Posts made by Syifa Atika Rifda 2211031122

Akuntansi B Pancasila -> Forum Diskusi

by Syifa Atika Rifda 2211031122 -
Nama : Syifa Atika Rifda
NPM : 2211031122
Kelas : Akt C

a) Artikel 14A
Pentingnya Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Menghadapi Perkembangan IPTEK

IPTEK di Indonesia dapat dilihat dengan adanya teknologi yang terus berkembang seperti adanya satelit, yaitu satelit palapa yang menjadikan Indonesia dapat mengakses berbagai informasi melalui sinyal yang dipancarkan ke perangkat elektronik seperti televisi, radio, telepon dan yang lainnya. Adanya smartphone dan gadget beserta berbagai aplikasi yang ada dengan adanya jaringan internet juga merupakan contoh kemajuan IPTEK dimana semua hal dapat dilakukan melalui alat canggih tersebut baik komunikasi, mencari informasi, menjual barang, membeli barang, belajar dan masih banyak lagi.
Dampak Positif dan Negatif Perkembangan Iptek Perkembangan IPTEK dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan manusia diantaranya yaitu :
1. Menunjang kegiatan produksi, dengan adanya kemajuan IPTEK terciptalah berbagai mesin-mesin canggih yang dapat digunakan untuk menunjang dihasilkannya suatu barang atau jasa tentunya dengan hasil yang lebih baik, waktu yang lebih cepat, dan hasil yang lebih banyak.
2. Memudahkan komunikasi dengan orang lain.
3. Memudahkan proses pembelajaran.
Dampak negatif dari perkembangan IPTEK:
1. Carding
2. Membuat ketergantungan dan rasa malas.
3. Mengandung unsur kekerasan bahkan pornografi.
Pancasila juga menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia dimana nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila ini dijadikan petunjuk masyarakat Indonesia dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara oleh karena itu semua tindakan masyarakat Indonesia tidak boleh menyimpang dengan nilai-nilai Pancasila (Setiady Elly M,2003). Pancasila dapat menyatukan perbedaan dan akan selalu menjadikan bangsa ini hidup dalam keharmonisan.

b) Artikel 14B
Teori Kebenaran Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan Ilmu

Dalam lingkup perbincangan kefilsafatan, sistem filsafat Pancasila harus memenuhi tiga teori kebenaran, yakni teori kebenaran koherensi, korespondensi, dan pragmatik. Sehingga sistem filsafat Pancasila menjadi tangguh di hadapan sistem filsafat yang lain.
1. Teori koherensi
Bagi teori kebenaran ini, pernyataan dianggap benar jika pernyataan bersifat konsisten dengan pernyataan sebelumnya yang dianggap benar.
2. Teori korespondensi
Menurut teori korespondensi ini, satu pernyataan benar jika materi pengetahuan yang dikandung pernyataan itu berhubungan dengan objek yang dituju oleh pernyataan tersebut.
3. Teori pragmatik
Menurut teori ini, nilai kebenaran proposisi diukur dengan kriteria apakah proposisi tersebut berfungsi dalam kehidupan praktis atau tidak. Teori ini tercermin dalam Pancasila sebagai pemersatu bangsa Indonesia.

Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu dapat mengacu
pada beberapa jenis pemahaman. Pertama, bahwa setiap ilmu pengetahuan yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Kedua, bahwa
setiap ilmu yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilai-nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan iptek itu sendiri. Ketiga, bahwa nilai-nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan ilmu di Indonesia,
artinya mampu mengendalikan ilmu agar tidak keluar dari cara berpikir dan cara bertindak bangsa Indonesia. Keempat, bahwa setiap pengembangan ilmu harus berakar dari budaya dan ideologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal dengan istilah indegenisasi ilmu.

Visi dan orientasi filosofi Bangsa Indonesia diletakkan pada dimensi-dimensi :
a. Teleologis, dalam arti bahwa ilmu pengetahuan hanya sekedar sarana yang memang harus kita pergunakan untuk mencapai suatu teleos (tujuan), yaitu sebagaimana merupakan ideal kita untuk mewujudkan cita-cita sebagaimana dicantumkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.
b. Etis, dalam arti bahwa ilmu pengetahuan harus kita operasionalisasikan untuk meningkatkan harkat dan martabat manusia.
c. Integral/Integratif, dalam arti bahwa penerapan ilmu pengetahuan untuk meningkatkan kualitas manusia, sekaligus juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas struktur masyarakatnya, sebab manusia selalu hidup dalam relasi baik dengan sesama maupun dengan masyarakat yang menjadi ajangnya.

Akuntansi B Pancasila -> Forum Analisis Video

by Syifa Atika Rifda 2211031122 -
Nama : Syifa Atika Rifda
NPM : 2211031122
Kelas : Akt C

Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan IPTEK

IPTEK adalah hasil karya manusia. Karya tersebut pada sadarnya dipergunakan untuk membantu keperluan manusia dalam menghadapi kehidupannya. IPTEK tersebut ada saja yang memanfaatkannya untuk kepentingan tertentu baik yang berdampak positif maupun negatif

Sila-Sila Pancasila yang Menjadi Sistem Etika dalam Pengembangan IPTEK
1. Ketuhanan yang Maha Esa
Berdasarkan sila ini, IPTEK tidak hanya memikirkan apa yang diciptakan tetapi juga dipertimbangkan maksud dan akibatnya apakah merugikan manusia disekitarnya atau tidak.
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan IPTEK harus bersikap beradab karena IPTEK adalah sebagai hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral
3. Persatuan Indonesia
Perkembangan IPTEK hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa serta keluhuran bangsa sebagai bagian umag manusia di dunia
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan dan Perwakilan
Mendasari perkembangan IPTEK secara demokratis, artinya setiap ilmuan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan IPTEK juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan juga memiliki sikap yang terbuka untuk dikaji ulang maupun dibandingkan dengan penemuan lain
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Mengkomplementasikan pengembangan IPTEK haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri maupun dengan Tuhannya, manusia dengan manusia, manusia dengan masyarakat, serta manusia dengan alam lingkungannya.
Nama : Syifa Atika Rifda
NPM : 2211031122
Kelas : Akt C

Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan
Teknologi

Berdasarkan jurnal yang telah saya baca, dapat disimpulkan bahwa di era globalisasi ini banyak aspek-aspek yang mengalami perkembangan sehingga menimbulkan globalisasi. Globalisasi sendiri berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan dan lain-lain. Faktor pendukung globalisasi adalah IPTEK. Dapat kita lihat, sekarang ini perkembangan IPTEK sangat cepat sehingga segala informasi dapat tersebar luas ke seluruh dunia. Contoh paling sederhana dari perkembangan IPTEK adalah zaman dahulu pendidikan masih tradisional dan dalam mendapatkan sumber ilmu hanya dari buku. Namun, sekarang pada tingkat yang lebih modern telah muncul internet dan dapat dijangkau di semua kalangan masyarakat.

Kemajuan teknologi ini menyebabkan perubahan yang begitu besar pada kehidupan manusia dengan segala peradaban dan kebudayaannya. Perubahan ini juga memberikan dampak yang begitu besar tehadap dunia pendidikan. Tetapi, perkembangan IPTEK ini memberikan dampak positif dan negatif. Dampak positifnya, yaitu masyarakat dapat dengan mudah mengakses internet dimana pun dan kapan pun. Dampak negatifnya, yaitu banyak diluar sana masyarakat yang menyebarkan informasi tanpa batas tetapi sering ditemukan informasi yang palsu atau hoax. Jika dikaitkan dengan ideologi yang dianut Indonesia yakni pancasila, sebenarnya bukan pancasila yang terpengaruh oleh perkembangan teknologi informasi melainkan masyarakat itu sendiri. Memberi pengaruh baik atau buruk terhadap pancasila tergantung bagaimana masyarakat menyikapi perkembangan teknologi informasi tersebut. Jika hal-hal negatif terus dilanjutkan, maka akan menyebabkan nilai-nilai luhur pancasila dalam masyarakat terkikis bahkan habis tergilas budaya barat yang berkembang. Oleh karena itu, perlu adanya kesadaran masyarakat tentang pentingnya Pancasila dalam kehidupan masyarakat terutama mahasiswa melalui mata kuliah pendidikan pancasila.
Nama : Syifa Atika Rifda
NPM : 2211031122
Kelas : Akuntansi C

A.   Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19, Jelaskan!
Jawab : Menurut saya sekolah daring kurang menyenangkan karena materi yg diberikan dari daring kurang bisa dipahami dan cara mengirim tugas juga sedikit rumit, selain itu faktor sinyal dan paket internet juga mempengaruhi dalam pembelajaran online. Tapi enaknya tidak perlu jauh-jauh lagi dari sekolah untuk melakukan pembelajaran cukup lewat ponsel pintar dari rumah untuk mengerjakan tugas dan ujian dari sekolah

B.   Bagaimanakah mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 supaya tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila?
Jawab : Cara mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 ini yaitu dengan cara tetap berpegang teguh pada nilai-nilai pancasila. Walaupun proses belajarnya jarak jauh, guru/dosen tetap harus memerhatikan kesiapan belajar murid/mahasiswa. Tidak hanya memberikan materi seputar pelajaran melainkan memberi pesan untuk tetap semangat. Sebelum memberi tugas seharusnya menanyakan kesiapan para murid/mahasiswa apakah sudah mengerti sehingga dapat mengerjakan tugas dengan baik nantinya.

C.   Berikan contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais, seperti jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai di lingkungan anda dan bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai contoh kasus tersebut!
Jawab :
1. Jujur : Tidak mencuri barang orang
2. Disiplin : Mengumpul tugas kuliah tepat waktu
3. Tanggung jawab : Mengganti barang teman apabila merusaknya
4. Peduli : Membantu teman yang terkena musibah
5. Santun : Salim kepada yang lebih tua
6. Ramah lingkungan : Membuang sampah pada tempatnya
Perilaku di atas harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar hidup berjalan stabil dan damai

D.   Jelaskan yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat?
Jawab : Hakikat Pancasila adalah sesuatu yang terkandung dalam nilai-nilai yang terdapat pada Pancasila yang harus dijadikan sebagai dasar negara. Pancasila menunjukan hakikat atau subtansi Pancasila yaitu dasar atau kata dasar Tuhan, kemanusian, rakyat, dan adil. Hakikat atau substansi memiliki sifat abstrak, umum, universal, mutlak, tetap, tidak berubah, terlepas dari situasi, tempat dan waktu.