Kiriman dibuat oleh Syintiana Massitoh

MKU PKN SIPIL C -> FORUM JAWABAN POST TEST

oleh Syintiana Massitoh -
NAMA : SYINTIANA MASSITOH
NPM : 2215011103
PRODI : S1 TEKNIK SIPIL

Bela negara adalah kewajiban semua warga negara. Sebagaimana di masa pandemi, seluruh warga negara tetap berkewajiban untuk membela negaranya, karena pertahanan negara terletak pada undang-undang dan otoritas negara, yang menunjukkan kesetiaan dan kecintaannya pada negaranya. Memperjuangkan eksistensi negara di mata dunia. Bela negara adalah salah satu hak dan kewajiban warga negara, karena semua ini berimbang di depan hukum, sehingga kita memiliki kewajiban untuk membela negara ini bahkan dalam situasi yang sulit seperti Covid-19 saat ini, karena semua ini adalah masalah bersama, bukan hanya masalah satu. pihak, jadi kita punya kewajiban misalnya melakukan bela negara, bela negara, yaitu diam di rumah dan tidak menyebarkan berita yang belum benar.

Bela negara adalah hal yang sangat positif karena tindakan apapun yang kita lakukan bermanfaat bagi diri kita sendiri dan orang-orang di sekitar kita. Bela negara tidak mewajibkan kehendak orang lain untuk melakukan apa yang bisa kita lakukan, kita tidak memaksakan apa yang tidak bisa kita lakukan. Dan mengandung beberapa unsur dasar negara. Bela negara tidak hanya bisa dilakukan dengan senjata, kita bisa melakukannya dengan mengikuti semua himbauan pemerintah dan tidak menyebarkan berita bohong. Dan sesuai dengan tujuan utama kewarganegaraan kita

MKU PKN SIPIL C -> FORUM JAWABAN PRETEST

oleh Syintiana Massitoh -
NAMA : SYINTIANA MASSITOH
NPM : 2215011103
KELAS : PKN C
PRODI : S-1 TEKNIK SIPIL


Geopolitik adalah ilmu tentang pemimpin pemerintahan yang kebijakannya berkaitan dengan masalah geografis di wilayah atau letak suatu negara.
Berikut jenis-jenis teori geopolitik:

- Teori geopolitik Friedrich Ratzel
- Teori geopolitik Rudolf Kjellen
- Teori geopolitik Karl Haushofer
- Teori geopolitik Halford Mackinder
- Teori Geopolitik Mahan Alfred Thayer
-Teori geopolitik Guilio Douhet, William Mitchel, Saversky dan JFC Fuller

Teori Geopolitik Bangsa Indonesia menyatakan bahwa Pancasila, sebagai ideologi nasional, berfungsi sebagai titik tolak mendasar untuk menentukan kebijakan nasional dalam kaitannya dengan kondisi dan status wilayah geografis Indonesia. Teori geopolitik pertama kali diperkenalkan oleh Ir. Soekarno pada rapat BPUPKI 1
Sebagai negara kesatuan Republik Indonesia, keutuhan wilayah Indonesia meliputi:
- Entitas politik
- Orang hukum
- Entitas budaya
- Satuan Keamanan dan Pertahanan
Dapat disimpulkan bahwa Indonesia adalah negara kesatuan berbentuk republik, yang wilayahnya merupakan kesatuan kesatuan ribuan pulau yang terbentang di antara samudra pasifik dan hindia serta benua asia dan australia.
Keunggulan Indonesia:
1. Jumlah penduduk dan potensi penduduk cukup besar
2. Keanekaragaman dalam berbagai aspek kehidupan sosial dan budaya
3. Letak kawasan yang strategis

MKU PKN SIPIL C -> FORUM JAWABAN POST TEST

oleh Syintiana Massitoh -
NAMA : SYINTIANA MASSITOH
NPM : 2215011103
KELAS : PKN C
PRODI : S-1 TEKNIK SIPIL


Kesadaran bela Negara itu hakikatnya kesediaan untuk berbakti terhadap Negara dan sediaan berkorban membela Negara. Spectrum bela Negara ini sangatlah luas kaitannya dari yang paling harus hingga yang kasar. Mulai Hubungan baik antar
warga Negara hingga dengan menangkal ancaman nyata menggunakan senjata. Bela Negara adalah sikap dan perilaku warga Negara yang dijiwai oleh kecintaan dan kesetiaan terhadap bangsa dan Negara kesatuan republik Indonesia (NKRI) berdasarkan pancasila dan undang undang dasar 1945 dalam menjalankan kehidupan bangsa dan negara seutuhnya. Bahwa seluruh masyarakat berhak dan berkewajiban atas ikut serta dalam melakukan pembelaan Negara dan dengan syarat tertentutentang pembelaan bangsa dan Negara yang diatur oleh undang-undang undang-undang. Dengan melakukan bela negara maka disitu sudah mencerminkan bahwa kita ikut serta dalam melakukan bela negara dan membina suatu hubungan baik antara warga negara.

MKU PKN SIPIL C -> FORUM JAWABAN PRETEST

oleh Syintiana Massitoh -
NAMA: SYINTIANA MASSITOH
NPM : 2215011103
KELAS : PKN C
PRODI : S-1 TEKNIK SIPIL

wawasan nusantara dapat menjadi perwujudan Indonesia sebagai satu kesatuan politik. Wawasan nusantara sendiri dibentuk dan dijiwai oleh geopolitik Indonesia. Secara garis besar, geopolitik dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari politik dari aspek geografi. Bukan hanya dari aspek wilayahnya, negara Indonesia yang termasuk kepulauan dipersatukan juga oleh aspek lain, seperti ideologi, sosial budaya dan latar sejarah. Aspek-aspek inilah yang kemudian menjadi latar belakang yang dikembangkannya wawasan nusantara sebagai geopolitik Indonesia.

Falsafah Pancasila Sebagai ideologi negara dan falsafah hidup, Pancasila menjadi pedoman bagi mempertahankan hidup bangsa dan negara Indonesia. Tak hanya itu, Pancasila juga membimbing dan mengarahkan Indonesia dalam mencapai tujuannya. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila inilah yang menjadi aspek pengembangan wawasan nusantara.
Aspek Wilayah Nusantara Kondisi geografi Indonesia terletak pada posisi yang sangat strategis. Kondisi geografi Indonesia yang mengandung beraneka ragam kekayaan alam berikut potensinya menjadi aspek yang melatarbelakangi pengembangan wawasan nusantara. Aspek Kesejarahan Bangsa Indonesia lahir di atas perjalanan sejarah yang sangat panjang. Secara psikologis, rasa senasib sepenanggungan, sebangsa setanah air yang dimiliki bangsa Indonesia harus dikembangkan menjadi semangat yang positif. Semangat kebangsaan yang telah dibangun susah payah oleh generasi terdahulu harus tetap dipelihara dan dipertahankan oleh generasi saat ini. Wawasan Nusantara dikembangkan berdasarkan aspek kesejarahan atas dasar pengalaman sejarah yang tidak menerima terulangnya perpecahan dalam lingkungan bangsa dan negara Indonesia.
Aspek Sosial Budaya Wawasan Nusantara juga dikembangkan berdasarkan kondisi bangsa Indonesia yang terdiri dari beragam suku, budaya, adat istiadat, agama, bahasa, serta sistem masyarakat. Jumlah penduduk yang besar dan terdiri atas berbagai suku bangsa menjadikan wawasan nusantara menjadi hal yang tak dapat dipisahkan sebagai geopolitik Indonesia.