Anggun Fitrah Sari
2211031105
Akt C
1. Menurut saya etika perilaku beberapa sistem politik sudah menurut nilai nilai pancasila namun, banyak contoh kasus yang kemudian mencerminkan tentang pelanggaran etika politik di Indonesia, yang dilakukan oleh para politikus
Contoh sistem yang sesuai etika perilaku:
* Berkampanye dengan tetap mengusung nilai-nilai kemanusiaan, contohnya dengan tetap menjaga keamanan pihak lain, tidak merugikan orang lain, dan menjaga hubungan baik dengan sesama agar tetap harmonis, sehingga bentrokan tidak akan pernah terjadi. Hal ini berdasarkan pada sila ke-3.
* Dengan menyadari bahwa semua perbuatan yang tidak baik dengan mengatasnamakan Pemilu atau kampanye tidak akan lepas dari pengawasan Tuhan Yang Maha Esa. Hal ini didasarkan pada sila ke-1.
* Pemilu dan kampanye memiliki tujuan akhir kemakmuran dan kesejahteraan hidup bersama. Oleh sebab itu, sebaiknya hindari hal-hal yang menjadi penghambat usaha-usaha menuju kesejahteraan bersama. Langkah tersebut berdasarkan sila ke-5.
Jadi menurut saya ada beberapa sistem yang sudah sesuai etika perilaku, namun masi banyak oknum oknum yang melanggar. Salah satu contoh yang dapat diterapkan oleh pemerintah dalam memilih para calon pejabat /pegawai pemeritah adalah dengan menerapkan etika dalam berpolitik. Hal tersebut sangat penting dalam suatu pemerintahan karena etika menyangkut moral dan akhlak seseorang dalam bersikap, jadi jika para pejabat dapat menerapkan etika dengan baik, maka sudah tidak akan terjadi lagi kasus-kasus pelanggaran yang dilakukan oleh para pejabat negara.
https://voi.id/berita/46327/etika-politik-pancasila-nilai-nilai-dan-contoh-penerapannya
2. Menurut saya Etika dalam lingkungan saya masi belum tercerminkan karena masih banyak para pemuda pemudi yang acuh terhadap nilai-nilai pancasila.
contohnya:
* Hilangnya rasa sopan kepada orang yang lebih tua, tidak menegur dan menyapa dosen atau guru
* buang sampah sembarangan
* merebut antrean
* mencoret-coret tembok di jalan
solusinya:
* Untuk menghindari salah pergaulan, kita harus pandai memilah dan memilih teman dekat. Karena pergaulan akan sangat berpengaruh terhadap etika, moral, dan akhlak. Karena kepribadian manusia akan terpengaruhi dari pergaulan itu sendiri. Apabila seseorang bergaul di lingkungan yang baik,maka ia akan timbul kepribadian yang baik juga. Dan apabila seseorang bergaul pada kondisi lingkungan yang kurang baik,maka akan timbul kepribadian yang kurang baik juga.
* Peran orang tua sangat penting dalam pembentukan karakter seseorang, terutama dalam mengenalkan pendidikan agama sejak dini. Perhatian dari orang tua juga sangat penting. Karena pada banyak kasus, kurangnya perhatian orang tua dapat menyebabkan dampak buruk pada sikap anak. Seperti halnya karena kurangnya perhatian orang tua,seseorang akan cenderung melampiaskan amarahnya pada orang lain dengan tindakan yang tidak wajar dilakukan oleh kaum muda.
* Memperluas wawasan dan pengetahuan akan sangat berguna untuk menyaring pengaruh buruk dari lingkungan, misalnya kebiasaan merokok. Orang-orang menganggap bahwa merokok meningkatkan kepercayaan diri dalam pergaulan. Padahal jika dilihat dari sisi kesehatan, merokok dapat menyebabkan banyak penyakit, baik pada perokok aktif maupun pasif. Sehingga kebiasaan ini tidak hanya akan mempengaruhi dirinya sendiri, melainkan juga orang-orang di sekelilingnya.
https://sumbar.kemenag.go.id/v2/post/23937/tips-mengatasi-kerusakan-moral%C2%A0khususnya-para-remaja-islam.html