Posts made by Rahmawati Ayu Anggraeni

KP AUD 2023 kls A -> FORUM DISKUSI -> Topik Diskusi -> Re: Topik Diskusi

by Rahmawati Ayu Anggraeni -
Nama : Rahmawati Ayu Anggraeni
Kelas : 3A
Npm : 2213054057

1. Komunikasi atau communication dalam bahasa inggris berasal dari bahasa Latin communis yang berarti “sama”, communico, communicatio, atau communicare yang berarti “membuat sama” (to make common). Istilah pertama (communis) paling sering disebut sebagai asal kata komunikasi, yang merupakan akar dari kata-kata Latin lainnya. Komunikasi menyarankan bahwa suatu pikiran, makna atau pesan dianut secara sama.Komunikasi adalah interaksi antara dua makhluk hidup atau lebih. Komunikasi didefinisikan secara luas sebagai berbagi pengalaman. Komunikasi adalah Upaya untuk membuat pendapat/ide, menyatakan perasaan, agar diketahui atau dipahami oleh orang lain dan Kemampuan untuk menyampaikan informasi/pesan dari Komunikator ke Komunikan melalui saluran/media dengan harapan mendapatkan umpan balik. Unsur-unsur yang ada dalam Komunikasi adalah Komunikator, Pesan, Channel/Media, Komunikan dan Respon/Feedback.


2. Komunikasi antar manusia merupakan suatu rangkain proses yang halus dan sederhana. Selalu dipenuhi dengan berbagai unsur sinyal, sandi, artefak peduli bagaimana sederhananya sebuah pesan atau kegiatan itu. Komunikasi antar manusia juga merupakan rangkaian proses yang beraneka ragam. Komunikasi mewujudkan tiga fungsi utama:
1. Komunikasi membentuk dunia sekeliling bagi individu
2. Komunikasi menetapkan kedudukan individu sendiri dalam hubungannya dengan orang lain
3. Komunikasi membantu individu dalam menyesuaikan diri dengan sekelilingnya

Sedangkan fungsi komunikasi menurut beberapa pakar diantaranya :
Deddy Mulyana
1. Komunikasi Sosial
a. Pembentukan Konsep Diri
b. Pernyataan Eksistensi Diri
c. Kelangsungan Hidup
d. Memupuk Hubungan
e. Memperoleh Kebahagiaan.
2. Komunikasi Ekspresif
a. Mengekspresikan Perasaan (Emosi)
b.Mengekspresikan Kesadaran
c. Mengekspresikan Pandangan Hidup
3. Komunikasi Ritual
4. Komunikasi Instrumental
a. Menginformasikan
b. Mengajar
c. Mendorong
d. Menghibur
e. Mengubah Sikap & Keyakinan
f. Mengubah Perilaku dan
g. Menggerakkan Tindakan

unsur-unsur komunikasi diantaranya:
1. Sender: komunikator yang menyampaikan atau mengirimkan pesan kepada komunikan (seseorang atau sejumlah orang)
2. Encoding: Penyandian, yaitu proses pengalihan pikiran, ide dan gagasan seseorang ke dalam bentuk lambang yang mengandung arti yang dapat dimengerti oleh orang lain.
3. Message (pesan): Serangkaian lambang-lambang yang disusun dan dipilih secara sengaja oleh komunikator atau sumber dan mempunyai makna bagi pelaku komunikasi.
4. Media: Saluran komunikasi atau tempat berlalunya pesan dari sumber atau komunikator kepada komunikan atau penerima.
5. Decoding: Pengawasan, yaitu proses dimana komunikan menetapkan makna atau menginterpretasikan lambang-lambang yang dipilih dalam bentuk pesan yang disampaikan oleh komunikator kepada dirinya (komunikan).
6. Receiver: Komunikan yang menerima pesan dari komunikator.
7. Efek: Seperangkat reaksi dari komunikan ketika dia menerima pesan komunikasi dari komunikator.
8. Feedback: Umpan balik atau tanggapan komunikan ketika dia mendapatkan pesan komunikasi dari komunikator yang dikirim kembali kepada komunikator.
9. Noise: Gangguan dari proses komunikasi yang tidak direncanakan yang mengganggu pesan sehingga membuat perbedaan makna pesan dari komunikator.

Referensi

Hariyanto, D. (2021). Buku ajar pengantar ilmu komunikasi. Umsida Press, 1-119.
Sari, A. F. (2020). Etika komunikasi. TANJAK: Journal of Education and Teaching, 1(2), 127-135.
Nama : Rahmawati Ayu Anggraeni
Npm : 2213054057
Kelas : 3A

1. a) komunikasi nonverbal Postur
Pesan postural berkenaan dengan keseluruhan anggota badan, makna yang dapat disampaikan adalah:
a. Immediacy, ungkapan kesukaan dan ketidak sukaan terhadap individu yang lain. Postur yang condong ke arah yang diajak bicara menunjukkan kesukaan dan penilaian positif;
b. Power, mengungkapkan status yang tinggi pada diri komunikator. Anda dapat membayangkan postur orang yang tinggi hati di depan anda, dan postur orang yang merendah;
c. Responsiveness, individu dapat bereaksi secara emosional pada lingkungan secara positif dan negatif. Bila postur anda tidak berubah, anda mengungkapkan sikap yang tidak responsif.
b). Komunikasi nonverbal ekspresi wajah
Ekspresi wajah adalah komunikasi nonverbal yang paling mudah dimengerti oleh orang banyak. Raut wajah sering sekali menjadi simbol keadaan hati dan pikiran seseorang. Ekspresi wajah juga dapat menyampaikan keadaan emosi seseorang kepada orang yang mengamati. Manusia dapat mengalami ekspresi wajah tertentu secara sengaja, akan tetapi pada umumnya, ekspresi wajah dialami secara tidak sengaja akibat perasaan atau emosi manusia tersebut. Akan tetapi, biasanya amat sulit untuk menyembunyikan perasaan atau emosi tertentu dari wajah. Walau manusia memiliki satu wajah namun mampu menghasilkan 250.000 ekspresi. Ekspresi wajah meliputi:
1) Prediktor yang terbaik bagi perasaan gembira adalah area muka bagian bawah dan mata.
2) Mata banyak menyatakan kesedihan.
3) Area mata dan muka bagian bawah menceritakan kepada kita perasaan terkejut.
4) Perasaan marah paling baik diidentifikasi dengan muka bawah dahi.
5) Area muka bagian bawah baik untuk memprediksi rasa muak atau jijik.
6) Perasaan takut banyak dapat dikenali dari area mata

2. a). Peranan komunikasi nonverbal Postur dalam pembelajaran
Bagaimana cara seseorang berjalan, berdiri, duduk atau berbicara dapat menyampaikan pesan yang beragam kepada orang lain. Selain itu, cara berbicara saling berhadapan antara pengajar dan siswa dengan gerak tubuh tidak terlalu kaku dapat mengkomunikasikan keramahan dan sikap menerima. Sedangkan di lain pihak, berbicara dengan cara membelakangi lawan bicara atau berhadapan tetapi mata melihat lantai atau langit-langit menunjukkan ketidaksukaan atau ketidaktertarikan.

b). Peranan komunikasi nonverbal ekspresi wajah (perilaku mata dan kontak mata) dalam pembelajaran
Kontak mata merupakan sinyal yang penting dari komunikasi interpersonal. Selain itu, kontak mata mengisyaratkan ketertarikan terhadap orang lain. Dalam pengajaran, kontak mata juga membuka arus komunikasi antara pengajar dan siswa sehingga dapat menumbuhkan perhatian, kehangatan dan kredibilitas.

Referensi:
Putri, Intan. "Komunikasi Non Verbal (Makna Kinesik) Pesulap Dalam Pertunjukan Sulap Klasik." Jurnal Ilmiah Syi'ar 18.1 (2018): 56-71.
Nuraflah, Cut Alma. KOMUNIKASI VERBAL DAN NONVERBAL Strategi Dalam Menghindari Konflik. Cut Alma Nuraflah, 2019.
Maisarah, M. (2013). Aplikasi Komunikasi Non-Verbal Di Dalam Kelas. Educate, 2(2).
Nama : Rahmawati Ayu Anggraeni
Npm : 2213054057
Kelas : 3A

Pesan kinesik merupakan pesan non verbal yang ditunjukan seseorang dengan isyarat tubuh atau gerakan badan. Kinesik adalah gerakan-gerakan tubuh atau badan berupa gerakan dari sebagian atau seluruh tubuh maupun benda-benda yang digerakkan pelaku komunikasi.
Pesan kinesik adalah pesan nonverbal yang menggunakan gerakan tubuh yang berarti, terdiri dari tiga komponen utama: pesan fasial, pesan gesture, dan pesan postural.

Pesan gesture menunjukkan gerakan sebagian anggota badan seperti mata dan tangan untuk mengkomunikasikan berbagai makna. Menunjukkan gerakan sebagian anggota badan seperti gerakan tangan untuk mengkomunikasikan berbagai makna. Meski gerakan tangan yang digunakan sama namun makna yang terkandung berbeda. Menurut Gallowayix, pesan gesture digunakan untuk mengungkapkan :
a. Mendorong atau membatasi.
b. Menyesuaikan atau
mempertentangkan.
c. Responsif atau tidak responsif.
d. Perasaan positif atau negatif.
e. Memperhatikan atau tidak
memperhatikan.
f. Melancarkan atau tidak reseptif.
g. Menyetujui atau menolak.

REFERENSI:

Nuraflah, Cut Alma. KOMUNIKASI VERBAL DAN NONVERBAL Strategi Dalam Menghindari Konflik. Cut Alma Nuraflah, 2019.Putri, Intan.
"Komunikasi Non Verbal (Makna Kinesik) Pesulap Dalam Pertunjukan Sulap Klasik." Jurnal Ilmiah Syi'ar 18.1 (2018): 56-71.