གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Indri Deslaini

Pancasila Biologi Terapan C -> Forum Analisis Video-1

Indri Deslaini གིས-
Nama : Indri Deslaini
Npm : 217061114
Kelas : Biologi Terapan C

Judul : Limbah pabrik cemari lingkungan sungai
Video tersebut menunjukan aksi unjuk rasa yang dilakukan rasa oleh warga pekalong kepada sebuah pabrik pembuatan pakaian. Aksi tersebut dilakukan dengan cara menutup saluran pembuangan limbah pabrik yang langsung mengarah ke sungai akibatnya pencemaran pada sungai terjadi dan meresahkan masyarakat sekitar. Bau yang ditimbulkan dari limbah pabrik tersebut membuat masyarakat tidak nyaman sehingga melakukan aksi unjuk rasa tersebut. Dalam hal ini pemilik pabrik juga mengaku tidak mengetahui bagaimana cara untuk mengelola Lo limbah yang dihasilkan dari pabriknya.

Pembahasan : kejadian pada video ini menunjukan bahwa penerapan nilai-nilai pancasila yang seharusnya dimiliki oleh pemilik pabrik tidak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga diperlukan kesadaran dalam setiap elemen kehidupan dalam menerapkan nilai-nilai pancasila. Musyawarah mufakat diperlukan dalam menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan kejadian ini agar didapat solusi yang paling baik dalam pengelolaan sampah pabrik agar semua pihak tidak dirugikan olehnya.

Pancasila Biologi Terapan C -> Forum Analisis Jurnal

Indri Deslaini གིས-
Nama : Indri Deslaini
Npm : 217061114
Kelas : Biologi Terapan C

Judul : PENANAMAN NILAI-NILAI PANCASILA MELALUI KONTROL
SOSIAL OLEH MEDIA MASSA UNTUK MENEKAN KEJAHATAN DI
INDONESIA
Penulis : Ariesta Wibisono Anditya

Pembahasan : pada jurnal ini dilakukan secara normatif yakni penelitian yang mendasarkan pada kajian norma yang ada pada
sistem hukum. Hukum yang ditelaah berdasarkan asas-asasnya, kemudian dijabarkan dari undang-undang dan peraturan yang
terkait dengan media massa. Hukum tersebut disandingkan dengan norma-norma masyarakat mengenai kontrol sosial oleh media massa untuk kemudian dapat dianalisis berdasarkan penanaman nilai-
nilai Pancasila pada kehidupan masyarakat Indonesia.
Hasil dari penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa
pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam peran media massa untuk memberitakan informasi belum
terlaksana. Masih banyak terdapat berita yang tidak teruji kebenarannya sehingga kemudian dapat merusak
tatanan sosial. Media massa hanya memuat berita sebagai pemuas informasi saja tanpa
menanamkan pembentukan pribadi sosial yang berjiwa Pancasila.
Jurnal ini menunjukan bahwa Pengamalan nilai-nilai Pancasila
oleh media massa dalam menerapkan
fungsi kontrol sosial di Indonesia belum terlaksana secara
menyeluruh. Hal ini disebabkan banyaknya peredaran hoax yang ada di media massa dan peranan media massa hanya sebatas pemuas informasi untuk masyarakat. Hal ini menyebabkan masyarakat mengubah moral untuk
menerapkan nilai-nilai Pancasila, hal
demikian tercermin pada pudarnya jiwa
patriotik, berkembangnya manusia
individual-liberalistik, masih
tertanamnya kepentingan pribadi atau
golongan di atas kepentingan bangsa
dan negara.

Kelebihan dari jurnal ini adalah lebih dapat dibuktikan ke ilmiahannya karena dikutip dari banyak sumber. Pembahasan yang diberikan juga sangat banyak.
Kekurangan dari jurnal ini adalah pemaparan pada bagian penutup yang hanya diambil dari ayat al-qur'an (menunjukan sebuah opini yang didasari dari suatu agama) sehingga dari kitab suci lain tidak dipertimbangkan untuk diikut sertakan dalam jurnal ini.

Pancasila Biologi Terapan C -> Forum Analisis Jurnal

Indri Deslaini གིས-
Nama : Indri Deslaini
Kelas : Biologi Terapan C
Npm : 217061114

Judul : Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

Penulis : Mursyidah Dwi Hartati,
Ponoharjo, Mohamad Khamim

Isi : pada jurnal ini dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh mata kuliah pengembangan kepribadian Pancasila dalam menyikapi
IPTEK. Penelitian ini dilakukan dengan menghadirkan 103 orang responden. Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah
proporsional cluster random sampling, yaitu tiap kelas diambil 70% sehingga jumlah mahasiswa yang dijadikan
sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 orang. Data berupa kuesioner diuji menggunakan analisis deskriptif dan regresi,
dan sebelumnya data ini diuji terlebih dahulu validitas dan reliabilitas nya menggunakan pearson product moment. Hasil
penelitian ini membuktikan bahwa secara umum responden dalam penelitian ini mempunyai pengembangan kepribadian
Pancasila yang baik. Hasil penelitian ini membuktikan
bahwa secara umum responden dalam
penelitian ini dapat menyikapi
perkembangan Iptek dengan baik.

Mahasiswa sebagai generasi muda sebaiknya,
*menjaga kepribadian bangsa dalam menghadapi
tantangan perkembangan Iptek, dan berpegang teguh kepada Pancasila sebagai dasar negara.
*Menjaga kepribadian bangsa
dalam menghadapi tantangan
perkembangan Iptek, serta bisa menyeleksi
pengaruh buruk kebudayaan baru, sehingga
budaya yang masuk tidak merugikan dan
berdampak negatif kepada bangsa
Indonesia.
*Perlu mengaktualisaikan Pancasila
khususnya pada generasi muda melalui
Kementrian Pendidikan nasional dengan
mengemas materi dan metode
pembelajaran yang tidak bersifat
indoktrinasi.

Pemerintah melalui kementrian
komunikasi dan informasi perlu
meningkatkan filtering terhadap globaliasai
arus informasi yang dikemas dalam
berbagai media, khususnya teknologi
informasi (internet) untuk menangkal
berbagai susupan informasi yang berbau
radikalisme.

Pancasila Biologi Terapan C -> Forum Diskusi Pertemuan 14

Indri Deslaini གིས-
Nama: Indri Deslaini
NPM : 217061114
Kelas: Biologi Terapan C

Artikel 14 A

Pada artikel ini dibahas tentang Pentingnya Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Menghadapi
Perkembangan IPTEK.

Seperti yang kita ketahui perkembangan iptek memberikan banyak perubahan terhadap peradaban manusia. Tujuan awal dari perkembangan iptek adalah untuk mempermudah hidup manusia. Namun hal tersebut terkadang memberikan dampak negatif yang ditimbulkannya. Pada artikel ini dibahas mengenai dampak negatif dan positif dari perkembangan iptek itu sendiri. Adapun Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Menghadapi
Perkembangan IPTEK sangat diperlukan dalam membangun kembali jati diri bangsa yang kian terkikis oleh perkembangan teknologi.

Artikel 14 B

Pada artikel ini dibahas tentang Teori Kebenaran Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan Ilmu.
Perkembangan ilmu itu sendiri didasari pada pengetahuan ilmiah, karena dari pengetahuan yang ilmiah dapat terjadi perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin baik. Menuntut The liang gie, pengetahuan ilmiah perlu didasari pada 5 aspek.diantaranya.
1. Empiris, yaitu didasari pada sebuah pengamatan atau percobaan.
2. Sistematis, yaitu diambil dari banyaknya data yang disusun sedemikian rupa agar membentuk sebuah kebenaran
3. Objektif, yaitu didasari pada fakta lapangan yang sebenernya
4. Analisis, dimana pengetahuan ilmiah menganalisis suatu permasalahan sehingga didapat pengetahuan yang lebih mendalam terkait iptek tersebut
5. Verifikatif, yaitu dapat diperiksa kebenarannya.

Teori kebenaran Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu itu sendiri tidak menonjolkan atau mementingkan salah satu pihak, ras, golongan ataupun yang lainnya. Konsep dari kebenaran Pancasila itu sendiri mengacu pada sebuah titik yang jika dilihat dari berbagai sisi adalah benar adanya dan tidak berpihak kepada pihak manapun.

Adapun pemahaman filosofis tentang kebenaran Pancasila itu didasarkan pada konteks Pancasila yang berarti kebenaran adalah...
1. Tiadanya pertentangan dengan Tuhan untuk perwujudan dari sila pertama.
2. Untuk  sila kedua adalah penuhinya hakikat manusia
3. Dari sila ketiga yaitu kebenaran adalah suatu hal yang satu dan tidak berarti berbeda-beda jika dilihat dari satu pihak ke pihak lainnya
4. dari sila ke-empat yaitu manfaatnya didapat oleh semua pihak. Kebenaran itu bermanfaat bagi semua pihak
5. Untuk perwujudan sila kelima yaitu isinya memenuhi hakikat keadilan yang ada.

Jadi diharapkan kebenaran itu sendiri tidak bertentangan dari nilai-nilai Pancasila yang tadi dijelaskan dan sejalan dengan jati diri bangsa Indonesia agar dalam berbangsa dan bernegara tidak terjadi ketimbang tindihan antara kebenaran di satu pihak maupun pihak yang lainnya.

Pancasila Biologi Terapan C -> Forum Analisis Jurnal

Indri Deslaini གིས-
Nama: Indri Deslaini
NPM:2217061114
Kelas: Biologi Terapan C

ANALIS JURNAL

Judul: Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK
Penulis: Ika Setyorini
Tahun Terbit: 2018

Jurnal ini membahas tentang urgensi(pentingnya) penegasan pancasila sebagai dasar pengembangan IPTEK.
Dimana yang kita ketahui dampak buruk dari perkembangan iptek banyak yang bertentangan dengan nilai-nilai pancasila. Maka dari itu sebuah urgensi penegasan pancasila sebagai dasar perkembangan iptek sangat diperlukan mengingat poin-poin yang disebutkan pada jurnal ini sangatlah bertentangan dengan jati diri bangsa indoneia yang tertuang pada pancasila.

Hal-hal tersebut berupa :
Timbulnya paham prulalisme yang menyebabkan perubahan dan cara pandang manusia tentang kehidupan.
Kedua, kemajuan iptek pada tataran sekarang telah menimbulkan dampak yang neatif dan ada pada titik yang membahayakan terhadap eksistensi manusia dimasa yang akan datang. Ketiga, perkembngan iptek yang didominasi oleh negara-negara barat akan mengancam nilai-nilai khas yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.

Agar hal-hal tersebut tidak berdampak panjang sehingga menggangu jati diri bangsa maka urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat disimpulkan sebagai berikut :
1.Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi(iptek) yang dikembangkan di Indoenesia
haruslah berdasar dan tidak
bertentangan dengan nilai-nilai yang
terkandung dalam Pancasila
2.Setiap iptek yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilai-
nilai Pancasila sebagai faktor internal
pengembangan iptek
3.Pancasila dijadikan sebagai rambu-rambu normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologidi Indonesia agar nantinya mampu mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa Indonesia.

Pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi diharapkan dapat menjadi dasar dan akar pada pengembangan keilmuan yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, sehingga pengembangan iptek tadi tidak keluar dari nilai-nilai yang telah dimilliki bangsa Indonesia