Nama : Ibra Maulana
Npm : 2251031030
1. Menurut saya proses Pendidikan di tengan kondisi pandemi covid-19 ini cukup merepotkan dan sedikit mengganggu proses pembelajaran
2. Mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 supaya tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila itu sudah
diterapkan oleh pemerintah dan masyarakat yang bekerja sama dengan cara pemerintahan yang berpadu dengan kepercayaan dan kepatuhan rakyat terhadap sem ua
ketentuan yang diterbitkan pemerintah, serta kesadaran pada masyarakat untuk menghubungkan kepentingan perorangan dengan kepentingan masyarakat, yakni
dengan menjauhi sikap egosentris yang hanya memikirkan diri sendiri. Hal tersebut dapat diimplementasikan dengan keputusan tetap berada di rumah, tidak bepergian,
dan menghindari kerumunan.
3. Jujur : Ketika menghadapai ujian, kita sebagai mahasiswa harus jujur dalam arti tidak boleh melakukan hal curang
Disiplin : Disiplin dalam mengerjakan tugas dan tidak terlambat masuk kelas
Tanggung jawab : Bertangguang jawab atas apa yang telah guru percayakan
Peduli : Peduli akan sesama teman dan saling membantu
Santun : Menghormati guru, teman, dan masyarakat sekolah
Ramah lingkungan : Tidak merusak lingkungan sekitar
Gotong royong : Dalam mengerjakan masalah-masalah yang ada
Cinta damai : Tidak membuat aksi anarkis yang membuat kerusakan dan meresahkan warga sekitar.
4. Pembangunan nasional adalah upaya bangsa untuk mencapai tujuan nasionalnya sebagaimana dinyatakan dalam pembukaan UUD 1945. Pada hakikatnya Pancasila
sebagai paradigm pembangunan nasional mengandung arti bahwa segala aspek pembangunan harus mencerminkan nilai-nilai Pacasila. Pembangunan nasional
adalah untuk manusia Indonesia, dimana manusia secara kodratnya memiliki kedudukan sebagai makhluk social. Manusia tidak hanya mengejar kepentingan pribadi,
tetapi juga memperhatikan kepentingan masyarakat. Manusia tidak hanya mementingkan tercapainya kebutuhan material, tetapi juga kebahagian spiritual. Manusia
memiliki fungsi monodualistis tidak hanya mengejar kepentingan dunia, tetapi mendapatkan kebahagiaan di akhirat kelak. Oleh karena itu, pembangunan nasional
hendaklah mewujudkan tujuan tersebut.