NAMA : FIANA
KELAS : AKT D
NPM : 2211031166
Artikel 14a
a) Perkembangan iptek di Indonesia.
Iptek adalah suatu sumber yang mana seseorang mengelola dan menggunakannya dalam kehidupan baik dari penemuan baru tentang suatu ilmu atau teknologi dan juga perkembangan dari ilmu dan teknologi itu sendiri (Sung, 2017). Iptek dikembangkan dengan tujuan untuk memudahkan kehidupan manusia diberbagai bidang kehidupan. Perkembangan Iptek di Indonesia dapat dilihat dari adanya teknologi yang berkembang seperti adanya satelit yaitu satelit palapa yang menjadikan Indonesia dapat mengakses banyak informasi melalu perangkat elektronik.
b) Dampak positif dan negatif perkembangan Iptek.
Dampak positif:
1) Menunjang kegiatan produksi
2) Memudahkan berkomunikasi dengan orang lain
3) Memudahkan proses pembelajaran
Dampak Negatif:
1) Carding atau pembobolan kartu kredit melalui internet
2) Membuat ketergantungan dan rasa malas
3) Mengandung unsur kekerasan bahkan pornografi.
c) Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa
Adapun kedudukan pancasila sebagai pandangan hidup bangsa adalah sebagai berikut:
1) Pancasila sebagai sumber solusi penyelesaian masalah
2) Pancasila sebagai pembangun karakter
3) Pemersatu bangsa pancasila memiliki kedudukan sebagai alat pemersatu bangsa.
HASIL DAN PEMBAHASAN :
a) Alasan Pentingnya Implementasi nilai-nilai Pancasila dalam Perkembangan Iptek.
Dengan kemajuan iptek selain dampak positif juga terdapat dampak negatif, pengaruh budaya luar yang dengan mudah masuk ke Indonesia karna kemajuan teknologi juga dapat membuat masyarakat lupa dengan budaya nya sendiri. Oleh karna itu, nilai nilai pancasila harus ditanamkan dalam tiap diri warga negara agar mereka tetap memiliki pribadi yang baik dan sesuai dengan kepribadian bangsanya.
b) substansi nilai nilai pancasila dalam perkembangan iptek.
Pancasila sebagai dasar perkembangan iptek bertujuan untuk menjamin kesejahteraan masyarakat serta pelindung bangsa dari pengaruh pengaruh buruk. Iptek sebagai hasil budaya masyrakat harus berlandaskan nilai nilai luhur pancasila. Pancasila sebagai sumber berfikir menujukan sistem sistem etika dalam perkembangan iptek, hal tersebut dapat dilihat dan ada pada tiap sila.
c) penerapan nilai nilai pancasila dalam perkembangan iptek dan kehidupan masyrakat modern.
Pancasila yang berkedudukan sebagai landasan kebijakan dari pengembangan ilmu pengetahuan.
1) iptek yang dikembangkan harus menghormati keyakinan religius masyrakat Indonesia.
2) Iptek harus bertujuan untuk pengembangan manusia dan berdasarkan nilai nilai kemanusiaan.
3) Iptek menjadi unsur yang menghomogenisasi budaya
4) Penguasaan iptek haruslah demokratis
5) Kesenjangan dalam penguasaan iptek harus diminimalisir.
Artikel 14b.
Ciri yang menandai ilmu:
1) Ilmu pengetahuan secara metodis harus mencapai suatu keseluruhan yang secara logis koheren.
2) Ilmu pengetahuan tanpa pamrih
3) Universalitas ilmu pengetahuan
4) Obyektivitas
5) Ilmu pengetahuan harus dapat diverifikasi
6) Progresivitas
7) Kritis
8) Ilmu pengetahuan harus dapat digunakan sebagai perwujudan kebertauan antara terori dan praktis.
1. Teori koherensi
Menurut Notonagoro ( 1975: 19 ), Pancasila dasar filsafat negara merupakan satu kesatuan, tersusun atas berbagai bagian, tetapi bagian itu tidak saling bertentangan.
2. Teori korespondensi
Menurut teori korespondensi ini, satu pernyataan benar jika materi pengetahuan yang dikandung pernyataan itu berhubungan dengan objek yang dituju oleh pernyataan tersebut.
3. Teori pragmatik
Pancasila sebagai pemersatu bangsa Indonesia. Hal ini memang menunjukkan bahwa sistem filsafat Pancasila berfungsi secara praktis. Fakta sejarah telah membuktikan, baik sejak proses penetapan Pancasila sebagai dasar negara maupun dalam menghadapi berbagai pemberontakan, dengan jiwa Pancasila ini persatuan dan kesatuan tetap terjaga (Bakry, 1994: 49).
KELAS : AKT D
NPM : 2211031166
Artikel 14a
a) Perkembangan iptek di Indonesia.
Iptek adalah suatu sumber yang mana seseorang mengelola dan menggunakannya dalam kehidupan baik dari penemuan baru tentang suatu ilmu atau teknologi dan juga perkembangan dari ilmu dan teknologi itu sendiri (Sung, 2017). Iptek dikembangkan dengan tujuan untuk memudahkan kehidupan manusia diberbagai bidang kehidupan. Perkembangan Iptek di Indonesia dapat dilihat dari adanya teknologi yang berkembang seperti adanya satelit yaitu satelit palapa yang menjadikan Indonesia dapat mengakses banyak informasi melalu perangkat elektronik.
b) Dampak positif dan negatif perkembangan Iptek.
Dampak positif:
1) Menunjang kegiatan produksi
2) Memudahkan berkomunikasi dengan orang lain
3) Memudahkan proses pembelajaran
Dampak Negatif:
1) Carding atau pembobolan kartu kredit melalui internet
2) Membuat ketergantungan dan rasa malas
3) Mengandung unsur kekerasan bahkan pornografi.
c) Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa
Adapun kedudukan pancasila sebagai pandangan hidup bangsa adalah sebagai berikut:
1) Pancasila sebagai sumber solusi penyelesaian masalah
2) Pancasila sebagai pembangun karakter
3) Pemersatu bangsa pancasila memiliki kedudukan sebagai alat pemersatu bangsa.
HASIL DAN PEMBAHASAN :
a) Alasan Pentingnya Implementasi nilai-nilai Pancasila dalam Perkembangan Iptek.
Dengan kemajuan iptek selain dampak positif juga terdapat dampak negatif, pengaruh budaya luar yang dengan mudah masuk ke Indonesia karna kemajuan teknologi juga dapat membuat masyarakat lupa dengan budaya nya sendiri. Oleh karna itu, nilai nilai pancasila harus ditanamkan dalam tiap diri warga negara agar mereka tetap memiliki pribadi yang baik dan sesuai dengan kepribadian bangsanya.
b) substansi nilai nilai pancasila dalam perkembangan iptek.
Pancasila sebagai dasar perkembangan iptek bertujuan untuk menjamin kesejahteraan masyarakat serta pelindung bangsa dari pengaruh pengaruh buruk. Iptek sebagai hasil budaya masyrakat harus berlandaskan nilai nilai luhur pancasila. Pancasila sebagai sumber berfikir menujukan sistem sistem etika dalam perkembangan iptek, hal tersebut dapat dilihat dan ada pada tiap sila.
c) penerapan nilai nilai pancasila dalam perkembangan iptek dan kehidupan masyrakat modern.
Pancasila yang berkedudukan sebagai landasan kebijakan dari pengembangan ilmu pengetahuan.
1) iptek yang dikembangkan harus menghormati keyakinan religius masyrakat Indonesia.
2) Iptek harus bertujuan untuk pengembangan manusia dan berdasarkan nilai nilai kemanusiaan.
3) Iptek menjadi unsur yang menghomogenisasi budaya
4) Penguasaan iptek haruslah demokratis
5) Kesenjangan dalam penguasaan iptek harus diminimalisir.
Artikel 14b.
Ciri yang menandai ilmu:
1) Ilmu pengetahuan secara metodis harus mencapai suatu keseluruhan yang secara logis koheren.
2) Ilmu pengetahuan tanpa pamrih
3) Universalitas ilmu pengetahuan
4) Obyektivitas
5) Ilmu pengetahuan harus dapat diverifikasi
6) Progresivitas
7) Kritis
8) Ilmu pengetahuan harus dapat digunakan sebagai perwujudan kebertauan antara terori dan praktis.
1. Teori koherensi
Menurut Notonagoro ( 1975: 19 ), Pancasila dasar filsafat negara merupakan satu kesatuan, tersusun atas berbagai bagian, tetapi bagian itu tidak saling bertentangan.
2. Teori korespondensi
Menurut teori korespondensi ini, satu pernyataan benar jika materi pengetahuan yang dikandung pernyataan itu berhubungan dengan objek yang dituju oleh pernyataan tersebut.
3. Teori pragmatik
Pancasila sebagai pemersatu bangsa Indonesia. Hal ini memang menunjukkan bahwa sistem filsafat Pancasila berfungsi secara praktis. Fakta sejarah telah membuktikan, baik sejak proses penetapan Pancasila sebagai dasar negara maupun dalam menghadapi berbagai pemberontakan, dengan jiwa Pancasila ini persatuan dan kesatuan tetap terjaga (Bakry, 1994: 49).