གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Azra Amalia

Nama : Azra Dwi Amalia
NPM : 2255012009
Kelas : A
Prodi : S1 ARSITEKTUR

Konflik komunal di perbatasan Indonesia-Timor Leste telah terjadi sejak lama dan dapat dilihat dari berbagai sumber. Konflik tersebut melibatkan masyarakat di wilayah perbatasan, yang pada umumnya memiliki latar belakang etnis yang berbeda-beda. Konflik ini seringkali berkaitan dengan masalah penggunaan sumber daya alam dan hak atas tanah.
Kelemahan sistem hukum dan keamanan: Kekuatan penegak hukum dan keamanan di wilayah perbatasan yang terbatas menyebabkan sulitnya penanganan tindakan kriminal seperti perampasan lahan, pencurian ternak, dan lain sebagainya.
Tidak adanya mekanisme pengawasan dan regulasi yang jelas: Tidak adanya mekanisme pengawasan dan regulasi yang jelas menyebabkan terjadinya konflik yang berkepanjangan terkait dengan sumber daya alam seperti perikanan, pertanian, dan kehutanan.
Kurangnya akses pendidikan dan informasi: Kurangnya akses pendidikan dan informasi menyebabkan masyarakat di wilayah perbatasan tidak memahami hak-hak mereka dan seringkali mudah dimanipulasi oleh pihak-pihak tertentu.
Analisis soal
1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?
= Tanggapan saya terkait isi artikel ini adalah kurangnya komunikasi antar negara dan ada pun sifat egois yang dimiliki namun sisi positif yang bisa saya dapatkan adalah dapat mengetahui upaya yang dilakukan dalam setiap konflik

2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?
= Menurut saya, Konsepsi wawasan nusantara adalah komponen yang penting dalam negara yang berkepulauan. Jika Indonesia tidak memeiliki konsespsi wawasan nusantara adanya kesulitan yang terjadi antar daerah sampai dengan negara- negara tetangga.


3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikell diatas?
= Beberapa hal yang dapat dijelaskan sebagai kontribusi wawasan nusantara dalam mencegah konflik adalah sebagai berikut:
1. Membangun kesatuan dan persatuan nasional
2. Menjaga integritas wilayah Indonesia
NAMA : AZRA DWI AMALIA
NPM : 2255012009
KELAS : A
PRODI : S1 ARSITEKTUR

Geopolitik Indonesia adalah studi tentang posisi geografis, politik, dan ekonomi Indonesia dalam hubungannya dengan negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara dan dunia. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dan memiliki wilayah yang strategis di Asia Tenggara, Indonesia memiliki peran penting dalam hubungan internasional di kawasan tersebut. Sejak kemerdekaannya pada tahun 1945, Indonesia telah aktif dalam berbagai organisasi regional dan internasional, termasuk ASEAN, APEC, G-20, dan PBB. Melalui partisipasinya dalam organisasi-organisasi ini, Indonesia telah memainkan peran penting dalam mengembangkan hubungan bilateral dan multilateral dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara dan di seluruh dunia. Di sisi lain, geopolitik Indonesia juga terkait dengan masalah internal seperti pluralisme dan keamanan dalam negeri. Sebagai negara dengan beragam etnis dan agama, Indonesia perlu memastikan keberlangsungan keberagaman ini agar tidak menimbulkan konflik internal.
Berikut beberapa macam teori geopolitik yang paling terkenal:
1. Teori Heartlan : Teori ini mengemukakan bahwa negara yang menguasai Heartland, yaitu wilayah yang terletak di tengah Eurasia, akan mempunyai kekuatan untuk menguasai dunia. Menurut Mackinder, negara yang menguasai Heartland dapat mempengaruhi kawasan-kawasan di sekitarnya dan mengendalikan seluruh kawasan Eurasia.
2. Teori Rimland: Teori ini menyatakan bahwa kekuatan dunia terletak di Rimland, yaitu daerah yang terletak di sekitar Heartland, seperti Eropa Barat, Asia Timur, dan Asia Tenggara. Menurut Spykman, kekuatan militer, ekonomi, dan budaya di Rimland akan sangat berpengaruh terhadap pengaruh geopolitik di seluruh dunia.
3. Teori Domino: Teori ini berfokus pada strategi geopolitik selama Perang Dingin. Teori ini menyatakan bahwa jika satu negara jatuh ke tangan komunis, maka negara-negara di sekitarnya akan mengalami efek domino dan juga akan jatuh ke tangan komunis.
4. Teori Deep State: Teori ini mengemukakan bahwa kekuasaan sebenarnya di suatu negara tidak berada pada pemerintah resmi yang terpilih secara demokratis, melainkan pada kelompok-kelompok kepentingan yang berada di balik layar.
5. Teori Eurasia: Teori ini mengemukakan bahwa dunia modern dibagi menjadi dua bagian: Eropa dan Asia, dan bahwa kedua wilayah ini saling terkait dan mempengaruhi satu sama lain. Teori ini menekankan bahwa kawasan Eurasia merupakan kawasan yang sangat penting dalam geopolitik global, karena merupakan pusat kekuatan ekonomi dan politik dunia saat ini.
Konsep Geopolitik Indonesia
Teori Geopolitik bangsa Indonesia menyatakan bahwa Pancasila sebagai ideologi nasional dipergunakan sebagai pertimbangan dasar dalam menentukan politik nasional ketika dihadapkan kepada kondisi dan kedudukan wilayah geografis Indonesia.
Sebagai Negara kesatuan Republik Indonesia, Kesatuan wilayah Indonesia mencakup:
1. Kesatuan Politik
2. Kesatuan Hukum
3. Kesatuan Sosial-Budaya
4. Kesatuan Pertahanan dan Keamanan