Kiriman dibuat oleh Firly Aulia Wahyudi 2211031097

Nama : Firly Aulia W
NPM : 2211031097
Kelas : Akuntansi C

a. Bagaimanakah sistem etika perilaku politik saat ini? Sudah sesuaikah dengan nilai-nilai Pancasila? Jelaskan!
Sistem etika perilaku politik pada saat ini menurut pendapat saya pribadi masih amat sangatlah jauh dari kata sesuai dengan nilai-nilai pancasila. Lunturnya etika politik yang terjadi pada para pelaku politik di Indonesia juga berpengaruh pada hilangnya tatanan yang bermoral dan rasional. Salah satu contoh adalah penggalian situs budaya yang dilakukan oleh seorang pejabat mencerminkan semakin tidak terkontrolnya tindakan dan sikap para pejabat di Indonesia. Dengan demikian pantaslah diungkapkan bahwa para pejabat yang ada telah kehilangan rasionalitasnya dan memenuhi pikirannya dengan hal-hal yang berbau mitos. Dengan tindakan tersebut mencerminkan bahwa bangsa Indonesia tidak lagi memiliki rasa percaya diri (self-confidence) sebagai sebuah bangsa. Kondisi politik yang ada di Indonesia saat ini mengalami tingkat ‘buruk’. Keterpurukan ini disebabkan perpolitikan Indonesia yang tidak sehat. Banyak politisi di negara ini yang terlibat kasus korupsi. Mereka lebih mementingkan kepentingan pribadi dan lupa akan tugasnya sebagai pejuang rakyat. Tidak hanya itu adanya politik nepotisme juga menjadi salah satu penyebabnya.
Masalah lain yang dihadapi oleh bangsa Indonesia di masa sekarang ini adalah banyaknya partai politik yang memilih selebritis tanah air untuk menjadi anggota partainya. Dengan maksud rakyat lebih banyak memilihnya karena kepopuleran. Padahal, kinerja dari para selebritis tersebut tidak bisa dijamin jika hanya mengandalkan kepopuleran. Yang dibutuhkan dalam dunia perpolitikan Indonesia bukanlah sebuah kepopuleran, akan tetapi kinerja optimal yang dapat membangun politik Indonesia menjadi sangat baik. Dan seharusnya, partai politik memilih dengan bijaksana siapa anggota yang mahir pada bidangnya, bukan asal-asalan.
https://nasional.kompas.com/read/2022/09/21/01000051/data-kasus-korupsi-di-indonesia-tahun-2022
https://www.kompas.com/stori/read/2022/04/28/140000479/praktik-pemerintahan-nepotisme-pada-zaman-orde-baru?page=all

b. Etika selalu terkait dengan masalah nilai sehingga perbincangan tentang etika, pada umumnya membicarakan tentang masalah nilai (baik atau buruk). Bagaimanakah etika generasi muda yang ada di sekitar tempat tinggal mu? Apakah mencerminkan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia? Berikan solusi mengenai adanya dekadensi moral yang saat ini terjadi !
Etika generasi muda yang ada disekitar tempat tinggal masih jauh dari mencerminkan nilai-nilai Pancasila. Seperti lewat tutur kata mereka, tingkah laku dan tindakan yang tidak mencerminkan nilai-nilai Pancasila. Bahkan mereka lebih mencintai dan mendewa-dewakan kebudayaan negara asing daripada kebudayaan negara sendiri. Solusi yang dapat saya berikan adalah melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada setiap anak yang dirasa masih minim etikanya. Juga dapat melalui sosialisasi kepada setiap orangtua atau keluarga karena keluarga memiliki konstribusi yang cukup besar dalam Pendidikan moral. Membangun kesadaran bahwa sikap patriotisme dan nasionalisme amat sangatlah penting untuk tertanam disetiap diri individu.
Nama: Firly Aulia W
NPM: 2211031097
Kelas: Akt C
Analisis Jurnal
Filsafat Pancasila dalam Pendidikan di Indonesia Menuju Bangsa Berkarakter

Pancasila adalah dasar dan ideologi bangsa indonesia, dan tentunya seluruh warga negara Indonesia haruslah menanamkan nilai-nilai yang terkandung didalam pancasila didalam dirinya masing masing. Filsafat berarti pendidikan berpikir mendalam dan sungguh-sungguh untuk mencari kebenaran. Filsafat Pancasila berarti berpikir secara mendalam untuk mencari kebenaran dengan menggunakan sila-sila yang terkandung didalam pancasila itu sendiri.

Pendidikan karakter amat sangatlah dibutuhkan di era saat ini, dan tentunya harus mengimplementasikan sila-sila yang terkandung didalamnya. Agar tercipta manusia Indonesia yang cerdas, berperilaku baiik, mampu hidup secara individu dan sosial, memenuhi hak dan kewajiban sebagai warga negara yang baik serta beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa. Filsafat pendidikan pancasila mengimplikasikan ciri-ciri yaitu integral, etis, dan religius.
Nama: Firly Aulia W
NPM: 2211031097
Kelas: Akuntansi-C
A. bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai proses pendidikan ditengaj pandemi covid-19, Jelaskan!
menurut pendapat saya proses pembelajaran selama masa pandemi ini tentunya kurang efektif dilakukan karna beberapa bahkan hampir seluruh proses pemaparan materi ataupun praktik yang terjadi pada saat pandemi covid-19 tidak berlangsung secara maksimal. Pada saat proses pembelajaran pun tidak semua tenaga pendidik melakukan kewajiban mengajarnya dengan sepenuhnya, ada yang sekedar memberi tugas tugas saja tanpa memberikan pemaparan materi sedikitpun, atau sekedar memberi materi saja tanpa dijelaskan. Siswa pun banyak sekali yang semangat belajarnya menurun, yang seharusnya pada saat pembelajaran online ini sudah rapi duduk didepan kamera tetapi banyak yang tertidur. Pada saat pengerjaan tugas pun lebih banyak mengandalkan google. Jadi menurut saya masih sangatlah tidak efektif pembelajaran ditemgah covid-19 yang telah berlangsung saat ini

B. bagaimana kah mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan ditengah pandemi covid-19 supata tetap berkorelasi dengan implementasi pancasila?
Jawab:
cara mengefektifkan dan memaksimalkan pendidikan ditengah pandemi adalah menanam nilai nilai pancasila disetiap siswa agar tidak menyepelekan pembelajaran dan menyadari bahwa penting sekali untuk bersikap jujur didalam pengerjaan tugas ataupun pada saat ujian, juga tidak membeda bedakan teman pada saat bergaul dan tidak mendiskriminasikannya. Tentunya ini dibutuhkan kesadaran dari dalam diri sendiri disetiap individu. Untuk tenaga pendidik sendiri juga patut tahu bahwasanya pada saat menjalankan kewajiban mengajar haruslah dijalankan dengan sepenuh hati dan dengan maksimal juga, tidak hanya sekedar mengajar semata tetapi juga perlu menanamkan pendidikan moral. Orangtua juga mengambil peran penting didalam membangun pendidikan moral disetiap anak-anak mereka

C. berikan contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter pancasila, seperti jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai dilingkungan anda dan bagaimanakah pendapatmu mengenai contoh kasus tersebut!
Jawab:
Jujur: Mengembalikan kelebihan uang kembalian pada saat berbelanja
Tanggung jawab: Mengerjakan setiap tugas yang diberikan dosen
Peduli: Menolong korban banjir
Memberikan sedekah kepada tunawisma atau pengemis
Gotong royong: Bergotong royong memperbaiki jembatan
Dari contoh yang sudah saya sebutkan hal tersebut telah mencerminkan implementasi dari setiap nilai-nilai pancasila

D. Jelaskan yang dimaksud dengan hakikat pancasila dengan pengaktualisasi nilai-nilai yang terkandung didalam nya sebagaimana paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat?
Jawab:
Hakikat pancasila dalam pengaktualisasi nilai-nilai didalamnya berarti, nilai-nilai yang terkandung didalam pancasila haruslah diaktualisasi atau diimplementasikan kedalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya diimplemtasikan saja tetapi haruslah memahami maknanya dan menanam nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila tersebut kedalam diri setiap individu
Nama: Firly Aulia W
NPM: 2211031097
Kelas:Akuntansi C

Pancasila sebagai dasar negara memiliki arti bahwa pancasila sebagai landasan fundamental. Landasan fundamental berarti nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila digunakan sebagai landasan atau pedoman untuk melakukan sesuatu. Pancasila ditempatkan sebagai sumber dari segala sumber hukum negara sesuai dengan pembukaan UUD 1945 yang menempatkan pancasila sebagai sumber ideologi dan dasar negara bangsa Indonesia. Pancasila sebagai dasar negara mempunyai nilai-nilai keseimbangan hukum, yaitu nilai keTuhanan, nilai kemanusiaan, nilai kemasyarakatan (nasionalis dan keadilan sosial). Pancasila sebagai ideologi mengandung pengertian bahwa pancasila merupakan ajaran yang harus diyakini kebenarannya dan dijadikan pedoman hidup bangsa Indonesia didalam menyelesaikan permasalahan dengan menggunakan setiap nilai-nilai yang terkandung didalam setiap nilai pancasila itu sendiri. Dengan adanya Pancasila, pencapaian Negara hukum adalah sebuah prestasi. Tanpa adanya Pancasila, permasalahan hukum akan bermunculan yang selanjutnya mengakibatkan sistem hukum yang tidak terstruktur. Pancasila juga menjadi ideologi negara yang universal dan dapat mengikuti perkembangan zaman, karena nilai-nilai yang terkandung didalam pancasila sudah ada bersamaan dengan bangsa Indonesia ada.