NAMA : Wahyu Cahya Saputra
NPM : 2215012074
KELAS : B
PRODI : S1 ARSITEKTUR
Wawasan Nusantara
Wawasan nusantara sebagai cara pandang bangsa Indonesia terhadap rakyat, bangsa, dan wilayah NKRI yang meliputi berbagai aspek politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan. Wawasan nusantara diharapkan dapat membangkitkan jiwa nasionalisme di antara warga negara Indonesia.
Persepsi, perbedaan pendapat, dan fraksi-fraksi antar kelompok dianggap hal yang wajar dan diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang dinamis dan kreatif. Namun, tindakan anarkis dan perpecahan bangsa harus dihindari agar tercipta persepsi yang sama bagi seluruh warga negara Indonesia.
Wawasan nusantara memiliki manfaat sebagai pedoman dalam menentukan kebijakan, tindakan, dan perbuatan bagi penyelenggara negara serta seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Wawasan nusantara bertujuan untuk mewujudkan nasionalisme yang tinggi dengan mengutamakan kepentingan nasional daripada kepentingan individu, kelompok, suku, bangsa, atau daerah.
Latar belakang historis wawasan nusantara terkait dengan perjuangan Indonesia dalam mendapatkan pengakuan internasional terhadap wilayah laut yang dimiliki. Melalui konvensi hukum laut 1982, Indonesia berhasil mendapatkan pengakuan sebagai negara kepulauan dengan wilayah laut yang luas.
Latar belakang sosiologis wawasan nusantara menekankan pentingnya memandang wilayah sebagai satu kesatuan politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan. Bangsa Indonesia ingin menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Latar belakang politis wawasan nusantara berkaitan dengan cita-cita nasional dan tujuan nasional Indonesia yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945. Cita-cita tersebut adalah mewujudkan negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur serta melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.
Dalam kehidupan bernegara, wawasan nusantara meliputi politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan yang merupakan satu kesatuan. Luasnya wilayah Indonesia memberikan tantangan dalam pengelolaan dan menghadapi potensi ancaman, namun juga memberikan potensi keunggulan dan manfaat.