Posts made by Jihan Handayani

MKU PKN Genap 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

by Jihan Handayani -
Nama : Jihan Handayani
NPM : 2211011007
Kelas : PKN (B)

Analisis :

Menurut saya video tersebut sangat bermanfaat karena isinya mengenai hakekat dan pentingnya PKN dalam perguruan tinggi apalagi bagi mahasiswa.
Berikut rangkuman dalam video :
Pendidikan Kewarganegaraan
Usaha sadar menyiapkan peserta didik
cinta, setia dan berani berkorban membela bangsa dan negara. Melatih peserta didik berpikir kritis, analisis demokratis berdasarkan Pancasila.
Kewarganegaraan diambil dari kata warga negara (anggota dari suatu negara).
Landasan ideal dan Landasan hukum Pendidikan Kewarganegaraan :
1. Pancasila
2. Pembukaan UUD 1945
3. Batang Tubuh UUD 1945
4. UU Nomor 20 Tahun 1982
5. UU Nomor 20 Tahun 2003
6. SK Dirjen DIKTI Nomor 43 Tahun 2006

Sumber Historis PKN
-Subtansi dimulai sebelum Indonesia merdeka
Sumber Sosiologis
-Diperlukan oleh masyarakat untuk menjaga, memelihara dan mempertahankan ekstitensi negara-bangsa
Sumber Politik
-Dokumen kurikulum kewarganegaraan

Dinamika, Esensi dan Urgensi PKN
• PKN perlu mendorong warga negara agar mampu memanfaatkan pengaruh positif perkembangan iptek untuk membangun negara-bangsa
• Masa depan PKN sangat ditentukan oleh ekstitensi konstitusi negara dan bangsa Indonesia

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

by Jihan Handayani -
Nama : Jihan Handayani
NPM : 2211011007
Prodi : S1 Manajemen (kelasA)

Pancasila merupakan falsafat ilmu berfungsi sebagai pedoman hidup bangsa indonesia dari hasil pemikiran anak bangsa. Perkembangan IPTEK akan berlangsung dengan sangat cepat sekali dan memengaruhi semua aspek kehidupan yang ada di masyarakat. Jika perkembangan IPTEK dibarengi dengan nilai-nilai pancasila maka aka berdampak positif. Dan jika IPTEK tidak di imbangi dengan nilai-nilai pancasila akan berdampak negatif.

Implikasi sila-sila pancasila dalam pengembangan IPTEK adalah sebagai berikut.
1. Ketuhanan yang maha esa
Dalam mengembangkan ilmu pengetahuan manusia perlu memiliki kesadaran akan batas kemampuan berpikir manusia karena tidak semua hal di alam ini dapat dijangkau oleh pemikiran manusia.

2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
Memberi arah dan mengendalikan pengetahuan.

3. Persatuan indonesia
Perkembangan iptek dapat membantu memudahkan masyarakat antar daerah di indonesia tetap terhubung dan menjaga persatuan serta kesatuan bangsa dengan begitu nasionalisme semakin menguat.

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Mendasari pengembanganIPTEK secara demokratis, yang berarti setiap ilmuwan memiliki kebebasan untuk mengembangkan iptek dan juga ilmuwan harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain untuk mengkritik dan memberi saran terkait penemuan dan pengkajian teori.

5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia
Mengimplementasikan bahwa perkembangan iptek harus menjaga keadilan dan keseimbangan dalam kehidupan manusia di segala aspek.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal-2

by Jihan Handayani -
Nama : Jihan Handayani
NPM : 2211011007
Prodi : S1 Manajemen (kelasA)

A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?
Analisis :
Peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu di antaranya yaitu menunjukkan bahwa pada Pancasila, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya perlu dijadikan sebagai landasan dalam melakukan pengelolaan ilmu serta dalam mengamalkannya untuk memberikan kerangka, arahan, serta pertahanan atas konsistensi pada proses keilmuan. Sila kelima pada pancasila juga mengandung peran Pancasila yang dijadikan paradigma disiplin ilmu yang mengandung arti bahwa seluruh kalangan masyarakat Indonesia memiliki hak berserta kewajiban merata dalam menuntut ilmu.
Adapun, Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu memilki peran dengan merinci di antaranya yaitu sebagai berikut.
1). Sila Ketuhanan Yang Maha Esa
Yaitu IPTEK dalam perkembangannya diartikan sebagai rasa syukur atas akal yang diberikan oleh Tuhan. Hal ini bertujuan agar IPTEK pada proses pengembangannya tidak akan mengganggu serta merugikan keyakinan umat beragama dalam menjalankan kehidupannya.

2). Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Yaitu IPTEK dalam pengembangannya harus melalui metode yang berperikemanusiaan serta tidak menimbulkan dampak negatif bagi manusia sehingga tercapai kesejahteraan.

3). Sila Persatuan Indonesia
Yaitu agar pengembangan IPTEK berguna bagi seluruh tanah air dan bangsa dengan sama. Sehingga, kesadaran bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia dapat meningkat dengan adanya IPTEK yang semakin maju.

4). Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat keahlian dalam permusyawaratan perwakilan
Yaitu memberi kesempatan sama bagi semua masyarakat untuk melakukan pengembangan IPTEK seeta menikmati hasilnya sesuai kemampuan dan keperluan masing-masing.

5). Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Yaitu dalam pengembangan IPTEK harus berpacu pada keseimbangan serta keadilan dalam kehidupan manusia.

B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
Analisis :
Harapan saya mengenai model pemimpin, warganegara, dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia saat ini dan di masa mendatang yaitu merupakan seseorang yang memiliki jiwa pemimpin tangguh serta pemimpin yang beriman, menjunjung tinggi HAM, memiliki rasa nasionalisme, mendengarkan rakyat, serta adil merupakan karakteristik pemimpin yang dibutuhkan oleh Bangsa Indonesia. Pemimpin yang bertanggung jawab penuh, Dengan karakter yang berlandaskan Pancasila sebagai ideologi Negara , diharapkan pemimpin mampu membawa Indonesia ke arah yang lebih baik dan lebih maju yaitu kepada kesejahteraan dan kemakmuran seperti yang dicita-citakan oleh seluruh rakyat Indonesia.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal-1

by Jihan Handayani -
Nama : Jihan Handayani
NPM : 2211011007
Prodi : S1 Manajemen (kelasA)


A. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?
Tanggapan saya adalah terkadang kita sulit mengetahui berita hoax atau bukan karena dengan zaman yang sekarang ini berita lebih mudah tersebar dengan cepat. Sebagian orang terkadang mudah terpecaya dengan berita hoax karna tidak menyaring berita terlebih dahulu dan langsung percaya saja, namun ada sebagian orang yang tidak langsung percaya berita hoax dan menyaring beritanya terlebih dahulu.

Yang saya lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs adalah dengan cara menyaring berita terlebih dahulu, mencari kebenarannya sebelum percaya dan mengambil kesimpulan berita agar terhindar dari kesalahpahaman, bersikap kritis terhadap berita yang dilihat, menggunakan logika saat mendapat berita yang belum diketahui kebenarannya secara pasti, melaporkan berita tersebut apabila terbukti tidak sesuai fakta.

B. Perkembangan IPTEK yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila menyebabkan ketidaksesuaian dengan tujuan dan cita-cita bangsa Indonesia. Dimana Pancasila merupakan pedoman dasar kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di Indonesia. Contoh sederhana ketika perkembangan IPTEK tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila ialah penyebaran berita hoaxs melalui media sosial (elektronik), hal tersebut memungkinkan perpecahan bagi persatuan Indonesia, yang tentunya hal tersebut bertentangan dengan sila ke-3 Pancasila, yakni sila “Persatuan Indonesia”.

Menurut saya, dalam perkembangan IPTEK khususnya di Indonesia perlu menyertakan nilai-nilai Pancasila agar sesuai dengan tujuan dan cita-cita bangsa Indonesia yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 alinea ke-4 “untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa” dengan berlandaskan Pancasila.

C.Hal ini juga bisa diambil dampak positifnya bagi negara Indonesia, contohnya: misalnya Indonesia ingin mengambil seseran/pemasukan didalam kegiatan ini, Indonesia dapat memberlakukan kebijakan persyaratan kandungan lokal, yg dimana produk yg di impor tersebut tidak boleh di imporkan secara utuh, sehingga harus dirakit kembali di Indonesia, hal ini dapat meningkatkan peluang kerja di Indonesia.