Posts made by M ZIDNY ILMY

NAMA: M Zidny Ilmy
NPM : 2217051162
Kelas : B
Prodi : ILMU KOMPUTER

Artikel tersebut membahas kasus penistaan agama yang dilakukan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, yang dikenal dengan nama Ahok. Kasus ini menimbulkan kontroversi dan banyak perdebatan di masyarakat Indonesia. Penulis mengkritisi cara penegakan hukum dalam kasus ini, yang dianggap tidak adil dan tidak berkeadilan. Penulis menyebut bahwa Ahok dijatuhi hukuman 2 tahun penjara karena menyebutkan ayat suci Al-Quran dalam pidatonya, sementara di sisi lain banyak kasus-kasus korupsi yang tidak mendapatkan hukuman yang sepadan. Penulis menyoroti pentingnya penegakan hukum yang berkeadilan dan transparan, di mana setiap orang diperlakukan sama di hadapan hukum. Penegakan hukum yang tidak adil dan tidak transparan dapat menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap sistem hukum dan negara.

Dalam kesimpulannya, penulis menekankan bahwa penegakan hukum yang berkeadilan dan transparan adalah hal yang sangat penting bagi keberlangsungan negara dan perlindungan hak-hak masyarakat. Kasus penistaan agama oleh Ahok harus menjadi pelajaran bagi penegak hukum dan pemerintah untuk memperbaiki sistem hukum yang ada, sehingga dapat memberikan perlindungan dan keadilan bagi seluruh warga negara Indonesia.
Nama : M Zidny Ilmy
NPM : 2217051162
Kelas : B
Prodi : Ilmu Komputer

Video tersebut membahas tentang peran hukum dalam mengatur dan menata negara dan masyarakat, dengan fokus pada konteks Indonesia. Video tersebut juga menyoroti pentingnya negara menjadi negara hukum berbasis pengetahuan dan teknologi guna memajukan dan membahagiakan rakyatnya. Video tersebut menyebutkan bahwa dalam UUD 1945, Indonesia dinyatakan sebagai negara hukum. Hal ini mengacu pada prinsip bahwa hukum menjadi landasan utama dalam menjalankan pemerintahan dan kehidupan masyarakat. Dalam konteks ini, hukum modern dianggap penting untuk mengatasi kompleksitas dunia modern dan peran sosial politik yang dicari.

Reformasi tahun 1998 disebutkan sebagai babak baru dalam sejarah hukum Indonesia. Reformasi ini mencakup aspek-aspek seperti demokratisasi dan desentralisasi. Demokratisasi mengarah pada transisi ke rezim politik yang lebih demokratis, sedangkan desentralisasi mencakup penyerahan kekuasaan dari pemerintah pusat kepada daerah otonom berdasarkan prinsip otonomi. Selain itu, divideo juga menyinggung pembangunan masyarakat madani, yang mengacu pada pembangunan masyarakat yang partisipatif, responsif, dan menjunjung tinggi supremasi hukum. Dalam konteks ini, munculnya lembaga swadaya masyarakat seperti Indonesia Corruption Watch (ICW), Police Watch, dan Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia (MAPPI) menunjukkan adanya perhatian terhadap pengawasan dan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan hukum. Secara keseluruhan, video tersebut menggarisbawahi pentingnya negara menjadi negara hukum yang berbasis pengetahuan dan teknologi dalam rangka membahagiakan rakyatnya, mengatasi masalah korupsi, dan mendorong partisipasi serta pengawasan masyarakat dalam sistem hukum.
Nama : M ZIDNY ILMY
Npm : 162
Kelas : B

Kesimpulan Video

Berdasarkan video yang berjudul “TIPS MENULIS ARTIKEL/JURNAL BAGI PEMULA” ada beberapa point penting tentang menulis artikel/jurnal bagi pemula yaitu
Artikel adalah sebuah penjelasan atau karangan yang membahas tema tertentu. Artikel adalah tulisan non fiksi sehingga artikel ini harus berdasarkan fakta yang terjadi. Artikel memiliki panjang antara 3500 hingga 7000 kata yang sudah termasuk abstrak dan daftar Pustaka.

Tujuan penulisan artikel adalah untuk menyampaikan gagasan, dan diajukan ke penerbit jurnal. Artikel bertujuan untuk didiskusikan dalam sebuah pertemuan ilmiah. Artikel bertujuan untuk laporan hasil suatu penelitian,untuk memenuhi tugas akhir mata kuliah, dan untuk mengikuti perlombaan.

Berikut adalah Langkah-langkah penulisan artikel ilmiah
1. Menentukan tema yang akan ditulis
2. Mencari permasalahan atau keunikan dari tema yang dipilih.
3. Menuliskan tujuan penulisan artikel tersebut.
4. Merumuskan beberapa ide pokok artikel dalam bentuk rumusan masalah.
5. Mencari referensi dari jurnal-jurnal mutakhir(maksimal 5 tahun terakhir).
6. Pengembangan tema dikuatkan dengan referensi dan data lapangan yang akurat.
7. Melakukan analisis terhadap data lapangan dan referensi yang ditulis.
8. Membuat kesimpulan dari artikel yang kita tulis.

Dalam sistematika penulisan artikel ilmiah harus memiliki :
1. identitas dan penulis.
• Judul (5 hingga 12 kata),buat judul yang menarik dan atraktif.
• Nama penulis tanpa gelar akademis.
• Afiliasi atau Lembaga penulis.
• Alamat surat elektronik atau email.

2. Abstrak dan kata kunci.
• Menggunakan bahasa yang singkat,padat dan to the point.
• Standar Panjang abstrak antara 100 hingga 250 kata.
• Jarak baris 1 spasi.
• Kata kunci terdiri dari 3 sampai dengan 5 kata atau frasa.

3. Pendahuluan
• Mencakup latar belakang secara khusus sesuai tema yang diangkat.
• Kajian literatur terdahulu yang memiliki keterkaitan(relevansi) dengan tema yang disajikan dalam bentuk deskripsi untuk menunjukkan kebaruan tulisan yang disajikan.
• Harus dituliskan permasalahan yang akan diangkat serta hipotesis dari tulisan tersebut.
• Penulisan pendahuluan sebaiknya tidak terlalu panjang tapi dapat dipahami oleh pembaca dari tulisan yang disajikan.
• Alur berfikir dalam pendahuluan harus bergerak dari umum ke khusus atau lebih spesifik.
• Di akhir pendahuluan mencantumkan tujuan penulisan artikel dengan Bahasa yang jelas, dan menggunakan kata kerja serta mampu menjelaskan apa yang akan dihasilkan dari artikel tersebut.

4. Metodologi.
• Menjadi panduan dalam mencapai tujuan penelitian.
• Memaparkan cara yang dilakukan dalam mengumpulkan data,melakukan Teknik sampling, serta penentuan instrument untuk pengumpulan data.
• Berfungsi untuk menguji keabsahan sumber data baik validitas maupun reliabilitasnya.

5. Kajian teori
• Berfungsi untuk membantu peneliti dalam menganalisis data untuk membuat ringkasan singkat atau synopsis,sehingga dapat memberikan saran kepada peneliti yang selanjutnya untuk mencoba hal baru.

6. Hasil dan pembahasan
• Sistematika penulisan disesuaikan dengan tujuan penulisan yang telah disajikan.
• Pembahasan biasanya dilengkapi dengan table atau gambar.
• Setiap data yang dipaparkan,dianalisis oleh bab ini.

7. Penutupan (kesimpulan dan saran).
• Bagian penutupan terdiri kesimpulan dan saran.
• Kesimpulan tidak boleh mengulang redaksi pada bagian hasil dan pembahasan.

8. Daftar Pustaka
• Semua artikel harus melampirkan daftar rujukan di daftar pustaka.
• Seluruh daftar Pustaka yang dicantumkan,hendaknya berasal dari sumber primer yaitu,jurnal ilmiah minimum 80% dari keseluruhan daftar Pustaka. Jurnal dan buku terbitan 10 tahun terakhir , dan setiap artikel minimal berisi 10 daftar Pustaka acuan.
Nama : M ZIDNY ILMY
NPM : 2217051162
Kelas : B
Prodi : Ilmu Komputer

Dari video tersebut saya mendapat informasi bahwa lembaga legislatif, eksekutif, dan yudikatif dihadapkan dengan tatanan yang sama. Di masa lalu sentralisme yang otoriter telah menenggelamkan ke-Bhinneka-an. Pluralisme diperlukan sebagai tatanan. Peranan hukum sebagai peraturan sangat diperlukan sebagai pertahanan dan juga tidak dapat diabaikan agar bisa menyejahterakan bangsa, mengurangi kemiskinan, mengurangi pengangguran, dan sebagainya. Hukum harus diandalkan untuk menjaga dan mengamalkan investasi perekonomian.