གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ PUTRI ANJANI

NAMA : PUTRI ANJANI
NPM : 2215012046
KELAS : B

Keberadaan Demokrasi Sebagai
Wujud Nilai-Nilai Sila Keempat
Pancasila dalam Pemilihan Umum sangat penting bagi bangsa
Indonesia sebagai Negara hukum.
Pemilihan umum daerah daaai
Indonesia belum mencerminkan nilai-nilai yang terkadung dalam Pancasila sila keempat yaitu kerakyatan yang dimpimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan atau perwakilan. Pancasila merupakan aspek terpenting dalam membangun bangsa dan Negara yang difungsikan pada praktik kehidupan manusia khusunya bagi bangsa Indonesia, Pancasila tidak bisa intervensi dari sudut pandang ideologi manapun, sehingga Pancasila mempunyai sifat imunitas yaitu kekebalan terhadap pengaruh ideologi lain.

Negara Indonesia telah menempuh proses dari perkembangan demokrasi, dari berbagai dinamika perubahan itu apakah dapat menciptakan keserasian terhadap pemilihan umum dan apakah demokrasi di Indonesia sesuai
dengan Pancasila pada sila keempat ataukah sistem pemilihan umum hanya dipergunakan sebagai semiotik atau sekaligus sebagai tolak ukur dari demokrasi itu. Pemilihan umum ini merupakan iembatan untuk mewujudkan Indonesia yang berdikari, karena pemimpin yang diseleksi dengan begitu ketat untuj mewujudkan pemimpin yg berkopenten.
NAMA : PUTRI ANJANI
NPM : 2215012046
KELAS : B

Demokrasi Masa Revolusi Kemerdekaan
Demokrasi pada masa pemerintahan revolusikemerdekaan sangat terbatas.Salah satu pers yang mendukung revolusi kemerdekaan ialah majalah tempo.

Demokrasi Parlementer (1945 - 1959)
Pada masa ini adalah masa kejayaan demokrasi di Indonesia, karena hampir semua elemen demokrasi dapat ditemukan dalam perwujudan kehidupan politik di Indonesia.Demokrasi parlementer ini dimulai ketika Indonesia resmi menjadi negara yang merdeka hingga berakhir di tahun 1959. Karena dominannya politik aliran, sehingga membawa konsekuensi terhadap pengelolaan konflik, persamaan kepentingan antara presiden Soekarno dengan Kalangan Angkatan Darat, yang sama-sama tidak senang dengan proses politik yang berjalan.

Demokrasi Terpimpin (1959 - 1965)
Demokrasi terpimpin adalah sistem pemerintahan, di mana segala kebijakan atau keputusan yang diambil dan dijalankan berpusat kepada satu orang, yaitu pemimpin pemerintahan. Politik pada masa ini diwarnai oleh tolak ukur yang sangat kuat antara ketiga kekuatan politik yang utama pada waktu itu ABRI,Soekarno,dan PKI

Demokrasi Pancasila era Orde Baru (1965 - 1998)
3 Tahun Awal kekuasaan seolah-olah akan didistribusikan kepada kekuatan masyarakatan. Setelah tiga tahun.. dominannya peranan ABRI, birokratisasi dan sentralisasi pengambilan keputusan politik, pembatasan peran dan fungsi partai politik, campur tangan pemerintah dalam persoalan partai politik dan publik, masa mengambang, monolitisasi ideologi negara, dan inkorporasi lembaga nonpemerintah.

Demokrasi Reformasi (1998 - sekarang)
Demokrasi yang diterapkan Negara kita pada era reformasi ini adalah demokrasi Pancasila, tentu saja dengan. karakteristik yang berbeda dengan orde baru dan sedikit mirip dengan demokrasi perlementer tahun 1950-1959.
Pertama, Pemilu yang dilaksanakan (1999-2004) jauh lebih demokratis dari yang sebelumnya.Kedua, rotasikekuasaan dilaksanakan dari mulai pemerintahan pusat sampai pada tingkat desa.Ketiga, pola rekruitmen politik untuk pengisian jabatan politik dilakukan. secara terbuka.
Keempat, sebagian besar hak dasar bisa ter jamin seperti adanya kebebasan menyatakan.