Kiriman dibuat oleh Firda Amaliya

B&P_B_PFis -> FORUM DISKUSI -> RUANG DISKUSI -> Re: RUANG DISKUSI

oleh Firda Amaliya -
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Nama: Firda Amaliya
NPM : 2213022061
NO URUT: 5
Izin menjawab pertanyaan dari Salsabilla Putri Azahra Kesuma Apa muatan dalam problem based learning yang menunjang kemampuan berfikir kritis?
Jawab:
kemampuan berpikir kritis dapat berkembang, karena pada kemampuan berpikir kritis yang diamati dalam penelitian ini berupa kemampuan mengidentifikasi, menganalisis, memecahkan masalah, berpikir logis dan membuat keputusan dengan tepat serta dapat menarik kesimpulan.

B&P_B_PFis -> FORUM DISKUSI -> RUANG DISKUSI -> Re: RUANG DISKUSI

oleh Firda Amaliya -
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Nama: Firda Amaliya
NPM :2213022061
No urut: 05

Izin menjawab pertanyaan Salsabila Putri Azahra Kesuma Jelaskan pendapat Vygotsky tentang pengkonstruksian pengetahuan ?

Vygotsky berpendapat bahwa menggunakan alat berfikir akan menyebabkan terjadinya perkembangan kognitif dalam diri seseorang. Inti dari teori belajar konstruktivistik ini adalah penggunaan alat berfikir seseorang yang tidak dapat dilepaskan dari pengaruh lingkungan sosial budayanya. proses belajar yang diawali dengan adanya konflik kognitif, sehingga akhirnya pengetahuan dibangun sendiri oleh siswa lewat pengalaman dan interaksi dengan lingkungan sekitarnya.
 
cukup, terimakasih

B&P_B_PFis -> FORUM DISKUSI -> RUANG DISKUSI -> Re: RUANG DISKUSI

oleh Firda Amaliya -
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Nama :Firda Amaliya
NPM : 2231022061
no urut: 5

Izin menjawab Pertanyaan Salsabila Putri Azahra Kesuma

Izin bertanya
Apa yang harus dilakukan oleh guru jika hendak menerapkan teori humanistik dalam proses pembelajaran?

jawab:
Mengajarkan keterampilan belajar
Di teori belajar humanistik, siswa bertanggung jawab atas pilihan pembelajaran. Jadi, tugas guru adalah membantu mereka memahami cara belajar yang terbaik agar mereka berhasil memahami materi pelajaran.

Membantu siswa mengembangkan dirinya
Bantu siswa untuk mengenal diri mereka sendiri sebagai manusia yang unik agar nantinya bisa mengembangkan potensi yang ada dalam diri mereka.

Memberikan kegiatan yang menarik
Pembelajaran humanistik berfokus pada keterlibatan siswa, sehingga guru perlu menyediakan kegiatan pembelajaran yang menarik untuk meningkatkan semangat dan keterlibatan mereka dalam belajar.

Memberikan motivasi
Berikan motivasi dan kesadaran mengenai makna belajar dalam kehidupan siswa. Dengan begitu, mereka bisa mengarahkan diri sekaligus memotivasi dirinya untuk belajar daripada sekadar menjadi penerima pasif dalam proses pembelajaran.

Memberikan pilihan ke siswa
Tersedianya berbagai pilihan adalah pusat pembelajaran humanistik. Di sini, guru berperan untuk membantu siswa membuat pilihan tentang apa yang harus mereka pelajari, contohnya dengan menawarkan opsi atau mengevaluasi hal yang mereka sukai.

Menciptakan peluang untuk kerjasama
Sebagai fasilitator, guru perlu menciptakan kelompok belajar untuk siswa mengeksplorasi, mengamati, dan mengevaluasi diri.