Posts made by Merintan Putri Aulia Simbolon 2211031119

Nama: Merintan Putri Aulia Simbolon
NPM : 2211031119
Kelas : AKT C
1. Pendapat saya untuk pendidikan secara online saat pandemi covid-19 itu sangat tidak efisien, Mengapa??? karena banyak sekali kekurangan yang terjadi saat pembelajaran daring Ini contohnya kendala kuota, kendala jaringan, lalu kurangnya pemahaman dalam pemberian penjelasan oleh guru dan lain sebagainya. Dari sisi ke-ekonomian orang tua pun sangat berdampak karena pengeluaran ekonomi akan terus-menerus bertambah sedangkan pendapatan berkurang hal ini yang bisa mmenyebabkan tingginya angka putus sekolah.

2. Menurut saya bagaimana kita mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila untuk metode pembelajaran pada covid-19 kita bisa memakai sila ke-4, Mengapa demikian dengan permusyawarahan kita bisa membuat kesepakatan untuk cara pembelajaran contohnya diadakan dua sesi untuk bersekolah offline atau mahasiswa/i dapat berkonsultasi ke kampus ataupun sekolah untuk bertanya atau memperjelas materi pembelajaran.

3. Menurut saya, Kasus kasus tersebut membuat perilaku dan kepribadian generasi muda sekarang ini
semakin menjauh dari nilai-nilai Pancasila dan kehilangan jati diri sebagai suatu individu
yang berakar dari nilai-nilai luhur budaya bangsa. Kondisi faktual saat ini yang
menggerus kepribadian generasi muda seperti: hilangnya identitas budaya bangsa,
tawuran pelajar dan mahasiswa, narkoba, seks bebas, fenomena genk motor, kekerasan
yang dilakukan generasi muda, dan degradasi moralitas pelajar. Seharusnya peran pemuda sangat penting dalam membangun peradaban dan kemajuan suatu
bangsa. Sebagai generasi penerus bangsa yang akan menjadi akar bangsa ini di masa
mendatang harus bisa mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional dengan memiliki modal dasar dalam masyarakat.

4. Bersikap inklusif, toleran dan gotong royong
dalam keragaman agama dan budaya; mengembangkan karakter Pancasilais
yang teraktualisasi dalam sikap jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun,
ramah lingkungan, gotong royong, cinta damai, responsif dan proaktif;
bertanggung jawab atas keputusan yang diambil berdasar prinsip
musyawarah; memahami dan menganalisis hakikat sila-sila Pancasila, serta
mengaktualisasikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai
paradigma berpikir, bersikap, dan berperilaku; mengelola hasil kerja individu
dan kelompok menjadi suatu gagasan tentang Pancasila yang hidup dalam
tata kehidupan Indonesia.
Nama : Merintan Putri Aulia Simbolon
Npm : 2211031119
Kelas : AKT C

Fungsi Pancasila dengan sistem pendidikan ditinjau dari filsafat pendidikan, maka Pancasila merupakan pandangan hidup bangsa yang menjiwai dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, sistem pendidikan nasional Indonesia wajar apabila dijiwai, didasari dan mencerminkan identitas Pancasila. Pendidikan karakter memang seharusnya diambil dari nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Agar tercipta manusia Indonesia yang cerdas, berperilaku baik, mampu hidup secara individu dan sosial, memenuhi hak dan kewajiban sebagai warga negara yang baik.

Sila-sila dalam Pancasila menggambarkan tentang pedoman hidup berbangsa dan bernegara bagi warga Indonesia. Pendidikan sebagai suatu lembaga yang berfungsi menanamkan dan mewariskan sistem norma tingkah laku perbuatan yang didasarkan kepada dasar-dasar filsafat yang dijunjung oleh lembaga pendidikan dan pendidik dalam suatu masyarakat. Pancasila sebagai sistem filsafat bisa dilihat dari pendekatan ontologis, epistemologis, maupun aksiologis. Esensi landasan negara harus benar-benar memperkuat landasan pendidikan untuk mencapai tujuan bersama adanya keserasian hubungan antara negara dengan warga negara.

Karakter berasal dari bahasa Yunani yang berarti "to mark" atau menandai dan memfokuskan bagaimana mengaplikasikan nilai kebaikan dalam bentuk tindakan atau tingkah laku, sehingga orang yang tidak jujur, kejam, rakus dan perilaku jelek lainnya dikatakan orang berkarakter jelek.

Merintan Putri Aulia Simbolon

2211031119

AKT C


Pancasila sebagai dasar negara mempunyai nilai-nilai keseimbangan hukum, yaitu nilai Ketuhanan (moral religius), nilai kemanusiaan (humanisme), dan nilai kemasyarakatan (nasionalisme dan keadilan sosial). Bisa saya simpulkan bahwa Pancasila menjadi ideologi negara yang universal dan komperhensif. Eksistensi Pancasila adalah suatu pencapaian riil pada tegaknya Negara hukum...jika kebalikannya, pertarungan aturan dan tidak terstruktur konstruksi hukum akan terjadi Bila tidak terdapat Pancasila. Pancasila, nilai-nilai keseimbangan, pembangunan hukum Latar Belakang Sebagai landasan idiil bagi Indonesia. pilihan yang pas tentang dasar negara sesuai dengan karakter bangsa, sangat original, menjadi sebuah negara modern yang berkarakter religius, tidak sebagai negara sekuler juga tidak sebagai negara agama. Rumusan konsepsinya benar-benar diorientaskan pada -dan sesuai -dengan karakter bangsa. Semakin besar pihak atau komponen bangsa memahami Pancasila, semakin besar pula energi yang terbentuk untuk mencapai cita-cita bersama berbangsa dan bernegara sehinga pancarannya akan menerangi masa depan bangsa dan dunia. Pancasila merupakan cita-cita dan rambu-rambu dalam menyelenggarakan negara. Pada prinsipnya, Indonesia menerima segala sesuatu yang tidak merugikan bangsa dan negara.