Kiriman dibuat oleh Firza Fauzy Akbar Teknik Sipil 22 kelas B 2215011047

Nama : Firza Fauzy Akbar
Npm : 2215011047

Analisis Soal 1

A. Berita di atas benar bahwa siapapun bisa menjadi penyebar berita bohong tanpa memandang latar belakang pendidikan atau faktor lainnya. Jadi, kita harus memperhitungkan efek negatif dari penyebaran penipuan:

- Pahami berita potensial dengan benar.
- Jangan menelan pesan yang akan datang. - Jangan percaya dengan berita yang masih simpang siur atau hanya rumor belaka.

B. Distorsi pengaruh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di media sosial berdampak sangat besar bagi kehidupan masyarakat, khususnya di bidang media sosial, misalnya. B. Penyebaran penipuan, pencemaran nama baik, cyberbullying, cyberterrorism, dll. Penyimpangan ini juga dapat mengubah perilaku masyarakat Indonesia dan ketidaksesuaian dengan nilai-nilai Pancasila, masyarakat menjadi misalnya individualisme, konsumerisme, hedonisme, dan juga perbincangan luas di media sosial sehingga menimbulkan kehebohan. Jika hal seperti itu terus menjadi trend, bangsa Indonesia akan kehilangan karakter asli masyarakatnya. Solusi agar ilmu pengetahuan dan teknologi dapat dikembangkan lebih baik lagi dapat dilakukan:

- gunakan media yang ada dengan cara terbaik.
- Meneliti inovasi yang akan datang atau tren pengembangan baru.
- untuk mengingat dan mengamalkan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan.
- Terbuka menerima perkembangan iptek, tapi tidak serta merta menelannya mentah-mentah.

C Masyarakat Indonesia harus bisa mengontrol perilaku konsumennya, pemerintah juga harus bisa membatasi semua produk teknis yang masuk ke Indonesia. Namun, sebagai mahasiswa program sarjana farmasi, tidak masalah Indonesia adalah pasar dari produk teknologi tersebut, karena memudahkan kita untuk mendapatkan produk teknologi yang mendukung praktik dan pembelajaran.
Nama : Firza Fauzy Akbar
NPM : 2215011047

Artikel 14 a :
Pentingnya Implementasi Nilai-nilai Pancasila Dalam Menghadapi IPTEK

Alasan mengapa pentingnya pengimplementasian nilai-nilai Pancasila dalam perkembangan IPTEK antara lain karena, dengan adanya kemajuan IPTEK tidak hanya memberikan dampak positif tetapi juga terdapat dampak negatifnya. Seperti hal nya pengaruh budaya Asing yang dengan mudahnya masuk ke Indonesia membuat masyarakat lupa akan nilai-nilai budayanya sendiri. Oleh karena itu nilai-nilai Pancasila harus senantiasa ditanamkan dalam diri tiap warga negara sebagai dasar pedoman untuk selalu bijak dan dapat memilah mana yang baik dan mana yang buruk dalam menggunakan dan menikmati kemajuan teknologi yang ada saat ini.

Upaya pengimplementasian nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat dapat dilakukan dengan pengenalan sekaligus pemahaman nilai-nilai Pancasila sejak dini melalui dunia pendidikan sehingga ketika dewasa sudah mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila tersebut dengan baik dan mampu membawa nilai luhur Pancasila, Melalui Penyuluhan tentang pentingnya menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, dan memberikan sanksi kepada pihak-pihak yang melakukan pelanggaran terhadap Pancasila.

Sebagai masyarakat Indonesia kita semua harus selalu mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, bijak menggunakan teknologi dan berusaha tidak terpengaruh oleh dampak negatif dari perkembangan IPTEK. Jadilah masyarakat yang cerdas yang dapat memanfaatkan teknologi untuk hal-hal baik yang dapat berguna untuk diri sendiri, orang lain, Tanamkanlah selalu nilai-nilai luhur Pancasila sebagai pelindung dari hal-hal negatif yang ada di tengah peradaban baru. Manfaatkan perkembangan IPTEK dengan optimal untuk kemajuan bangsa tanpa melupakan Pancasila sebagai pedoman hidup. Jangan sampai ilmu pengetahuan dan teknologi dibiarkan berkembangkan begitu saja tanpa berakar pada ideologi itu sama halnya menjadikan IPTEK tanpa arah dan orientasi yang jelas yang bisa saja membawa kehancuran bagi kehidupan masyarakat dan bangsa Indonesia.


Artikel 14 b:
Teori Kebenaran Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan Ilmu

Teori kebenaran Pancasila menghendaki, bahwa kebenaran ilmiah itu sekaligus memenuhi kebenaran koherensi, korespondensi, dan pragmatik. Ketiga hal tersebut secara simultan saling melengkapi dalam kerja ilmiah. Artinya tidak menonjolkan atau mementingkan salah satunya.

Pemahaman filosofis tentang kebenaran dalam konteks Pancasila dapat digeneralisasikan bahwa dalam konteks Pancasila, kebenaran adalah
1) tiadanya pertentangan dengan Tuhan
2) aktualisasi atau perwujudan dan terpenuhinya hakekat manusia
3) suatu hal yang satu, tidak dapat dibagi-bagi
4) kemanfaatan pada semua pihak
5) terpenuhinya hakekat keadilan (adil).
Untuk pengembangan ilmu di Indonesia nilai kebenaran Pancasila harus dijadikan dasarnya

Dengan berorientasi Pancasila secara ilmiah dalam upaya mencari kebenaran dan konsep bahwa Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu di Indonesia serta visi ilmu di Indonesia tersebut maka ilmu yang dikembangkan di Indonesia tidak akan ada alienasi terhadap bangsa Indonesia, tetapi sepenuhnya cocok dan sejalan dengan budaya dan jati diri bangsa Indonesia.

Kedua artikel berkaitan sangat erat. Artikel pertama membahas tentang pentingnya implementasi Pancasila dalam perkembangan IPTEK, sedangkan artikel kedua membahas tentang teori kebenaran Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu. Dapat dilihat bahwa jika kita ingin mengikuti perkembangan IPTEK, kita harus mengerti dulu teori kebenaran Pancasila agar tidak salah langkah, agar minim terkena dampak negatifnya.
Nama : Firza Fauzy Akbar
Npm : 2215011047
Prodi : Teknik Sipil

Analisis jurnal

Globalisasi berlangsung melalui dimensi ruang dan waktu. Sekarang perkembangan teknologi sangat cepat dan kita bisa dengan mudah mengakses dan mencari informasi karena perkembangan teknologi tersebut. Teknologi informasi dan komunikasi adalah salah satu faktor pendukung yang utama dalam globalisasi.

Banyak hal positif yang bisa diambil dari kemajuan IPTEK ini, namun banyak pula hal negatif yang harus kita hindari. Dengan itu nilai-nilai Pancasila harus terus diterapkan dan ditekankan pada masyarakat. Dan generasi muda sekarang harus dapat menyeleksi baik atau buruk yang didapat dari kemajuan IPTEK tersebut dan berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila.
Nama: Firza Fauzy Akbar
Npm: 2215011047
Prodi: Teknik Sipil

Dari video diatas dapat saya simpulkan bahwa IPTEK merupakan hasil karya manusia yang dipergunakan untuk membantu memudahkan keperluan kepada manusia dalam menghadapi kehidupannya. Namun IPTEK juga bukan hanya memiliki dampak positif, akan tetapi terdapat juga dampak negatif tergantung individu yang menggunakannya.

Hubungan IPTEK dengan Pancasila
Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila ini merupakan suatu hal yang penting dalam perkembangan iptek tersebut dimasa sekarang ini maupun dimasa yang akan datang.

Sila sila Pancasila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan IPTEK :
1. Ketuhanan Yang Maha Esa.
mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang menciptakan keseimbangan antara rasional dan irasional, antara akal dan kehendak.
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab.
Sila ini memberikan suatu dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan IPTEK haru memiliki sikap beradab dikarenakan IPTEK ini termasuk hasil dari budaya atau karya manusia yang memiliki adab dan moral
3. Persatuan Indonesia.
Pengembangan IPTEK seharusnya dapat mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa serta keluhuran bangsa sebagai bagian umat manusia di dunia.
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.
Pengembangan IPTEK memiliki dasar demokratis yang dimana setiap seorang ilmuan harus mempunyai kebebasan untuk ikut serta mengembangkan IPTEK dan harus menghormati serta menghargai kebebasan orang lain.
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Pengembangan IPTEK harus menjaga sebuah keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu dalam hubungannya dengan diri sendiri ataupun Tuhannya.