Kiriman dibuat oleh Murni Cania Makdalena Simamora

Nama: Murni Cania Makdalena Simamora
NPM: 2251031039
Akuntansi D

A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?
Bagi saya Pancasila memang berperan sebagai paradigma ilmu
Jelas tertulis sebagai berikut:
Sila ke-1 sebagai pedoman hidup manusia dan harus menjunjung tinggi toleransi
Sila ke-2 berperan sebagai landasan hidup manusia yang harus adil dan beradab
Sila ke-3 sebagai landasan berpikir bahwa kita sebagai bangsa Indonesia harus bersatu supaya dapat mempertahankan negara kesatuan republik Indonesia
Sila ke-4 kita bisa bebas berpendapat karena Indonesia merupakan negara demokrasi
Sila ke-5 kembali ditekankan bahwa sebagai manusia kita harus bersikap adil.
Dalam persaingan global saat ini memang tidak mudah, sebagai pemuda pemudi yang berjiwa Indonesia kita harus selalu menjunjung tinggi nilai yang ada dalam Pancasila


B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
Saya berharap mendapatkan modal pemimpin yang bisa merasakan penderitaan rakyat dan berlaku jujur adil selalu menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan bisa membawa Indonesia lebih baik dari tahun sebelumnya.
Nama: Murni Cania Makdalena Simamora
NPM:2251031039
Akuntansi D

A.Bagaimana tanggapanmu mengenai berita tersebut?

Saya setuju dengan berita tersebut, karena perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak hanya berdampak positif tetapi juga dapat berdampak negatif ya salah satu dampaknya adalah termakan hoax. Apalagi di Indonesia sendiri masih banyak masyarakat yang mudah percaya akan berita yang belum tentu benar dan belum tentu jelas sumbernya.
Cara mengantisipasi penyebaran hoax yaitu tidak mudah terprovokasi pada judul berita dan membaca keseluruhan isi berita, periksa kebenaran foto dan video yang beredar, dan saring sebelum sharing.

B. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa bagi pengembangan iptek yang lebih baik.

Pengembangan iptek harus sesuai dengan nilai-nilai yang ada dalam Pancasila karena Pancasila merupakan dasar negara atau pondasi negara yang harus sesuai dan dijalankan oleh masyarakat. Karena jika tidak sesuai dengan nilai-nilai yang ada dalam Pancasila maka suatu negara akan terancam dan dapat mengganggu kestabilan pengimplementasian nilai nilai Pancasila.
Solusi yang saya dapat berikan adalah kita harus selalu mengedepankan nilai-nilai Pancasila.

C.Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?

Solusinya adalah dengan terus mengedepankan kebutuhan daripada keinginan, dan juga kita juga harus mencintai produk-produk lokal agar produk kita juga dapat dikenal banyak orang dan pastinya produk kita tidak akan kalah dengan inovasi dari negara lain.
Nama: Murni Cania Makdalena Simamora
NPM:2251031039
Akuntansi D


Tragedi Hiroshima dan Nagasaki menjadi sejarah kelam bagi dunia, banyak korban berjatuhan. Kejadian itu adalah bentuk balasan Amerika terhadap Jepang, dimana sebelumnya Jepang telah menyerangnya terlebih dahulu. Di saat itu jepang mengalami kekalahan, membuat kekosongan kekuasaan di indonesia. Memanfaatkan momen itu, 2 hari kemudian bangsa indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada tanggal 17 agustus 1945. Dalam hal itu tentu kita dapat mengambil kesimpulan bahwa kemerdekaan indonesia saat itu bukan hanya dengan perjuangan bangsa kita saja, tetapi faktor dari luar ikut andil dalam usaha kemerdekaan indonesia, dengan tragedi itu , indonesia dapat memproklamasikan kemerdekaanya. Itu juga membuktikan bahwa disetiap peristiwa yang buruk, tentu terdapat hikmah yang baik didalamnya.
Nama: Murni Cania Makdalena Simamora
NPM:2251031039
Akuntansi D

Menurut saya, yang dilakukan masyarakat dengan menutup saluran pabrik adalah benar. Karena bau busuk dari limbah yang tidak diolah dengan benar akan sangat mengganggu kegiatan masyarakat. Hal ini telah melanggar Pancasila yaitu sila ke-2 yaitu "Kemanusiaan yang adil dan beradab". Perusahaan/pabrik tersebut juga kurang memperhatikan tentang limbah yg akan dihasilkan dalam usaha mereka. Hal ini diperkuat dengan adanya pemilik pabrik yg tidak mengetahui tentang limbah yg dihasilkan pabrik dikelola dengan benar atau tidak. Seakan mereka acuh tak acuh dengan limbah yg sangat berbahaya bagi ekosistem disekitarnya.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang kurang dipelajari oleh pemilik pabrik membuat mereka kurang paham cara mengolah limbah yg menjadi kesalahan dalam menjalankan atau mengoperasikan suatu pabrik.
Dan pada kasus ini tanpa disadari masyarakat telah menerapkan sila ke-4 yaitu "Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan"
Mereka bekerja sama demi mencapai kesejahteraan bersama.

Akuntansi B Pancasila -> Forum Diskusi

oleh Murni Cania Makdalena Simamora -

Nama: Murni Cania Makdalena Simamora

NPM: 2251031039

Akuntansi D 


14a

Pentingnya Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Menghadapi

Perkembangan IPTEK


Pengimplementasian nilai-nilai Pancasila dalam perkembangan IPTEK sangatlah penting dimana Pancasila dapat menjadi rambu-rambu normatif bagi pengembangan dan juga pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi agar tetap sesuai dengan kepribadian masyarakat Indonesia yang luhur dan mulia. Pengembangan IPTEK juga harus senantiasa berakar pada budaya bangsa, serta IPTEK harus senantiasa menghormati dan terbuka dengan segala kritik yang ada dari masyarakat yang tentunya untuk arah yang lebih baik. Sebagai masyarakat Indonesia kita semua harus selalu mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, bijak menggunakan teknologi dan berusaha tidak terpengaruh oleh dampak negatif dari perkembangan IPTEK. Jadilah masyarakat yang cerdas yang dapat memanfaatkan teknologi untuk hal-hal baik yang dapat berguna untuk diri sendiri, orang lain, lingkungan dan juga bangsa Indonesia. 

Tanamkanlah selalu nilai-nilai

luhur Pancasila sebagai pelindung dari halhal negatif yang ada di tengah peradaban baru. Manfaatkan perkembangan IPTEK dengan optimal untuk kemajuan bangsa tanpa melupakan Pancasila sebagai pedoman hidup. Jangan sampai ilmu pengetahuan dan teknologi dibiarkan berkembangkan begitu saja tanpa berakar pada ideologi itu sama halnya menjadikan IPTEK tanpa arah dan orientasi yang jelas yang bisa saja membawa kehancuran bagi kehidupan masyarakat dan bangsa

Indonesia.


14b

Teori Kebenaran Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan Ilmu 

1. Teori kebenaran Pancasila menghendaki, bahwa kebenaran ilmiah itu sekaligus memenuhi kebenaran koherensi, korespondensi, dan pragmatik. Ketiga hal tersebut secara simultan saling melengkapi dalam kerja ilmiah. Artinya tidak menonjolkan atau mementingkan salah satunya.

2. Pemahaman filosofis tentang kebenaran dalam konteks Pancasila dapat digeneralisasikan bahwa dalam konteks Pancasila, kebenaran adalah 1) tiadanya pertentangan dengan Tuhan, 2) aktualisasi atau perwujudan dan terpenuhinya hakekat manusia, 3) suatu hal yang satu, tidak dapat dibagi-bagi, 4) kemanfaatan pada semua pihak, dan 5) terpenuhinya hakekat keadilan (adil). Untuk pengembangan ilmu di Indonesia nilai kebenaran Pancasila harus dijadikan dasarnya

3. Dengan berorientasi Pancasila secara ilmiah dalam upaya mencari kebenaran dan konsep bahwa Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu di Indonesia serta visi ilmu di Indonesia tersebut maka ilmu yang dikembangkan di Indonesia tidak akan ada alienasi terhadap bangsa Indonesia, tetapi sepenuhnya cocok dan sejalan dengan budaya dan jati diri bangsa Indonesia.

Dengan visi ilmu tersebut maka perlu refleksi anjuran-anjuran bagaimana membangun pemikiran ilmiah di Indonesia. Prof. T. Jacob (dalam A.H. Mintaredja, 1990) menganjurkan bahwa dalam rangka mengimbangi perkembangan ilmu dan teknologi yang cenderung mengancam otonomi manusia, para ilmuwan selayaknya memperhatikan agama, etika, filsafat dan sejarah ilmu.

Dengan berorientasi Pancasila secara ilmiah dalam upaya mencari kebenaran dan konsep bahwa Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu di Indonesia serta visi ilmu di Indonesia tersebut maka ilmu yang dikembangkan di Indonesia tidak akan ada alienasi terhadap bangsa Indonesia, tetapi sepenuhnya cocok dan sejalan dengan budaya dan jati diri bangsa Indonesia.