Posts made by Shinthia Wulandari

Nama : Shinthia Wulandari
NPM : 2215012028
Kelas : B
Prodi : S1 Arsitektur

Pada masa orde baru, komunitas tionghoa di Indonesia menghadapi diskriminasi dan melakukan perjuangan untuk mendapatkan hak-hak politik untuk dipilih dan memilih yang dilindungi oleh Undang-Undang, akhir dari perjuangan ini terbukti dengan keluarnya UU No. 12 Tahun 2006 Tentang Kewarganegaraan. Perlindungan hukum diberikan untuk menyelesaikan pelanggaran yang terjadi dengan bertumpu dan bersumber pada pengakuan dan
perlindungan terhadap hak-hak manusia yang diarahkan kepada pembatasan masyarakat dan pemerintah. Penegakan hukum berfungsi membantu pemerintah dalam menjalankan pekerjaannya untuk melindungi negara dari berbagai ancaman, sedangkan perlindungan negara dapat membantu memastikan ketaatan masyarakat terhadap hukum dan keadilan dalam menegakkan hukum. Oleh karena itu, penegakan hukum dan perlindungan negara harus dilakukan dengan baik demi mewujudkan negara dan masyarakat yang sejahtera, damai, dsb.

Masalah utama penegakan hukum di
negara-negara berkembang termasuk
Indonesia bukanlah pada sistem hukum melainkan pada kualitas manusia yang menjalankan hukum (penegak hukum). Banyak faktor yang mempengaruhi lemahnya mentalitas aparat penegak hukum diantaranya lemahnya pemahaman agama, ekonomi, proses rekruitmen yang tidak
transparan dan lain sebagainya. Nyatanya persamaan dimata hukum tidak berjalan secara efektif. Oleh karena itu negara menjamin hak-hak setiap warga negara, sesuai dengan status dan fungsi dari negara itu sendiri yang diatur dalam Konstitusi Negara Republik Indonesia.
Nama : Shinthia Wulandari
NPM : 2215012028
Kelas : B
Prodi : S1 Arsitektur

Artikel tersebut membahas kasus konflik komunal yang terjadi di perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste yang terjadi pada Oktober 2013. Dilihat dari artikel penyebab terjadinya konflik ini karena adanya permasalahan terkait delimitasi perbatasan antara kedua negara yang mencakup segmen atas persengketaan, dan adanya perbedaan interpretasi terkait zona netral di perbatasan, serta faktor sosial budaya yang mempengaruhi konflik tersebut.

Menurut saya hal ini harus segera diselesaikan karena kesadaran akan pentingnya penyelesaian delimitasi perbatasan antara kedua negara perlu diberi pemahaman yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia dan Timor Leste agar terhindar dari konflik seperti ini. Selain itu untuk penyelesaian konflik ini Indonesia juga harus paham konsepsi wawasan nusantara agar wilayah dan bangsa Indonesia dapat mengahadapi berbagai masalah, untuk itu juga pentingnya paham akan wilayah maritim di Indonesia. Serta pahamnya konsepsi wawasan nusantara akan membantu dan dan mencegah terjadinya konflik seperti perbatasan Indonesia-Timor Leste. Langkah-langkah proaktif dapat mencegah dan menyelesaikan konflik, dan memperkuat hubungan baik dengan negara tetangga, serta terwujudnya keberlanjutan wilayah dan kedaulatan.
Nama : Shinthia Wulandari
NPM : 2215012028
Kelas : B
Prodi : S1 Arsitektur

Geopolitik Indonesia adalah kajian tentang hubungan geografis dan politik di Indonesia baik dalam konteks hubungan internasional dan pengaruhnya terhadap kebijakan luar negeri atau suatu negara. Dalam konsepnya geopolitik berpendapat bahwa lokasi, topografi, SDA, dan faktor geografis lainnya adalah faktor penting dalam membentuk kekuatan politik ada suatu negara.

Terdapat beberapa macam teori geopolitik yaitu r
teori heartland, teori rimland, pemisahan geopolitik, dan akses teori laut. Pada dasarnya posisi geografis dapat mempengaruhi kekuatan suatu negara dimana akses SDA menjadi pengaruh kendali yang besar atas strategi wilayah untuk jalur perdagangan yang dapat memberikan keuntungan politik dan ekonomi.