Kiriman dibuat oleh BETRIS OKTARINI ARISTA

Nama : Betris Oktarini Arista
Npm : 2216041140

1.Contoh masalah realitas administrasi publik dalam isu budaya:
•Pengaruh budaya lama
Ketika memperkenalkan sistem asministrasi itu tidak dapat sepenuhnya diterapkan secara langsung di suatu negara atau wilayah. Karena, tentu saja, budaya setempat sangat mempengaruhi praktik tersebut. Budaya masyarakat Indonesia biasanya melayani kepentingan penguasa, institusi yang seharusnya melayani masyarakat menjadi terbalik yang seharusnya melayani malah dilayani. Budaya kroonisme atau yg kita tahu nepotisme tidak bisa dipisahkan dalam masyarakat.pelaksana administrasi dalam melakukan tugasnya lebih sering mementingkan dan mengutamakan apabila orang tersebut adalah keluarganya maupun saudaranya.

2. Contohnya saja pada dimensi moral dan etika publik dalam dimensi ini kita bisa memecahkan contoh isu yang sudah saya sampaikan pada nomor satu
Dalam dimensi moral dan etika publik dapat menjadikan suatu faktor yang mensukseskan tetapi juga sebaliknya menjadi pemicu dalam menggagalkan tujuan kebijakan, struktur organisasi, serta manajemen publik. bila moralitas para penyusun kebijakan rendah, maka kualitas yang dihasilkanpun sangat rendah. kebobrokan moralitas atau etika dari mereka yang merencanakan, mengimplementasikan, dan memonitor serta mengevaluasi pelayanan publik akan sangat berpengaruh pada hasil akhir. tingkat moralitas atau etika para pemberi pelayanan publik akan mempengaruhi pencapaian hasil.
Pada isu tersebut maraknya kasus nepotisme itu sangat tidak sesuai degan moral dan etika publik. oleh karena itu pada dimensi moral dan etika kita diajarkan dan dituntut untuk melakukan pelayanan publik dengan rasa tanggung jawab yang tinggi,berkualitas,dan berintegritas.dengan mempunyai moral dan etika publik maka isu isu tersebut tidak akan bisa terjadi.