གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Chika Islamy Hermayanti

Nama : Chika Islamy Hermayanti
NPM : 2215012018
Kelas : B

Supremasi Hukum

Demokrasi dan demokratisasi dengan momentum yang mencapai puncaknya dengan reformasi menawarkan PR tersendiri. Demokrasi tidak dapat dipenuhi oleh kekuasaan yang otoriter dan terpusat, tuntutan kontrol publik terhadap lembaga negara semakin kuat, terjadi di legislatif, eksekutif dan yudikatif, semua menghadapi tantangan yang sama. Upaya peningkatan kesejahteraan rakyat, pengentasan kemiskinan, dan lain-lain, sangat erat kaitannya dengan pergerakan roda ekonomi negara. Hukum harus dilihat sebagai tulang punggung perekonomian dan bukan sebagai penghambat.
Chika Islamy Hermayanti
2215012018
Kelas B

Pancasila adalah dasar negara, yaitu konsep konsensus yang dirancang untuk menjawab tantangan dan masalah bangsa dan negara. Ideologi adalah kumpulan nilai dan norma yang hidup dalam kesadaran masyarakat, yang tujuan utamanya adalah menciptakan bonum publicum. 

Pancasila sila keempat adalah perwujudan demokrasi di Indonesia, demokrasi yang diinginkan adalah partisipasi rakyat dalam memutar roda pemerintahan. Pengamanan demokrasi juga melindungi sesuatu yang berstatus minoritas, minoritas dalam hal ini adalah pelopor daerah yang berjuang di bawah amanat nilai-nilai demokrasi pada Pancasila sila keempat. 

Menurut terminologi, pemilu adalah “proses pemilihan individu untuk posisi politik tertentu. Pemilu adalah salah satu upaya untuk mempengaruhi orang secara persuasif (tidak memaksa) melalui retorika, hubungan masyarakat, komunikasi massa, lobi dan kegiatan lainnya. 

Pemilihan kepala daerah secara langsung tidak mencerminkan hakikat sila keempat pancasila. Ketika tahun politik dimulai, berbagai kejahatan seolah menjatuhkan pihak lawan baik secara fisik maupun mental, serta memicu disintegrasi bangsa. Di sisi lain, pengaturan pemilihan gubernur provinsi yang ada dalam undang-undang tersebut tidak jelas dan menimbulkan beberapa interpretasi. Oleh karena itu, perlu adanya kepastian pelaksanaan peraturan pemilu yang bersifat universal, yang akan menimbulkan kekacauan dan keruntuhan bangsa.
Chika Islamy Hermayanti
2215012018
Kelas B

Perkembangan demokrasi di Indonesia:
1. Perkembangan demokrasi masa resolusi kemerdekaan
-> Demokrasi pada pemerintahan revolusi kemerdekaan sangat terbatas. Pers yang mendukung revolusi kemerdekaan seperti majalah Tempo : Edisi Khusus Kemerdekaan - Ernest Douwes Dekker, dan Para Jago dan Kaum Revolusioner Jakarta - Robert Cribb

2. Perkembangan pada masa parlamenter
-> Pada masa ini adalah masa kejayaan demokrasi di Indonesia, karena hampir semua elemen demokrasi dapat ditemukan dalam perwujudan kehidupan politik di Indonesia. Namun demoktasi parlamenter gagal karena
a) dominan politik aliran, seperti partai Islam, partai Nasionalis
b) basis sosial ekonomi yang masih sangat lemah
c) Presiden Soekarno dan kalangan Angkatan Darat tidak senang dengan proses politik yang berjalan

3. Perkembangan demokrasi terpimpin (1959-1965)
-> Politik pada masa ini diwarnai oleh tolak ukur yang kuat antara ketiga kekuatan politik utama pada saat itu

4. Perkembangan demokrasi dalam pemerintahan orde baru
-> Demokraai Pancasila (Orba) pada 3 tahun awal, kekuasaan seolah-olah akan didistribusikan kepada kekuatan masyarakat. Setelah 3 tahun, dominannya ABRI, pembatasan peran dan fungsi partai politik, dsb

5. Perkembangan demokrasi pada masa reformasi (1998 - sekarang)
-> Demokrasi pada era reformasi adalah demokrasi pancasila, yang berkarakteristik beda dengan orde baru dan sedikit mirip dengan demokrasi parlamenter 1950-1959
Nama : Chika Islamy Hermayanti
NPM : 2215012018
Kelas : B

Definisi dari demokrasi adalah sarana utama keterlibatan di semua lapisan masyarakat, dari lembaga politik hingga masyarakat. Penyelenggaraan pemilihan presiden pada hakekatnya juga merupakan kelanjutan dari perwujudan prinsip-prinsip demokrasi, yang meliputi penjaminan prinsip kebebasan dan persamaan individu, khususnya hak-hak politik.

Demokrasi Indonesia cenderung fluktuatif dan tidak berjalan teratur karena pilar-pilar utamanya (pemilu, partai politik, masyarakat sipil, media) tidak berjalan efektif dan tidak digunakan secara optimal. Tantangan pendalaman demokrasi bahkan lebih besar, bahkan jika kerangka sosial, ekonomi, politik dan hukum tidak memadai. Kondisi ini tidak hanya mempengaruhi kualitas pemilu dan demokrasi, tetapi juga stabilitas nasional.
Nama : Chika Islamy Hermayanti
NPM : 2215012018
Kelas : B

Salah satu alasan mengapa demokrasi dipilih banyak negara adalah karena bisa mempertahankan keamanan dan kemakmuran jangka panjang. dan sangat efektif untuk mewujudkan kesetaraan, mengurangi konflik dan meningkatkan partisipasi publik.

Contoh nya adalah:
- warga negara lebih sehat dan bahagia
- dengan negara non demokrasi, lebih kaya
serta tingkat perkembangan manusia lebih tinggi
• dalam penegakan HAM, dalam negara pemilih demokrasi menjunjung tinggi HAM
• masyarakat nya memiliki harapan hidup tinggi
• angka korupsi rendah
• lebih banyak menikmati jaminan HAM

Sejak akhir tahun 1980-an negara penganut demokrasi meningkat pesat namun demokrasi tidak sempurna, seringkali para kritikus mempertanyakan soal hak untuk warga atas apa yang bukan persoalan. Politikus yang menolak di kritik dan menampik kebebasan berpendapat, membuat demokrasi dilanda krisis.