Nama : Riski Sah Reza
NPM : 2211031174
Kelas : Akt D
A. Menurut saya, proses Pendidikan ditengah pandemi belum cukup efektif untuk diterapkan di Indonesia, karena kita dituntut untuk dapat menguasai materi sedangkan metode pembelajarannya terbatas dari rumah. Namun, proses pembelajaran ini memiliki dua sisi yang berbeda, yaitu :
Kelebihan (sisi posistif)
• Waktu belajar yang fleksibel dan dapat dilakukan dimana saja.
• Proses pembelajaran tidak hanya bergantung pada dosen karena kita dapat mengakses materi melalui internet.
• Dapat berkomunikasi secara langsung tanpa harus bertemu, sehingga dapat mengurangi resiko penularan wabah covid-19.
• Munculnya inovasi baru dalam metode pembelajaran dan pengembangan teknologi untuk menunjang proses belajar.
Kekurangan (sisi negative)
• Keterbatasan dalam mengakses internet sehingga proses pembelajaran menjadi kurang efektif.
• Kurangnya interaksi antara dosen dengan mahasiswa dan terbatas pada online grub, zoom, atau media e-learning lainnya.
• Kurangnya pengawasan dari dosen yang secara langsung dapat menimbulkan kurangnya pemahaman materi bagi para mahasiswa.
B. Hal yang dapat dilakukan untuk mengefektifkan dan memaksimalkan proses Pendidikan ditengah pandemic covid-19 yaitu dengan tetap menjadikan Pancasila sebagai ideologi dalam Pendidikan. Kita harus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam proses pembelajaran kita, seperti;
• Berdoa sebelum proses pembelajaran dimulai.
• Bersikap jujur ketika mengerjakan soal latihan atau ujian.
• Menjaga komunikasi dengan Pengajar dan teman sebaya.
• Melakukan diskusi via grub jika ada materi yang belum dipahami.
• Pemerataan bantuan untuk menunjang proses pembelajaran secara online, seperti bantuan kuota gratis dari pemerintah.
C. Kegiatan PKKMB tingkat Fakultas yaitu bersih-bersih lingkungan FEB Unila, hal ini mencerminkan sikap tanggung jawab dimana tiap-tiap kelompok diberikan tugas untuk membersihkan lingkungan sekitar FEB Unila yang sudah dibagi tiap kelompok. Sikap gotong royong juga dapat dilihat saat pembagian tugas, seperti ada yang memungut daun, mencabuti rumput, dan membuang sampah. Hal tersebut merupakan salah satu contoh dalam pengembangan karakter Pancasila yang bertujuan agar para mahasiswa mempunyai sikap yang cinta dan peduli terhadap lingkungan.
D. Pancasila dijadikan sebagai pandangan dan pedoman bagi seluruh masyarakat Indonesia dalam berpikir, bersikap dan bertingkah laku sehari-hari. Pancasila dijadikan sebagai pandangan hidup untuk menjadi acuan berpikir dan menjadi landasan moral kepedulian manusia sepanjang masa.