Nama : Harista Syafira Aziza
NPM : 2211031178
1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi dari berita tersebut dan hal positif apa yang bisa anda ambil?
Saya setuju dengan apa yang disampaikan Ibu Risma terkait larangan melibatkan anak-anak dalam demonstrasi. Karena seperti yang kita ketahui, anak-anak memiliki kewajiban untuk belajar. Sebetulnya sah-sah saja seluruh masyarakat termasuk anak-anak menyampaikan aspirasi dan pendapatnya memalui demonstrasi, tetapi kurang tepat apabila anak-anak ikut serta dalam demonstrasi tersebut. Kita sebagai orang yang lebih tua juga wajib memberitahu dan mengarahkan anak-anak agar tidak hanya sekedar i'kut-ikutan'.
Hal positifnya yaitu Walikota Surabaya memiliki kepedulian terhadap masa depan generasi bangsa. Oleh karena itu ia melarang anak-anak mengikuti demonstrasi. Walikota Surabaya juga tidak melarang demonstrasi, ini artinya dia ingin mendengar pendapat dan aspirasi masyarakat.
2. Bagaimanakah solusimu untuk mengantisipasi hal yang tidak di inginkan dalam menyampaikan aspirasi/pendapat di depan umum?
Menyampaikan aspirasi tidaklah harus dengan kericuhan, menyampaikan aspirasi di media sosial juga merupakan salah satu cara menyampaikan aspirasi di depan umum, tentunya hal ini harus diikuti dengan pemerintah yang lebih perhatian dan membuka mata atas aspirasi yang di sampaikan melalui media sosial tersebut, agar masyarakat tidak merasa aspirasinya yang disampaikan melalui media sosial diabaikan. Sehingga mereka tidak melakukan demonstrasi yang disertai kericuhan. Tentunya harus disampaikan dengan bahasa yang baik dan sopan.
3. Jelaskan apa sajakah yang dimaksud dengan kewajiban dasar manusia itu? Apakah kewajiban dasar manusia menjadikan hak itu dibatasi?
Kewajiban Dasar Manusia adalah seluruh kewajiban yang jika tidak dilaksanakan, akan berakibat pada tidak terlaksana dan tidak ditegakkannya hak asasi manusia. Kewajiban dasar manusia tidak membatasi hak karena hak dan kewajiban merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Karena keduanya memiliki korelasi yang erat dan hubungan timbal balik. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, kesetaraan antara hak dan kewajiban sangat diperlukan untuk menciptakan hubungan yang harmonis antara masyarakat dan negara.
NPM : 2211031178
1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi dari berita tersebut dan hal positif apa yang bisa anda ambil?
Saya setuju dengan apa yang disampaikan Ibu Risma terkait larangan melibatkan anak-anak dalam demonstrasi. Karena seperti yang kita ketahui, anak-anak memiliki kewajiban untuk belajar. Sebetulnya sah-sah saja seluruh masyarakat termasuk anak-anak menyampaikan aspirasi dan pendapatnya memalui demonstrasi, tetapi kurang tepat apabila anak-anak ikut serta dalam demonstrasi tersebut. Kita sebagai orang yang lebih tua juga wajib memberitahu dan mengarahkan anak-anak agar tidak hanya sekedar i'kut-ikutan'.
Hal positifnya yaitu Walikota Surabaya memiliki kepedulian terhadap masa depan generasi bangsa. Oleh karena itu ia melarang anak-anak mengikuti demonstrasi. Walikota Surabaya juga tidak melarang demonstrasi, ini artinya dia ingin mendengar pendapat dan aspirasi masyarakat.
2. Bagaimanakah solusimu untuk mengantisipasi hal yang tidak di inginkan dalam menyampaikan aspirasi/pendapat di depan umum?
Menyampaikan aspirasi tidaklah harus dengan kericuhan, menyampaikan aspirasi di media sosial juga merupakan salah satu cara menyampaikan aspirasi di depan umum, tentunya hal ini harus diikuti dengan pemerintah yang lebih perhatian dan membuka mata atas aspirasi yang di sampaikan melalui media sosial tersebut, agar masyarakat tidak merasa aspirasinya yang disampaikan melalui media sosial diabaikan. Sehingga mereka tidak melakukan demonstrasi yang disertai kericuhan. Tentunya harus disampaikan dengan bahasa yang baik dan sopan.
3. Jelaskan apa sajakah yang dimaksud dengan kewajiban dasar manusia itu? Apakah kewajiban dasar manusia menjadikan hak itu dibatasi?
Kewajiban Dasar Manusia adalah seluruh kewajiban yang jika tidak dilaksanakan, akan berakibat pada tidak terlaksana dan tidak ditegakkannya hak asasi manusia. Kewajiban dasar manusia tidak membatasi hak karena hak dan kewajiban merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Karena keduanya memiliki korelasi yang erat dan hubungan timbal balik. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, kesetaraan antara hak dan kewajiban sangat diperlukan untuk menciptakan hubungan yang harmonis antara masyarakat dan negara.