Kiriman dibuat oleh Vannesa Novita Sari 2211031095

Nama : Vannesa Novita Sari
Kelas : AKT C
NPM : 2211031095

Analisis Soal 1
A. Dari berita tersebut dapat kita ketahui bahwa latar belakang tidak dapat menjami seseorang kebal terhadap berita hoaks. Masih banyak sekali orang tidak dapat membedakan berita hoaks dan yang valid.
Yang bisa saya lakukan untuk mengantisipasi dampak negative penyebaran hoaks adalah:
1. Periksa sumber berita, jika menemukan sumber situs web yang tidak resmi maka jangan percaya berita tersebut.
2. Berpikir logis dan ktitis, dalam membaca sebuah informasi kita harus berpkir secara logis dan kritis agar informasi tidak kita telan secara mentah.
3. Membaca keseluruhan berita, kita harus membaca berita secara keseluruhan agar tidak terjadi kesalahpahaman.

B. Pengaruh perkembangan Iptek yang semakin cepat membuat penyebaran berita hoaks semakin mudah, selain itu juga dengan perkembangan Iptek maka semakin mudah buaday luar untuk masuk, dan banyak sekali bullying yang terjadi pada media social. Solusi yang dapat kita lakukan yaitu harus bijak dalam menggunakan social media, dan berpegang teguh pada nilai nilai pancasila agar tidak etika menyimpang.

C. Solusi yang dapat dilakukan adalah dengan melawan sikap konsumerisme pada diri sendiri dengan cara menabung. Selain itu, kita harus memajukan perkembangan Iptek di negara kita juga agar tidak tertinggal dari negara negara lain

Akuntansi B Pancasila -> Forum Diskusi

oleh Vannesa Novita Sari 2211031095 -
Nama : Vannesa Novita Sari
NPM : 2211031095
Kelas : AKT C

ANALISIS ARTIKEL 14A
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada saat ini selain dapat memberikan dampak positif dan berbagai kemudahan untuk kehidupan manusia, tak bisa kita pungkiri juga perkembangan IPTEK ini juga dapat mendatangkan berbagai hal-hal yang negatif. Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa yang mengandung nilai-nilai luhur yang dipercaya sebagai perisai pelindung bangsa tentunya juga harus ikut berperan dalam menghadapi kemajuan IPTEK ini, dan sebaliknya IPTEK juga harus senantiasa berdasar pada nilai-nilai pancasila, karena pancasila sejatinya adalah media akulturasi dari berbagai pemikiran mengenai agama, pendidikan, politik, sosial, budaya, dan juga ekonomi yang mengkoordinir berbagai aktivitas kehidupan dalam masyarakat (Amir,2013).

A.) Perkembangan IPTEK di Indonesia
- IPTEK ini dikembangkan dengan tujuan untuk memudahkan kehidupan manusia di berbagai bidang kehidupan. Perkembangan IPTEK di Indonesia dapat dilihat dengan adanya teknologi yang terus berkembang seperti adanya satelit yaitu di Indnesia misalnya ada satelit Palapa yang menjadikan Indonesia dapat mengakses berbagai informasi melalui sinyal yang dipancarkan ke perangkat elektronik seperti televisi, radio, telepon dan yang lainnya

B. ) Dampak Positif dan Negatif Perkembangan Iptek
- Menunjang kegiatan produksi, dengan adanya kemajuan IPTEK terciptalah berbagai mesin-mesin canggih.
- Memudahkan komunikasi dengan orang lain.
- Memudahkan proses pembelajaran, dimana guru dan siswa dapat mencari lebih banyak informasi dan materi pembelajaran di internet.
- Carding, yaitu pembobolan kartu kredit melalui internet untuk mendapatkan kode kartu, penipuan melalui pesan singat, pembajakan akun dan masih banyak lagi.
- Mengandung unsur kekerasan bahkan pornografi, yaitu dari tayangan yang ada di internet yang bisa diakses siapa saja dan hal ini dapat merusak karakter anak bangsa.

C.) Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa
-Pancasila sebagai sumber solusi penyelesaian masalah. Pancasila merupakan suatu ideologi yang terbuka dimana hal ini mampu menjadikan Pancasila sebagai sumber pemecahan masalah dan relevan sampai sekarang.
-Pancasila sebagai pembangun karakter.
- Pemersatu Bangsa Pancasila memiliki kedudukan sebagai alat pemersatu bangsa.

ANALISIS ARTIKEL 14B
Teori kebenaran Pancasila menghendaki, bahwa kebenaran ilmiah itu sekaligus memenuhi kebenaran koherensi, korespondensi, dan pragmatik.
- Teori Kebenaran Pancasila
1. Teori koherensi: pernyataan dianggap benar jika pernyataan bersifat konsisten dengan pernyataan sebelumnya yang dianggap benar.
2. Teori korespondensi :Menurut teori ini, satu pernyataan benar jika materi pengetahuan yang dikandung pernyataan itu berhubungan dengan objek yang dituju oleh pernyataan tersebut.
3. Teori pragmatic :Menurut teori ini, nilai kebenaran proposisi diukur dengan kriteria apakah proposisi tersebut berfungsi dalam kehidupan praktis atau tidak.

- Visi dan orientasi operasionalnya diletakkan pada dimensi-dimensi :
a. Teleologis, dalam arti bahwa ilmu pengetahuan hanya sekedar sarana yang memang harus kita pergunakan untuk mencapai suatu teleos (tujuan).
b. Etis, dalam arti bahwa ilmu pengetahuan harus kita operasionalisasikan untuk meningkatkan harkat dan martabat manusia.
c. Integral/Integratif, dalam arti bahwa penerapan ilmu pengetahuan untuk meningkatkan kualitas manusia.

-Pemahaman filosofis tentang kebenaran dalam konteks Pancasila dapat digeneralisasikan bahwa dalam konteks Pancasila, kebenaran adalah
1) tiadanya pertentangan dengan tuhan.
2) aktualisasi atau perwujudan dan terpenuhinya hakekat manusia.
3) suatu hal yang satu, tidak dapat dibagi-bagi.
4) kemanfaatan pada semua pihak,dan
5) terpenuhinya hakekat keadilan (adil).
Nama : Vannesa Novita Sari
NPM : 2211031095
Kelas : AKT C
Pancasila adalah dasar negara atau pokok kaidah negara yang fundamental yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, dan sekaligus cita hukum (rechtssidee) negara Indonesia karena bersumber pada pandangan dan falsafah hidup yang mendalam, dimana tersimpul ciri khas sifat, dan karakter luhur bangsa Indonesia.

Nilai-nilai Pancasila Pancasila meliputi :
- nilai dasar (instrinsik) yaitu pokok yang tidak terikat waktu dan tempat dan bersifat abstrak, mencakup cita-cita, tujuan dan tatanan dasar yang telah ditetapkan oleh the faounding fathers;
- nilai instrumental, yaitu penjabaran nilai dasar sebagai arahan kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu, bersifat lebih kontekstual dan harus selalu disesuaikan dengan tuntunan zaman mencakup kebijakan, strtaegi organisasi, sistem, rencana dan program berupa peraturan perundang-undangan yang dikembangkan oleh lembaga penyelenggara negara; dan
- nilai praktis yaitu interaksi antara nilai instrumental dengan situasi kongkrit tempat dan situasi tertentu, bersifat dinamis demi tegaknya nilai instrumental dan menjamin nilai dasar tetap relevan dengan permasalahan utama yang dihadapi masyarakat sesuai dengan zamannya. Nilai praktis merupakan perpaduan identitas dan realitas, terkandung dalam kenyataan implementasi sehari-hari nilai-nilai sebagai Pancasila
Pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi khususnya bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara diharapkan dapat menjadi dasar dan akar pada pengembangan keilmuan yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, sehingga pengembangan iptek tadi tidak keluar dari nilai-nilai yang telah dimilliki bangsa Indonesia.
Nama : Vannesa Novita Sari
NPM : 2211031095
Kelas : S1 Akuntansi C

Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Mahasiswa harus memiliki sikap jujur, dan toleransi di kehidupan sehari hari, Mahasiswa sebagai generasi muda sebaiknya menjaga kepribadian bangsa dalam menghadapi tantangan perkembangan Iptek, dan berpegang teguh kepada Pancasila sebagai dasar negara sehingga perkembangan Iptek bisa membantu pembangunan Negara. Kemajuan iptek harus digunakan dengan baik dan penuh tanggung jawab.
Dengan perkembangan Iptek yang sangat cepat, seluruh informasi dengan berbagai bentuk dapat tersebar luas keseluruh dunia, sehingga kita harus bisa memimalah mana yang dapat berdampak positiv mana yang akan berdampak negatif. maka akar permasalahan yang dihadapi yaitu apakah masyarakat sudah menerapkan pancasila sebagai pedoman hidup dalam mengadapi tentangan perkembangan Iptek.
Nama : Vannesa Novita Sari
NPM : 2211031095
Kelas : S1 Akuntansi C

Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangakn IPTEK

IPTEK adalah hasil karya manusia yang digunakan untuk membantu keperluan manusia. Pada dasarnya pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa.
Sila-sila pancasila yang menjadi sistem etika dlm pengembangan Iptek yaitu:
1. Sila ketuhanan yang maha esa : mengkomplimentasika antara rasionalan dgn irasional, dan antara akal dan kehendak. pd sila ini Iptek tidak hanya memikirikan apa yang ditemukan, dibuktikan, dan diciptakan, tetapi juga dipertimbangkan maksud dan akibatnya.
2. Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab : memberikan dasar moralitas bahwa manusia dalam mengmbangkan Iptek harus memiliki sifat beradab
3. Sila persatuan indonesia : Pengembangan Iptek hendaknya mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa serta keluruhan negara.
4. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dan permusyawaratan perwakilan : mendasari perkembangan Iptek secara demokratis. Semua ilmuan harus memiliki kebebasan dalam mengembangkan Iptek tetapi juga harus saling menghomati dan menghargai kebebasan orang lain dan harus memiliki sifat yang terbuka.
5. Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia : Harus menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan manusia. Hubungan antara diri sendiri, antara dengan tuhannya, manusia dengan manusia, manusia dengan masyarakat bernegara, manusia dengan alam dan sekitarnya