Kiriman dibuat oleh Syahna Rizkiya Qatrunnada

MKU PKN -> FORUM JAWABAN POST TEST

oleh Syahna Rizkiya Qatrunnada -
Nama : Syahna Rizkiya Qatrunnada
Npm : 2218011008
Kelas : Genap

Jurnal ini membahas tentang bagaimana demokrasi dapat menjadi wujud nyata dari nilai-nilai sila keempat Pancasila dalam pemilihan umum daerah di Indonesia. Pancasila sebagai dasar negara Indonesia memiliki lima sila, di antaranya adalah sila keempat yang menjunjung tinggi demokrasi.
Dalam jurnal ini, menjelaskan bahwa demokrasi sebagai wujud nilai sila keempat Pancasila memiliki tiga elemen penting, yaitu partisipasi masyarakat, persamaan hak, dan pengambilan keputusan yang adil. Ketiga elemen ini menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas dan integritas pemilihan umum daerah di Indonesia.
Selain itu, jurnal ini juga membahas beberapa tantangan dan permasalahan yang dihadapi dalam menjaga demokrasi sebagai wujud nilai sila keempat Pancasila dalam pemilihan umum daerah di Indonesia. Beberapa tantangan tersebut antara lain adalah penyebaran hoaks, politik uang, dan polarisasi politik.
Meskipun demikian, jurnal ini menyimpulkan bahwa demokrasi tetap dapat dijalankan sebagai wujud nilai sila keempat Pancasila dalam pemilihan umum daerah di Indonesia dengan mengoptimalkan partisipasi masyarakat, meningkatkan kualitas pendidikan politik, serta menjaga integritas dan transparansi dalam proses pemilihan.
Dalam kesimpulannya, jurnal ini menunjukkan bahwa demokrasi dapat menjadi wujud nyata dari nilai-nilai sila keempat Pancasila dan tetap dapat dijalankan dengan baik dalam pemilihan umum daerah di Indonesia, meskipun dihadapi oleh beberapa tantangan dan permasalahan.

MKU PKN -> FORUM JAWABAN POST TEST

oleh Syahna Rizkiya Qatrunnada -
Nama : Syahna Rizkiya Qatrunnada
NPM : 2218011008
Kelas : Genap

Jurnal ini membahas tentang pemilihan presiden Indonesia tahun 2019 yang dianggap sebagai sebuah ujian bagi demokrasi Indonesia. Pemilihan presiden ini dihadapi oleh dua kandidat yang memiliki latar belakang dan pandangan politik yang berbeda, yaitu Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto.
Pemilihan presiden tahun 2019 menunjukkan bahwa demokrasi Indonesia telah semakin dewasa. Partisipasi masyarakat dalam pemilihan ini cukup tinggi, terutama dari kalangan pemilih muda. Namun, meskipun pemilihan presiden ini dianggap sebagai pemilihan yang demokratis, masih terdapat beberapa masalah yang perlu diperhatikan.
Salah satu masalah yang ditemukan adalah adanya kecurangan dan pelanggaran hukum dalam kampanye oleh kedua kandidat. Selain itu, banyak masyarakat yang masih belum memahami konsep demokrasi secara menyeluruh, sehingga mudah terpengaruh oleh isu-isu politik yang beredar.
Namun, meskipun terdapat masalah dalam pemilihan presiden tahun 2019, demokrasi Indonesia masih terus berkembang dan menjadi semakin matang. Peran media massa dan kebebasan berekspresi juga menjadi faktor penting dalam menjaga demokrasi Indonesia.
Dalam kesimpulannya, jurnal ini menyatakan bahwa pemilihan presiden tahun 2019 di Indonesia menunjukkan kemajuan dalam demokrasi dan partisipasi masyarakat dalam pemilihan. Namun, masih terdapat beberapa masalah yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan kualitas dan integritas proses pemilihan di masa depan.