Posts made by Naura Athira Qurratu'ain

Nama : Naura Athira Qurratu'ain
NPM : 2215012072
Kelas : B

Perkembangan Demokrasi di Indonesia

1. Masa revolusi : demokrasi sangat terbatas dan pada pelaksanaannya didukung oleh majalah-majalah seperti majalah tempo

2. Parlementer (1945-1959) : Masa ini adalah masa kejayaan demokrasi, dibuktikan dengan demokrasi yang terintegrasi pada hampir semua aspek. Namun demokrasi ini gagal karena :
- Dominannya politik aliran
- Sistem ekonomi yang masih lemah
- Persamaan kepentingan Presiden Soekarno dan ABRI yang sama-sama tidak senang akan politik yang sedang berjalan

3. Terpimpin (1959-1965) : Diwarnai oleh 3 tolak ukur antara 3 kekuatan politik, yakni Presiden Soekarno, ABRI, dan PKI.

4. Orde Baru (1965-1998) : Awalnya kekuatan seolah-olah akan didistribusikan kepada rakyat, namun pada akhirnya dominannya peranan ABRI, birokratisasi dan sentralisasi pengambilan keputusan politik, pembatasan peran dan fungsi partai politik, campur tangan pemerintah dalam persoalan partai politik dan publik, masa mengambang, monolitisasi ideologi negara, dan inkorporasi lembaga nonpemerintah.

5. Revolusi (1998 - sekarang) : menggunakan demokrasi Pancasila sehingga ia berbeda dengan sistem pada orde baru, dan memiliki kemiripan terhadap sistem yang ada pada masa parlementer
Nama : Naura Athira Qurratu'ain
NPM : 2215012072
Kelas : B

Demokrasi dapat dimaknai
dengan "pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat,
dan untuk rakyat". Namun tidak mudah untuk mewujudkan hal tersebut karena demokrasi memerlukan proses dan tahapan penting yang panjang. Di Indonesia, demokrasi yang berlangsung dipengaruhi
beberapa faktor,misalnya budaya politik,
perilaku aktor, dan kekuatan-kekuatan politik.

Sebagai pilar utama demokrasi, pemilu merupakan sarana dan momentum terbaik bagi rakyat, khususnya, untuk menyalurkan aspirasi politiknya
secara damai

Pemilu serentak 2019 adalah pemilu kelima
pasca Orde Baru dan merupakan pemilu serentak pertama yang melangsungkan pileg dan pilpres dalam waktu bersamaan. Berbeda dengan
pemilu-pemilu sebelumnya, pemilu 2019
menjadi test case penguatan sistem presidensial, pelembagaan parpol dan koalisi parpol yang
terukur dan terformat.

Pemilu bukan hanya penanda suksesi kepemimpinan, tapi juga merupakan koreksi evaluasi terhadap pemerintah dan proses deepening democracy untuk meningkatkan kualitas demokrasi yang sehat dan bermartabat
Nama : Naura Athira Qurratu'ain
NPM : 2215012072
Kelas : B

Dari video di atas, dapat disimpulkan bahwa demokrasi adalah sistem yang berisik, namun tidak apa asal keberisikan tersebut masih sesuai dengan konteks yang ada. Demokrasi juga memiliki beberapa keunggulan seperti lebih bisa mempertahankan keamanan dan kemakmuran, efektif mewujudkan kesetaraan, mengurangi konflik, dan meningkatkan partisipasi publik. Hal-hal tersebut pada akhirnya membuat sistem demokrasi lebih dipilih dan penerapannya melonjak pesat pada tahun 1980 sekaligus menurunkan rezim autokrasi