Kiriman dibuat oleh Ibra Maulana 2251031030

Akuntansi B Pancasila -> Forum Analisis Soal-2

oleh Ibra Maulana 2251031030 -
Nama : Ibra Maulana
Kelas : Akt C
NMP : 2251031030

1. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?
= Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, mengimplementasikan ilmu pengetahuan, mencipta, perimbangan antara rasional dengan irrasional, antara akal, rasa, dan kehendak.
Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab, memberikan dasardasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan iptek haruslah secara beradab.
Sila Persatuan Indonesia, memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat dari sumbangan iptek, dengan iptek persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara, persaudaraan dan persahabatan antar daerah di berbagai daerah terjalin karena tidak lepas dari faktor kemajuan iptek.
Sila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, mendasari pengembangan iptek secara demokratis. Artinya setiap ilmuwan haruslah memiliki kebebasan untuk mengembangkan iptek. Selain itu dalam pengembangan iptek setiap ilmuwan juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan harus memiliki sikap yang terbuka artinya terbuka untuk dikritik, dikaji ulanh maupun dibandingkan dengan penemuan teori lainnya.
Sila Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, kemajuan iptek harus dapat menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan, yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri, manusia dengan Tuhannya, manusia dengan manusia lain, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara serta manusia dengan alam lingkungannya.

2. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
= Harapan saya untuk pemimpin, warganegara dan ilmuwan Indonesia harus lebih menerapkan nilai-nilai Pancasila agar Indonesia dapat lebih maju dan sejahtera dimasa sekarang dan masa yang akan datang

Akuntansi B Pancasila -> Forum Analisis Soal-1

oleh Ibra Maulana 2251031030 -
Nama : Ibra Maulana
Kelas : Akt C
NMP : 2251031030

A. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?
= Menurut saya latar belakang pendidikan yang tinggi belum tentu dapat membedakan antara berita yang valid dan hoax, orang yang berpendidikan juga dapat
menyebarkan hoax.
Apalagi dengan kemajuan IPTEK saat ini berita hoax dapat dengan mudah tersebar dan anehnya masyarakat dengan mudah mempercayai berita tersebut tanpa
mencari sumber kebenaran yang jelas.
Antisipasi saya terhadap dampak negatif hoaxs yaitu saya tidak akan langsung percaya terhadap berita yang tersebar, saya akan mencari beberapa sumber berita
atau menyaring terlebih dahulu agar saya tau ini berita valid atau hoaxs.

B. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi
pengembangan iptek yang lebih baik?
= Pengaruh perkembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial sangat merubah gaya hidup masyarakat bahkan media sosial mungkin
saat ini sudah dijadikan pola hidup bagi masyarakat mengakibatkan ketergantungan yang dapat menurunkan sosialisasi terhadap lingkungan masyarakat.
Menurut saya tidak apa-apa kita mengikuti perkembangan IPTEK itu bagus, tetapi harus tau batasannya agar tidak meninggalkan nilai-nilai Pancasila.

C. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimakah solusi menurut program
studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
= Menurut saya Indonesia harus berani untuk mencoba mengembangkan Ipteknya agar tidak kalah dari negara lainnya yang ipteknya jauh diatas.
itu juga salah satu faktor mengapa masyarakat Indonesia lebih memilih produk luar ketimbang produk negerinya sendiri.

Akuntansi B Pancasila -> Forum Analisis Video-2

oleh Ibra Maulana 2251031030 -
Nama : Ibra Maulana
Kelas : Akt C
NPM : 2251031030
Kemerdekaan Indonesia tidak semena-mena terjadi, salah satu faktor yang membuat Indonesia bisa memproklamasikan kemerdekaannya yaitu:
Sebelum Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya, terjadi perang antara Jepang dan Amerika karena diawali dengan Jepang yang menyerang pangkalan militer Amerika terlebih dahulu. Puncak perang tersebut ketika Jepang dihujani bom atom di Hiroshima pada 6 Agustus 1945 dan kembali dijatuhkannya bom atom di Nagasaki pada 9 Agustus 1945. Pada 15 Agustus 1945 akhirnya Jepang menyerah kepada sekutu.

Bagi Indonesia ini adalah kesempatan yang baik untuk menyatakan kemerdekaan, 2 hari kemudian akhirnya Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945

Akuntansi B Pancasila -> Forum Analisis Video-1

oleh Ibra Maulana 2251031030 -
Nama : Ibra Maulana
Kelas : Akt C
NPM : 2251031030

Dalam berita tersebut ratusan warga Pekalongan melakukan unjuk rasa dengan menutup saluran pembuangan limbah dari lokasi pembuatan pakaian yang dialirkan langsung ke sungai.
Warga merasa resah terhadap pemilik perusahan pembuatan pakaian karena membuang limbah di sungai tersebut. Dampak yang ditimbulkan, seperti tercemarnya air sungai dan bau busuk yang ditimbulkan.
Dan anehnya pemilik perusahaan tidak tau cara mengelola limbah tersebut tanpa memikirkan dampak yang akan ditimbulkan dari apa yang telah dia lakukan dengan membuang limbah ke sungai.
Semoga pemilik industri lainnya dapat melakukan usahannya dengan bijak tanpa merugikan siapapun.

Akuntansi B Pancasila -> Forum Diskusi

oleh Ibra Maulana 2251031030 -
Nama : Ibra Maulana
Kelas : Akt c
NPM : 2251031030

Artikel 14 a ( Pentingnya Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Menghadapi Perkembangan IPTEK )

Indonesia kini telah memasuki zaman modern dimana kemajuan pesat terjadi dalam ilmu pengetahuan dan juga teknologi hal ini menyebabkan peradaban manusia mengalami perubahan yang sangat signifikan.
Saat ini semua negara di belahan dunia terasa seperti dalam radius yang sangat dekat, hal ini disebabkan oleh adanya perkembangan teknologi sehingga memudahkan semua orang di belahan dunia untuk bisa berkomunikasi walau terhalang jarak yang jauh. Kemajuan teknologi ini tentunya bertujuan untuk mempermudah berbagai urusan dan pekerjaan dari manusia, berbagai alat-alat canggih diciptakan untuk dapat digunakan masyarakat luas. Saat ini tentunya kita semua dapat melihat dan merasakan perkembangan IPTEK tersebut dalam kehidupan sehari-hari dan telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan kita.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada saat ini selain dapat memberikan dampak positif dan berbagai kemudahan untuk kehidupan manusia, tak bisa kita pungkiri juga perkembangan IPTEK ini juga dapat mendatangkan berbagai hal-hal yang negative. Oleh karena itu IPTEK perlu menyesuaikan dan mempertimbangkan nilai-nilai ideologi bangsa dalam pengembangnya baik dari aspek nilai agama maupun budaya semua haruslah relevan dan senantiasa mengacu pada nilai-nilai luhur bangsa agar tidak merugikan manusia dan merusak sendisendi kehidupan bangsa.

Dampak Positif IPTEK :
• Menunjang kegiatan produksi, dengan adanya kemajuan IPTEK terciptalah berbagai mesin-mesin canggih yang dapat digunakan untuk menunjang dihasilkannya suatu
barang atau jasa tentunya dengan hasil yang lebih baik, waktu yang lebih cepat, dan hasil yang lebih banyak.
• Memudahkan komunikasi dengan orang lain, contohnya yaitu dengan adanya handphone dan berbagai sosial mediakita semua bisa berkomunikasi dengan siapa saja
dengan mudah walau terpisah jarak yang jauh.
• Memudahkan proses pembelajaran, dimana guru dan siswa dapat mencari lebih banyak informasi dan materi pembelajaran di internet serta pada pandemi seperti ini
memudahkan untuk melakukan pembelajaran jarak jauh dengan tatap maya

Dampak Negatif IPTEK :
• Carding, yaitu pembobolan kartu kredit melalui internet untuk mendapatkan kode kartu, penipuan melalui pesan singat, pembajakan akun dan masih banyak lagi.
• Membuat ketergantungan dan rasa malas, karena terlalu nyaman dan dimudahkan oleh teknologi orang-orang bisa saja timbul rasa malas dan sangat tergantung pada
teknologi.
• Mengandung unsur kekerasan bahkan pornografi, yaitu dari tayangan yang ada di internet yang bisa diakses siapa saja dan hal ini dapat merusak karakter anak
bangsa.

Tanggapan saya mengenai artiker 14 a :
Jika kita kaitkan dengan Pancasila, Pancasila menurut saya tidak terpengaruh akan adanya IPTEK ini, Masyarakatlah yang terpengaruh. Solusinya yaitu tergantung cara kita menyikapi permasalah IPTEK ini.

Artikel 14 b ( Teori Kebenaran Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan Ilmu )

Pancasila sebagai ideologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama dari bangsa Indonesia. Oleh karena itu, perumusan Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu bagi aktivitas ilmiah di Indonesia merupakan sesuatu yang bersifat niscaya. Sebab, pengembangan ilmu yang terlepas dari nilai ideologi bangsa, justru dapat mengakibatkan sekularisme, seperti yang terjadi pada zaman Renaissance di Eropa. Bangsa Indonesia memiliki akar budaya dan religi yang kuat dan tumbuh sejak lama dalam kehidupan masyarakat sehingga manakala pengembangan ilmu tidak berakar pada ideologi bangsa, sama halnya dengan membiarkan ilmu berkembang tanpa arah dan orientasi yang jelas.

Visi Ilmu di Indonesia

Visi dan orientasi operasionalnya diletakkan pada dimensi-dimensi :
a .Teleologis, dalam arti bahwa ilmu pengetahuan hanya sekedar sarana yang memang harus kita pergunakan untuk mencapai suatu teleos (tujuan), yaitu sebagaimana
merupakan ideal kita untuk mewujudkan cita-cita sebagaimana dicantumkan dalam Pembukaan UndangUndang Dasar 1945.
b. Etis, dalam arti bahwa ilmu pengetahuan harus kita operasionalisasikan untuk meningkatkan harkat dan martabat manusia. Manusia harus berada pada tempat yang
sentral. Sifat etis ini menuntut penerapan ilmu pengetahuan secara bertanggung jawab.
c. Integral/Integratif, dalam arti bahwa penerapan ilmu pengetahuan untuk meningkatkan kualitas manusia, sekaligus juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas struktur
masyarakatnya, sebab manusia selalu hidup dalam relasi baik dengan sesama maupun dengan masyarakat yang menjadi ajangnya. Peningkatan kualitas manusia harus
terintegrasikan ke dalam masyarakat yang juga harus ditingkatkan kualitas strukturnya