Achmad Alchoirro Ramadhan
2211011079
Analisis jurnal 14 A
Pengimplementasian nilai-nilai Pancasila dalam perkembangan IPTEK sangatlah penting dimana Pancasila dapat menjadi rambu-rambu normatif bagi pengembangan dan juga pemanfaatan ilmu
pengetahuan dan teknologi agar tetap sesuai dengan kepribadian masyarakat Indonesia yang luhur dan mulia. Pengembangan IPTEK juga harus senantiasa berakar pada budaya bangsa, serta IPTEK harus senantiasa menghormati dan terbuka dengan segala kritik yang ada dari masyarakat yang tentunya untuk arah yang lebih baik.
Oleh karena itu, di dalam mengembangkan atau menciptakan IPTEK perlu menyesuaikan dan mempertimbangkan nilai-nilai Pancasila atau nilai ideologi yang ada, baik dari aspek agama ataupun aspek budaya agar tidak merusak nilai-nilai luhur bangsa dan tidak merusak sendi-sendi kehidupan bangsa.
Artikel 14b
Teori Kebenaran Pancasila Sebagai Dasar Perkembangan Ilmu
Sistem filsafat Pancasila harus memenuhi teori kebenaran, yakni:
Teori kohersi, hubungan logis sebagai pengakuan terlihat pada susunan Pancasila yang bersifat hirarkhis dan berbentuk piramidal.
Teori korespondensi, materi pengetahuan yang dikandung pernyataan itu berhubungandengan objek yang dituju oleh pernyataan tersebut.
Teori pragmatis menunjukkan bahwa sistem filsafat Pancasila berfungsi secara praktis.
Sila-sila dalam Pancasila menunjukkan sistem etika dalam pembangunan iptek:
-Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, mengimplementasikan ilmu pengetahuan, mencipta, perimbangan antara rasional dengan irrasional, antara akal, rasa, dan kehendak.
-Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab, memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan iptek haruslah secara beradab. Iptek adalah bagian dari proses budaya manusia yang beradab dan bermoral.
-Sila Persatuan Indonesia, memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsaasyarakat internasional.
-Sila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, mendasari pengembangan iptek secara demokratis.
-Sila Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, kemajuan iptek harus dapat menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan.
Dengan berorientasi Pancasila secara ilmiah dalam upaya mencari kebenaran dan konsep bahwa Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu di Indonesia serta visi ilmu di Indonesia tersebut maka ilmu yang dikembangkan di Indonesia tidak akan ada alienasi terhadap bangsa Indonesia, tetapi sepenuhnya cocok dan sejalan dengan budaya dan jati diri bangsa Indonesia.
2211011079
Analisis jurnal 14 A
Pengimplementasian nilai-nilai Pancasila dalam perkembangan IPTEK sangatlah penting dimana Pancasila dapat menjadi rambu-rambu normatif bagi pengembangan dan juga pemanfaatan ilmu
pengetahuan dan teknologi agar tetap sesuai dengan kepribadian masyarakat Indonesia yang luhur dan mulia. Pengembangan IPTEK juga harus senantiasa berakar pada budaya bangsa, serta IPTEK harus senantiasa menghormati dan terbuka dengan segala kritik yang ada dari masyarakat yang tentunya untuk arah yang lebih baik.
Oleh karena itu, di dalam mengembangkan atau menciptakan IPTEK perlu menyesuaikan dan mempertimbangkan nilai-nilai Pancasila atau nilai ideologi yang ada, baik dari aspek agama ataupun aspek budaya agar tidak merusak nilai-nilai luhur bangsa dan tidak merusak sendi-sendi kehidupan bangsa.
Artikel 14b
Teori Kebenaran Pancasila Sebagai Dasar Perkembangan Ilmu
Sistem filsafat Pancasila harus memenuhi teori kebenaran, yakni:
Teori kohersi, hubungan logis sebagai pengakuan terlihat pada susunan Pancasila yang bersifat hirarkhis dan berbentuk piramidal.
Teori korespondensi, materi pengetahuan yang dikandung pernyataan itu berhubungandengan objek yang dituju oleh pernyataan tersebut.
Teori pragmatis menunjukkan bahwa sistem filsafat Pancasila berfungsi secara praktis.
Sila-sila dalam Pancasila menunjukkan sistem etika dalam pembangunan iptek:
-Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, mengimplementasikan ilmu pengetahuan, mencipta, perimbangan antara rasional dengan irrasional, antara akal, rasa, dan kehendak.
-Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab, memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan iptek haruslah secara beradab. Iptek adalah bagian dari proses budaya manusia yang beradab dan bermoral.
-Sila Persatuan Indonesia, memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsaasyarakat internasional.
-Sila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, mendasari pengembangan iptek secara demokratis.
-Sila Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, kemajuan iptek harus dapat menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan.
Dengan berorientasi Pancasila secara ilmiah dalam upaya mencari kebenaran dan konsep bahwa Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu di Indonesia serta visi ilmu di Indonesia tersebut maka ilmu yang dikembangkan di Indonesia tidak akan ada alienasi terhadap bangsa Indonesia, tetapi sepenuhnya cocok dan sejalan dengan budaya dan jati diri bangsa Indonesia.