གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Shafira Retno Putri 2211031135

Akuntansi B Pancasila -> Forum Analisis Video-1

Shafira Retno Putri 2211031135 གིས-
Nama: Shafira Retno Putri
NPM : 2211031135
Kelas : Akt C

Menurut saya, yang dilakukan masyarakat itu sudah tepat karena apa yang dilakukan perusahaan itu sangat berdampak buruk bukan hanya pada masyarakat itu sendiri tapi juga pada lingkungan disekitanya, biota, makhlik hidup, tumbuhan disekitar linhkungan yang tercemar itu ikut terkena dampak buruknya.
Sebenarnya masih banyak perusahaan yang mengabaikan pengelolaan limbah tersebut dalam usahanya, mereka melakukan jalan pintas dengan membuang limbah hasil produksinya ke sungai atau dengan sembarangan, dengan alasan ingin menghemat biaya produksi. Tentu hal itu adalah sikap pelaku usaha yang tidak baik, kurangnya kesadaran akan pentingnya pengelolaan limbah yang baik, serta hanya mementingkan dirinya sendiri, tidak memeperhatikan lingkungan disekitarnya, menjadi beberapa faktor pelaku usaha melakukan hal tersebut. Tindakan pengusaha tersebutpun menjadi bukti ketidak adaannya nilai pancasila dalam usahanya. Seperti
Sila ke-1: lingkungan alam ini adalah ciptaan tuhan, kita sebagai manusia harus menjaganya, dengan tindakan pengusaha itu tentu sama saya mereka tidka mempercayai ciptaan dan kuasa tuhan.
Sila ke-2: pada sisi kemanusiaan yang beradab, dengan pencemaran lingkungan itu tentu akan mengikis rasa kemanusia, pengusaha tidak seharusnya semena-mena melakukan apa saja dengan lingkungan tersebut.
Sila ke-3: persatuan dimana bagaimanapun antara pengusaha dan masyarakat hidup dilingkungan yang sama, dengan tindakan yang dilakukan pengusaha itu tentu akan merusak persatuan
Sila ke-4: dimana lingkungan alam ini milik bersama, tentu kita harus menjaganya bersama-sama, dan kita harus memperlakukannya secara bijak, tidak mementingkan kepuasan pribadi, dengan tindakan pengusaha itu tentu melanggar nilai pancasila ke-4
Dan sila ke-5: keadilan sosial, semua masyarakat memiliki hak yang sama, kesehatan, lingkungan yang bersih, kemakmuran,dsb. Dengan tindakan pengusaha itu sama saja merenggut hak masyarakat dan itu jauh dari nilai sila ke-5.

Pada video di atas juga, pengusaha mengatakan bahwa tidka tahu soal pengolaan limbah tersebut. Padahal, seharusnya pemilik itu harus tahu tentang sistem dan seluruh kegiatan dalam usahanya. Sebagai pemangku jabatan tertinggi dalam usahanya, pemilik memiliki tanggung jawab yaitu beberapa diantaranya, meninjau aktivitas usaha, dan memperhatikan segala aktivitas usahanya.

Akuntansi B Pancasila -> Forum Diskusi

Shafira Retno Putri 2211031135 གིས-
Nama : Shafira Retno Putri
NPM : 2211031135
Kelas : Akt C

Artikel 4a.

Ilmu pengetahuan dan teknologi sejatinya memiliki keterkaitan dengan nilai budaya dan juga agama yang menjadi rambu-rambu dalam proses pengembangannya. Dimana pengembangan IPTEK harus senantiasa didasarkan pada nilai-nilai tersebut dan IPTEK menempatkan nilai budaya dan agama tersebut sebagai mitra dalam berdiskusi sebagai faktor eksternal
pengembangan IPTEK. Pancasila merupakan ideologi bangsa yang harus menjadi semangat dan pendukung setiap kegiatan dan kehidupan masyarakat Indonesia, karena di dalam pancasila terkandung nilai-nilai luhur yang merupakan akulturasi dari berbagai pemikiran baik mengenai agama, pendidikan, budaya, politik, sosial dan juga ekonomi (Waryan dan Syaifullah,2008).

~Dampak Positif dan Negatif Perkembangan IPTEK
•Dampat positif bagi kehidupan manusia diantaranya yaitu :
-Menunjang kegiatan produksi,
-Memudahkan komunikasi dengan orang lain,
-Memudahkan proses pembelajaran, Dll.
•Dampak negatif bagi kehidupan manusia diantaranya yaitu :
-Carding, yaitu pembobolan kartu kredit melalui internet untuk mendapatkan kode
kartu, penipuan melalui pesan singat,
pembajakan akun dan masih banyak lagi.
-Membuat ketergantungan dan rasa malas,
karena terlalu nyaman dan dimudahkan
oleh teknologi orang-orang bisa saja
timbul rasa malas dan sangat tergantung
pada teknologi.
-Mengandung unsur kekerasan bahkan
pornografi, yaitu dari tayangan yang ada di
internet yang bisa diakses siapa saja dan
hal ini dapat merusak karakter anak
bangsa.

Oleh sebab itu pengimplementasian nilai-nilai Pancasila dalam perkembangan IPTEK sangatlah penting dimana Pancasila dapat menjadi rambu-rambu normatif bagi pengembangan dan juga pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi agar tetap sesuai dengan kepribadian masyarakat Indonesia yang luhur dan mulia. Pengembangan IPTEK juga harus senantiasa berakar pada budaya bangsa, serta IPTEK harus senantiasa menghormati dan terbuka dengan segala kritik yang ada dari masyarakat yang tentunya untuk arah yang lebih baik. Sebagai masyarakat Indonesia kita semua harus selalu mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, bijak menggunakan teknologi dan berusaha tidak terpengaruh oleh dampak negatif dari perkembangan IPTEK. Jadilah masyarakat yang cerdas yang dapat memanfaatkan teknologi untuk hal-hal baik yang dapat berguna untuk diri sendiri, orang lain, lingkungan dan juga bangsa Indonesia.

Artikel 4b

Pengertian Pancasila sebagai dasar
nilai pengembangan ilmu dapat mengacu
pada beberapa jenis pemahaman.
•Pertama, bahwa setiap ilmu pengetahuan yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang
terkandung dalam Pancasila.
•Kedua, bahwa setiap ilmu yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilai-nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan iptek itu sendiri.
•Ketiga, bahwa nilai-nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan ilmu di Indonesia, artinya mampu mengendalikan ilmu agar tidak keluar dari cara berpikir dan cara bertindak bangsa Indonesia.
•Keempat, bahwa setiap pengembangan ilmu harus berakar dari budaya dan ideologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal dengan istilah indegenisasi ilmu (mempribumian ilmu). (Dikti, 2016)

Dengan berorientasi Pancasila secara
ilmiah dalam upaya mencari kebenaran dan konsep bahwa Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu di Indonesia serta visi ilmu di Indonesia tersebut maka ilmu yang dikembangkan di Indonesia tidak akan ada alienasi terhadap bangsa Indonesia, tetapi sepenuhnya cocok dan sejalan dengan budaya dan jati diri bangsa Indonesia. Jadi :
1.Teori kebenaran Pancasila menghendaki, bahwa kebenaran ilmiah itu sekaligus memenuhi kebenaran koherensi, korespondensi, dan pragmatik. Ketiga hal
tersebut secara simultan saling melengkapi dalam kerja ilmiah. Artinya tidak menonjolkan atau mementingkan salah satunya.
2. Pemahaman filosofis tentang kebenaran dalam konteks Pancasila dapat
digeneralisasikan bahwa dalam konteks
Pancasila, kebenaran adalah
1) tiadanya pertentangan dengan Tuhan,
2) aktualisasi atau perwujudan dan terpenuhinya hakekat manusia,
3) suatu hal yang satu, tidak dapat dibagi-bagi,
4) kemanfaatan pada semua pihak, dan
5) terpenuhinya hakekat keadilan (adil). Untuk pengembangan ilmu di Indonesia nilai kebenaran Pancasila harus dijadikan
dasarnya
3. Dengan berorientasi Pancasila secara
ilmiah dalam upaya mencari kebenaran
dan konsep bahwa Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu di Indonesia serta visi ilmu di Indonesia tersebut maka ilmu yang dikembangkan di Indonesia tidak akan ada alienasi terhadap bangsa Indonesia, tetapi sepenuhnya cocok dan sejalan dengan budaya dan jati diri bangsa Indonesia.

Tanggapan saya mengenai artikel tersebut adalah Bahwa pada perkembangan zaman yang modern ini memang benar bahwa IPTEK itu sangat penting, dan begitu berpengaruh dalam kehidupan kita, namun kitapun harus tetap menanamkan nilai-nilai pancasila di dalamnya, dimana hal itu sebagai rambu-rambu mengenai tindakan kita terutama menyikami hal di bidang iptek. Pentingnya nilai-nilai pancasila serta pengimplementasiannya juga dibuktikan dengan teori- teori dan pemahaman yang ada serta visi ilmu yang ada di indonesia.

Akuntansi B Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

Shafira Retno Putri 2211031135 གིས-
NAMA : SHAFIRA RETNO PUTRI
NPM : 2211031135
KELAS : AKT C

Analisis Jurnal Tentang Ugensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek

•Dalam pengertian Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu dapat disampaikan:
1) bahwa setiap ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
2) bahwa setiap perkembangan iptek harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan
3) nailai-nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan iptek di Indonesia
4) bahwa setiap pengembangan iptek harus berakar dari budaya dan idiologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal indelegansi ilmu (mempribumikan ilmu)
(Kementrian Riset Dikti Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, 2016: 97-98).

•Pancasila merupakan satu kesatuan dari sila-sila Pancasila haruslah merupakan sumber nilai, kerangka berpikir dan serta sebagai asas moralitas bagi pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini dapat ditunjukkan dalam sila-sila Pancasila yang merupakan sebuah sistem etika.
Pancasila sebagai landasan etika pengembangan iptek dapat dirinci sebagai berikut:
1) pengembangan iptek yang terlebih menyangkut manusia haruslah menghormati martabat manusia,
2) iptek seharusnya harus meningkatkan kualitas hidup manusia, baik sekarang mauapun masa yang akan datang,
3) pengembangan iptek hendaknya membantu pemekaran komunitas manusia, bail lokal, nasional, maupun global.
4) iptek harus terbuka untuk masyarakat dan memiliki dampak langsung dalam kondisi hidup masyarakat.
5) iptek hendaknya membantu penciptaan masyarakat yang semakin lebih adil.
(Surajiyo, 2017:143)

•Sumber-sumber Pancasila sebagai nilai dasar pengembangan iptek
a) Sumber historis, terdapat dalam Pembukaan UUD 1945, alenia ke-4. Kata mencerdaskan kehidupan bangsa mengacu pada pengembangan iptek melalui pendidikan. Amanat dalam pembukaan UUD 1945 yang terkait dengan mencerdaskan kehidupan bangsa haruslah berdasarkan nilai-nilai
Ketuhanan Yang Maha Esa, dan seterusnya
yaitu Pancasila.
b) Sumber sosiologis, Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu ketuhanan dan kemanusiaan yang ada dibalik peistiwa yang terjadi dalam masyarakat.
c) Sumber Politis, Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat dilihat dari berbagai kebijakan yang dilakukan oleh para penyelenggara negara. Penegasan secara politis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek lebih bersifat apologis karena hanya memberikan dorongan kepada kaum intelektual untuk menjabarkan nilai-nilai Pancasila lebih lanjut (Kementrian Riset dan Teknologi Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, 2016 : 212-213).

Urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah berdasar dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila
2. Setiap iptek yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilai-nilai Pancasila sebagai faktor interal pengembangan iptek
3. Pancasila dijadikan sebagai ramburambu normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia agar nantinya mampu mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa Indonesia

Jadi, kesimpulannya adalah dalam perkembangan Ilmu Pengetahuan Teknologi di Indonesia didasarkan kelima sila dalam Pancasila merupakan pegangan dan pedoman dan pengembangan ilmu pengetahuan serta teknologi. Sehingga diharapkan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat menjadi rambu-rambu normatif bagi pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.

Akuntansi B Pancasila -> Forum Analisis Video

Shafira Retno Putri 2211031135 གིས-
Nama : Shafira Retno Putri
NPM : 2211031135
Kelas : Akt C

Pancasila Sebagai Dasar perkembangan IPTEK

IPTEK adalah hasil karya manusia. Karya tersebut pada dasarnya dipengaruhi untuk membantu keperluan manusia dalan menghadapi kehidupannya.
Pada dasarnya Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat indonesia. Nilai-nilai pancasila sangat penting dalam perkembangan IPTEK.
1. Sila ketuhanan yang maha esa
Berdasarkan sila ini, IPTEK tidak hanya memikirkan apa yang di temukan, di buktikan, dan di ciptakan, tetapi juga dipertimbangkan maksud dan akibatnya apakah merugikan manusia di sekitarnya atau tidak.
2. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab
Memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan IPTEK adalah sebagai hasil budaya yang beradab dan bermoral.
3. Sila persatuan indonesia
Pengembangan IPTEK hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran, bangsa serta keluhuran bangsa sebagai bagian umatmanusia di dunia.
4. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan, perwakilan.
Setiap ilmuan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan IPTEK juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan juga memiliki sikap yang terbuka untuk dikritik atau dikaji ulang dengan penemuan lainnya.
5. Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia
Mengkomplementasikan pengembangan IPTEK haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan.

Jadi, kesimpulannya adalah Pancasila sebagai aturan normatif dan mampu mengendalikan IPTEK agar tidak keluar dari cara berpikir dan cara bertindak masyarakat indonesia