

Filsafat pendidikan adalah pemikiran yang mendalam tentang pendidikan berdasarkan filsafat. Apabila kita hubungkan fungsi Pancasila dengan sistem pendidikan ditinjau dari filsafat pendidikan, maka Pancasila merupakan pandangan hidup bangsa yang menjiwai dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila juga merupakan pedoman berperilaku bagi bangsa Indonesia yang sesuai dengan kultur bangsa Indonesia. Pendidikan karakter memang seharusnya diambil dari nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Agar tercipta manusia Indonesia yang cerdas, berperilaku baik, mampu hidup secara individu dan sosial, memenuhi hak dan kewajiban sebagai warga negara yang baik serta beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Semuanya telah mencakup filsafat pendidikan Pancasila yang mempunyai ciri, yaitu integral, etis dan reigius.

Akuntansi B Pancasila -> Forum Analisis Soal

oleh SILKE SYAHIDAH 2211031124 -
Nama : Silke Syahidah
NPM : 2211031124
Kelas : S1 Akuntansi C

A. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19, Jelaskan!
Menurut saya, proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 memilliki sisi positif dan negative. Walaupun sebenarnya lebih banyak pada sisi negativenya. Sisi positifnya siswa jadi belajar hal baru cara menggunakan media pembelajaran daring. Sisi negatifnya siswa kurang bisa memahami materi yang diberikan guru, singkatnya jam belajar membuat siswa memiliki banyak waktu luang yang terkadang terasa tidak produktif, pengunaan kuota internet lebih meningkat, perlunya peningkatan perangkat (gawai) untuk mendukung proses pembelajaran, di beberapa daerah di Indonesia masih banyak yang terkendala karena jaringan, masih ada beberapa guru yang gaptek sehingga menyulitkan siswa untuk belajar, banyak guru yang hanya sekadar memberikan tugas tanpa adanya pertemuan kelas daring, dan tidak adanya kesempatan berdiskusi dengan teman.
Dari banyaknya contoh dampak di atas baik positif maupun negative menjadi bukti bahwa Indonesia tidak siap dengan adanya perubahan besar secara dadakan terutama karena luasnya Indonesia membuat sulit proses pemerataan pendidikan. Hal ini menjadi pr bagi kita semua dan peristiwa pandemi covid-19 memberi kita banyak hikmah untuk membuat kita sadar bahwa masih banyak sekali hal-hall yang harus dibenahi. Dan ini hanya baru dari sektor pendidikan saja.

B. Bagaimanakah mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 supaya tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila?
Sebelum mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan tentunya diperlukan kegiatan pemerataan akses terlebih dahulu terutama untuk beberapa daerah terpencil yang membutuhkan perhatian pemerintah untuk memberikan layanan akses jaringan nternet yang lebih memadai, subsidi kuota belajar, dan menempatkan guru-guru yang kompeten dari kota untuk sementara memberikan pelajaran disana. Hal ini sejalan dengan pansila sila kelima.
Kemudian untuk mengefektifkan dan memaksimalkan dibutuhkan kerja sama antara orangtua dan guru. Peran orangtua sebagai guru kedua sangat penting dalam memantau dan mendukung anak belajar di rumah. Selain itu guru juga perlu menaruh perhatian lebih agar semua siswanya tetap menjalankan tugasnya sebagai seorang pelajar.

C. Berikan contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais, seperti jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai di lingkungan anda dan bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai contoh kasus tersebut!
Contoh kasusnya seperti penerapan kegiatan Jumat bersih yang rutin dilakukan di FEB. Menurut saya pengembangan karakter seperti ini bagus untuk membangun sikap gotong royong dan peduli lingkungan.
Tegasnya penerapan kejujuran seperti dilarang keras mendatangi dosen membawa buah tangan dengan tujuan menyogok nilai. Hal ini tentu sangatlah bagus karena sudah sepatutnya universitas memberikan contoh agar bisa menerapkan jiwa integritas yang dapat dibawa ke dunia kerja nanti.

D. Jelaskan yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat?
Hakikat Pancasila artinya Pancasila dalam hal ini berarti Pancasila dijadikan dasar dalam berpikir, bersikap, berprilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
Nama : Silke Syahidah
Npm : 2211031124
Kelas : S1 Akuntansi C

Latar belakang :
Pancasila sebagai dasar negara Indonesia yang berisi rumusan-rumusan lima sila sudah sempurna dijadikan pandangan hidup yang bersifat netral dalam artian tidak sebagai negara sekuler maupun negara agama. Rumusannya yang sangat original ini pernah dipuji oleh intelektual dan pejabat tinggi Arab Saudi ialah Dr Izzat Mufti ketika dirinya berkunjung ke Indonesia pada tahun 1980-an. Contoh pembuktiannya melalui isi dari sila ketiga pancasila telah terbukti mampu menyatukan seluruh rakyat Indonesia. Akan tetapi, di zaman sekarang nilai-nilai Pancasila telah mengalami kemerosotan akibat tidak dihayatinya lima butir Pancasila dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan banyak survei yang telah dilakukan. Yang berarti Pancasila seolah sedang memasuki masa surut. Untuk itu sangat diperlukan penyegaran kembali tentang Pancasila baik dari aspek pengetahuan, pemahaman dan pengamalan nilai-nilai filosofis yang terkandung didalamnya.

Lahirnya Pancasila: Sejarah Sebuah Ide Bangsa
Istilah Pancasila sudah dikenal sejak zaman Sriwijaya dan Majapahit. Pada era modern terbentuknya pancasila dilatarbelakangi janji Jepang untuk memerdekakan Indonesia dan para pejuang/pahlawan di zaman itu berusaha mempersiapkan demi terbentuknya sebuah negara yang ideal dengan membentuk BPUPKI sebagai langkah dasar untuk menciptakan dasar negara yang hingga kini masih dipakai. Dengan sumbangan berbagai ide dari para tokoh bangsa akhirnya tercipta piagam jakarta namun belum sempurna karena isi sila pertama yang kemudian diubah. Dan akhirnya resmi menjadi dasar negara Indonesia.

Pancasila Sebagai Sumber Filsafat Bangsa Dan Negara Indonesia
Yang artinya Pancasila adalah suatu sistem nilai yang cukup sistematis sebagai suatu dasar filsafat maka sila-sila Pancasila merupakan suatu kesatuan yang bulat, hierarkis dan terstruktur. Inilah yang disebut-sebut bahwa Pancasila adalah sebuah sistem filsafat. Karena merupakan suatu sistem filsafat, maka kelima sila bukan terpisah-pisah dan memiliki makna sendiri-sendiri, melainkan memiliki esensi makna yang utuh.

Fungsi Pancasila Sebagai Ideologi Bernegara
Pancasila sebagai ideologi mengandung pengertian bahwa Pancasila merupakan ajaran, gagasan, doktrin, teori atau ilmu yang diyakini kebenarannya dan dijadikan pandangan hidup bangsa Indonesia serta menjadi petunjuk dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat, bangsa dan negara Indonesia.

Pancasila sebagai Dasar Negara
Yang berarti bahwa Pancasila dipergunakan sebagai dasar (fundamental) untuk mengatur pemerintah negara atau sebagai dasar untuk mengatur penyelengaraan negara.

Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa
Yang berarti pedoman bagi setiap arah dan kegiatan bangsa Indonesia di segala bidang. Dengan demikian, setiap warga Negara harus melaksanakan setiap kegiatan dalam kehidupan berbangsa dan bernegaranya dengan bersandar dan tidak
melenceng dari nilai-nilai Pancasila.

Pancasila sebagai Kepribadian Bangsa
Yang berarti Pancasila sebagai ciri khas bangsa Indonesia yang tercermin dalam
sikap, tingkah laku, dan perbuatan yang selaras, serasi dan seimbang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila itu sendiri.