NAMA: ATHA IBNI HABIBIE
NPM: 2215012082
KELAS: B
Demokrasi di Indonesia seringkali tidak stabil dan tidak berjalan dengan lancar karena unsur-unsur pentingnya, seperti pemilihan umum, partai politik, masyarakat sipil, dan media tidak berfungsi secara efektif dan maksimal. Pemilihan umum penting dalam mengawasi pemerintahan dan meningkatkan fungsi pemerintahan sebagai pilar demokrasi. Selain itu, pemilihan umum memerlukan kejujuran, keadilan, transparansi, dan akuntabilitas. Indonesia telah berhasil menyelenggarakan pemilihan umum yang aman dan damai, meskipun pemilihan umum pada tahun 2019 menghadapi banyak kendala dan tantangan yang berat.
Kendala dalam memperdalam demokrasi semakin besar ketika kondisi sosial, ekonomi, politik, dan hukum tidak memadai. Hal ini tidak hanya memengaruhi kualitas pemilihan umum dan demokrasi, tetapi juga stabilitas negara. Sebagian masyarakat masih meragukan imparsialitas birokrasi, penyelenggara pemilihan umum, dan aparat penegak hukum. Padahal, membangun kepercayaan adalah suatu keharusan untuk memperdalam demokrasi dan memastikan demokratisasi yang lebih baik. Sebagai negara demokrasi terbesar keempat di dunia, Indonesia tampaknya belum memperkuat dirinya sebagai negara yang menerapkan demokrasi substantif.
NPM: 2215012082
KELAS: B
Demokrasi di Indonesia seringkali tidak stabil dan tidak berjalan dengan lancar karena unsur-unsur pentingnya, seperti pemilihan umum, partai politik, masyarakat sipil, dan media tidak berfungsi secara efektif dan maksimal. Pemilihan umum penting dalam mengawasi pemerintahan dan meningkatkan fungsi pemerintahan sebagai pilar demokrasi. Selain itu, pemilihan umum memerlukan kejujuran, keadilan, transparansi, dan akuntabilitas. Indonesia telah berhasil menyelenggarakan pemilihan umum yang aman dan damai, meskipun pemilihan umum pada tahun 2019 menghadapi banyak kendala dan tantangan yang berat.
Kendala dalam memperdalam demokrasi semakin besar ketika kondisi sosial, ekonomi, politik, dan hukum tidak memadai. Hal ini tidak hanya memengaruhi kualitas pemilihan umum dan demokrasi, tetapi juga stabilitas negara. Sebagian masyarakat masih meragukan imparsialitas birokrasi, penyelenggara pemilihan umum, dan aparat penegak hukum. Padahal, membangun kepercayaan adalah suatu keharusan untuk memperdalam demokrasi dan memastikan demokratisasi yang lebih baik. Sebagai negara demokrasi terbesar keempat di dunia, Indonesia tampaknya belum memperkuat dirinya sebagai negara yang menerapkan demokrasi substantif.