Posts made by Shafira Retno Putri 2211031135

Nama : Shafira Retno Putri
NPM : 2211031135
Kelas : Akt C

Berdasarkan beberapa pendapat dapat disimpulkan bahwa pancasila merupakan bagian dari filsafat ilmu. Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan landasan dalam proses berfikir dan berpengetahuan.

Pancasila sebagai suatu sistem filsafat pada hakikatnya adalah suatu sistem pengetahuan. Dalam kehidupan sehari-hari Pancasila menjadi
pedoman atau dasar bagi bangsa Indonesia dalam memandang realitas alam
semesta, manusia, masyarakat, bangsa, dan negara tentang makna hidup serta sebagai dasar bagi manusia Indonesia untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam hidup dan kehidupan. Pancasila sebagai filsafat ilmu mengandung nilai ganda, yaitu harus memberikan landasar teoritik (dan normatif) bagi penguasaan dan pengembangan iptek dan menetapkan tujuan; dan nilai instrinsik tujuan iptek dilandasi oleh nilai mental
kepribadian dan moral manusia (Syam, 2006).

•Implikasi sila-sila dalam pengembangan iptek:

1. Sila ke-1: Ketuhanan Yang Maha Esa dalam pengembangan ilmu pengetahuan Manusia pada hakikatnya adalah mahluk religi. Dalam Pengembangan Ilmu pengetahuan, sangat perlu dilakukan penanaman nilai religi mulai dari pendidikan dasar, sampai pada pendidikan Tinggi.
2. Sika ke-2: Implikasi Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah memberi arah dan mengendalikan ilmu pengetahuan.
3. Sila ke-3 : Sila persatuan Indonesia, memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat dari sumbangan iptek,
dengan iptek persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara, persaudaraan dan pesahabatan antar daerah di berbagai daerah terjalin karena tidak lepas dari faktor kemajuan iptek.
4. Sila ke-4 : kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksaan dalam permusyawaratan
perwakilan, mendasari pengembangan Iptek secara demokratis. Artinya, setiap ilmuwan haruslah memiliki kebebasan untuk mengembangkan Iptek.
5. Sila ke-5 : Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, mengimplementasikan
pengembangan iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri, maupun dengsn lingkungan sekitarnya.

Jadi kesimpulannya adalah sangat pentingnya pancasila sebagai pegangan atau pedoman untuk filter berbagai perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang ada saat ini.
pengembangan ilmu pengetahuan yang didasarkan pada nilai-nilai Pancasila diharapkan dapat membawa perbaikan kualitas hidup manusia indonesia dan kehidupan masyarakat yang sejahtera, aman dan damai.
Nama : Shafira Retno Putri
NPM : 2211031135
Kelas : Akt C

A. Merut saya peran pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu saha iru sangat penting, dimana hal itu menjadi pedoman dan juga bekal untuk saya dalam menuntut ilmu seperti
Dalam sila ke-1 yaitu ketuhanan yang maha esa, dimana hal itu menjadi landasan saya dalam bergaul dan toleransi dalam lingkungan kampus, karena ketika menuntut ilmu saya bertemu dengan banyak orang dengan agama yang berbeda. Dan juga saya menyakini bahwa kerja keras dalam menuntut ilmu tidak akan sia-sia, saya percaya bahwa tuhan akan menuntun saya.
Sila ke-2 : kemanusiaan yang adil dan beradab, dimana dalam menuntut ilmu , dimana kita harus sopan terhadap dosen serta orang yang lebih tua dari kita, tidak berkata kasar dengan teman, dan saling menolong (kecuali saat ujian)
Sila ke-3: persatuan indonesia, dimana dalam menuntut ilmu kita tetap harus menjaga persaudaraan kita, tidak hanya karena perbedaan pendapat atau oragnisasi dan semacamnya, membuat kita jadi terpecah belah
Sila ke-4 : kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat, kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, yaitu dalam berdiskusi kita harus mendengarkan pendepat orang lain juga, tidak memaksaan pendapat kita, kira harus terbuka dengan pendapat oranv lain karena itu juga lah kita dapat mengevaluasi diri kita
Sila ke-5: keadilan sosial, yaitu ketika kita menuntut ilmu kita menghindari saling mencontek, berlaku curang , selain tidak jujur hal itu juga adalah sikap ketidak adilan.

Prosesnya ditengah persaingan global seperti saat ini, tentu tidak mudah mengamalkan nilai- nilai pancasila dalam disiplin ilmu , seperti contohnya dimana saat ini banyak cara yang dilakukan agar dapat memperoleh nilai tinggi, termasuk dengan cara yang tidak baik, seperti mencotek, dan joki tugas, hal itu dapat terjadi karena kebanyakan pelajar berorientasi pada nilai, hal yang dapat kita lakukan dengan merubah orientasi terhadap nilai itu menjadi berorientasi pada pemahan. Hal tersebut memudahkan kita dalam mengamalkan nilsi-nilai dalam pancasila.
Dan juga ada ketakutan dalam diri kita tidak diakui dalam dunia pertemanan, yang membuat kita melakukan berbagai cara untuk dapat diakui, tanpa memilah dulu yang baik dan buruk, akibatnya ketika dampak buruk yang kita dapat, kita aksn terjerumus ke dalsm lingkungan yang tidak baik, bahkan pergaulan bebas yang tentu tidak sesuai dengan nilai pancasila, dan norma agama.

B. Harapan saya, mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuan, dapat menjunjung nilai-nilsi pancasila, tidak mementingkan kepentingan pribadi, dan mau membuka mata tentang isu dan masalah di sekitarnya untuk menciptakan masa depan nanti yang lebih maju dan makmur.
Nama : Shafira Retno Putri
NPM : 2211031135
Kelas : Akt C

A. Tanggapan saya mengenai hal tersebut begitu miris, dan setuju dengan pendapat di artikel itu, dimana pada artiker tersebut membahas pula mengenai orang terpelajar yang berperdindikan tinggi justru mudah percaya dengan berita hoax, dimana seharusnya orang yang terpelajar adalah orang intelektual, mampu berfikir kritis. Tidak dipungkiri bahwa media sosial memang berpengaruh sangat besar, jika tidak mampu mengendalikannya dengan baik, kitalah yang akan dikendalikan oleh media sosial. Sayapun pernah mendengar ucapan seorang toko yaitu gus mus, dalam fenomena antagonis akhir zaman di mana beliau mengatakan "di zaman ini ilmu semakin tersebar, adab dan akhlak semakin leyap". Itu begitu nyata sekali dengan situasi saat ini , banyak penggiat ilmu, orang yang berilmu, namun hoaxs dimana-mana, penyebaran fitnah, yang juga termasuk kejahatan di dunia maya. dan hal itu termaduk juga kemerosotan adab dan akhlak.

Untuk mengantisipasi berita hoaxs, yaitu dengan lebih berfikir kritis lagi, memilah berita yang kita dapat, cari tahu dulu berita itu, dan tidak mudah menyebarkan berita yang kita dapat cuma-cuma, dan jika kita mendapati berita hoaxs lebih baik kita melaporksn kepada lembaga yang berwenang, untuk mencegah berita hoaxs makin tersebar dan dapat dihapus.

B. Pengaruh pengembangsn kemajusn iptek yang tidak sesuai nilai-nilai pancasila, seperti contonya yang telah diungkapksn pada artikel di atas mengenai hoaxs, selain itu ada juga mengenai budaya luar yang dengan mudahnya masuk yang tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila, penipuan, dan yang sekarang menjadi fokus utama bangsa kita mengenai kejahatan seksual di dunia maya, yang dimana semua itu sudah sangat bertentangan sekali dengan nilai-nilai pancasila.

Solusi bagi pengembangan iptek yang lebih baik diungkapkan dalam artikel https://amp-kompas-com/sikap-selektif-menghadapi-pengaruh-iptek yaitu beberapa diantaranya:
-Mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam pengembangan imptek.
- Berpegang pada nilai budaya dan norma yang berlaku di masyarakat
-Menanamkan nilai etika dan nilai agama dalam kehidupan sehari-hari
-Menegakkan hak asasi manusia (HAM) dan menjauhi penyimpangannya
- Menolak IPTEK yang memberikan pengaruh buruk pada HAM dan menyalahi dasar negara
-Bersikap kritis terhadap perubahan IPTEK yang terjadi.

Pada intinya dalam perkembangan iptek kita tetap harus berpegang pada nilai-nilai pancasila, serta norma-norma, dan ajaran-ajaran yang baik yang kita dapat dalam agama kita.

C. Sebenarnya pengebab yang paling berpengaruh bukan hanya tentang sikap konsumerisme saja. Dalam perekonomian, menurut saya produk dari negara lain yang masuk dalam pasar indonesia itu juga disebabkan karena harga yang relatif lebih rendah dibanding produk dalam negeri, serta masih kurangnya kemajuan indonesia akan teknologj yang menyebabkan indonesia penjadi pasar bagi produk teknologi yang belum bisa indonesia buat, Dan tanpa hal tersebutpun sebenarnya masyarakat kita bahkan hampir seluruh dunia memiliki sikap yang konsumerisme, di zaman yang matrealistis sekarang ini.

Sesuai dengan jurusan saya, sulit memang menghilangkan sikap konsumerisme namun kita bisa mengimbanginya dengan spekulasi, seperti (a)menabung,(b)berinvestasi,(c) membuat anggaran,dsb. Selain itu kita dapat mendukung ahli dibidang teknologi lokal untuk mengembangkan produknya dan dapat bersaing dengan produk luar, dimana hal tersebut dapat menambah sumber pendapatan bagi usaha lokal, dan dapat menjadi surplus bagi negara.
Nama : Shafira Retno Putri
NPM : 2211031135
Kelas : Akt C

Tragedi Hiroshima dan Nagasaki tentu menjadi sejarah kelam bagi dunia, banyak korban berjatuhan. Kejadian itu adalah bentuk balasan Amerika terhadap Jepang, dimana sebelumnya Jepang telah menyerangnya terlebih dahulu. Dengan tragedi itu maka berakhir pula lah perang dunia ke ll, dan jepang menyerah kepada sekutu dan meninggalkan indonesia. Dalam hal itu tentu kita dapat mengambil kesimpulan bahwa kemerdekaan indonesia saat itu bukan hanya dengan perjuangan bangsa kita saja, tetapi faktor dari luar ikut andil dalam usaha kemerdekaan indonesia, dengan tragedi itu , indonesia dapat memproklamasikan kemerdekaanya. Itu juga membuktikan bahwa disetiap peristiwa yang buruk, tentu terdapat hikmah yang baik didalamnya.