Kiriman dibuat oleh Aprita Fahria Zahra 2213053259

Nama : Aprita Fahria Zahra
NPM : 2213053259
Kelas : 3H

Analisis Video 3

PENDIDIKAN NILAI DAN MORAL DI LINGKUNGAN MASYARAKAT - K5B PGSD UNSRI INDRALAYA

Pada video pembelajaran tersebut terdapat satu kelompok yang berisikan :
1. Qismila Uswatun Hasanah
2. Muhammad Redho Romli Argo
3. Yusi Safirah Handini
4. Windy Ivanka

Mereka mewawancarai atau meminta penilaian orang-orang disekitar tentang perilaku, etika serta moral mereka masing-masih dengan pertanyaan:

1. Bagaimana pendapat kamu terhadap perilaku / sikap saya dalam masyarakat :
•Yusi adalah individu yang positif misalnya Yusi dapat mengemban anggota kelompoknya untuk beribadah.
•Redho adalah individu yang baik hati, gemar bersosialisasi, kerap memberikan ilmu maupun edukasi kepada adik tingkatnya
•Qismila adalah individu yang baik hati, memiliki tata krama serta adab yang baik, sopan santun, ramah kepada semua orang, mudah bergaul serta murah senyum.
•Windy adalah individu yang cenderung pemalu namun jika Ia telah mengenal orang tersebut maka akan terlihat bahwa Windy sangat ramah.

2. Bagaimana tentang kegiatan keagamaan saya di lingkungan apakah aktif atau tidak ?
•Qismila adalah individu yang aktif dalam kegiatan keagamaan
•Redho adalah individu yang kerap mengingatkan orang di sekitarnya untuk ibadah
•Yusi adalah individu yang cukup aktif beribadah seperti mengikuti kegiatan RISMA di lingkungan sekitarnya
•Windy adalah individu yang kurang aktif dalam kegiatan keagamaan

3. Bagaimana tentang kepedulian sosial saya misalnya kebersihan dan sebagainya?
•Windy adalah individu yang rajin seperti membantu orang tua untuk membersihkan rumah
•Qismila adalah individu yang sangat rajin dalam kegiatan membantu kedua orang tua untuk membersihkan rumah, kerap ikut serta dalam kegiatan gotong royong di lingkungan
•Redho merupakan individu yang kerap mengajak orang-orang disekitar untuk menggalang dana lalu diberikan kepada masyarakat yang terkena bencana alam serta kerap memberikan bantuan kepada yang lebih membutuhkan
•Yusi merupakan individu yang cukup rajin dalam membantu orang tua untuk membersihkan rumah maupun lingkungan serta peduli kepada makhluk disekitarnya.

4. Menurut kamu apakah nilai dan moral itu penting , jika iya beri alasan nya
Menurut pendapat mereka, nilai moral memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan individu atau masyarakat, karena nilai moral memberikan arahan dan menjadi acuan bagi tindakan yang dilakukan, serta membantu individu atau masyarakat dalam menjaga keharmonisan dan keadilan sosial.
Nama : Aprita Fahria Zahra
Npm : 2213053259

Analisis Video 2

5 Masalah Terbesar Remaja Masa Kini

1. Penampilan
Terkadang bagi beberapa remaja masa terbesar hidup ini adalah masalah penampilan ingin kemana saja rasanya kalau baju sudah tidak muat rasanya hidup ini sudah berakhir.

2. Pendidikan
Pendidikan zaman dulu tidak semudah zaman sekarang dapat nilai 70 aja rasanya sudah sulit, memang pendidikan zaman sekarang tidak semudah zaman dulu tapi ingat pendidikan zaman sekarang sudah di permudah dengan adanya teknologi canggih yang memiliki banyak fitur dan ada banyak juga cara untuk belajar.

3. Persahabatan
Persahabatan itu bagus namun persahabatannya mendatangkan tekanan bisa jadi masalah besar dalam masa masa remaja dan kadang demi memiliki sahabat tidak jarang ada yang rela beli baju dengan merk juga warna yang sama padahal untuk uang sekolah saja orang tua masih susah cari biaya. Jika itu benar terjadi artinya adalah sahabat yang salah, karena sahabat yang baik Dia akan menerima kamu apa adanya.

4. Percintaan
Masa masa remaja merupakan masa yang paling Indah karena diwarnai dengan kisah cinta.

5. Percaya diri
Biasanya yang sering dialami oleh kebanyakan remaja yaitu krisis percaya diri, padahal percaya diri itu penting karena itu adalah ujung tombak yang di butuhkan sehari hari oleh setiap orang.
Nama : Aprita Fahria Zahra
Npm : 2213053259
Kelas: 3H

Analisis Video 1

Video Animasi Nilai dan Moral di Lingkungan Masyarakat

1. Tolong menolong
Jika ada teman kita sedang kesusahan membawa sesuatu kita harus membantu nya agar meringankan barang bawaan nya.

2. Menyapa kenalan dengan bahasa yang baik
Jika kita bertemu teman yang kita kenal sebaiknya sapa dan sedikit basa basi dengan menggunakan bahasa yang baik.

3. Menghargai pendapat orang lain
Jika ada teman kita yang menyampaikan pendapat lebih baik kita menghargai pendapat nya.

4. Bertegur sapa
Jika kita bertemu teman kita jangan sombong dan tidak mau bertegur sapa harus saling bertegur sapa.

5. Mengikuti pelajaran dengan tentram
Di dalam kelas sebaiknya jika ada guru yang menerangkan kita diam dan mendengarkan dengan baik.

Contoh nilai dan moral yang tidak baik di lingkungan masyarakat :
1. Mencuri
Pada Video Animasi terdapat dua orang yang sedang mencuri. Mencuri itu tidak baik dan tidak boleh di contoh.

2. Membuang sampah tidak pada tempatnya
Pada Video Animasi terdapat dua orang yang sedang menunggu bus di halte dan sedang makan tetapi bekas makanannya tidak di buang di tempat sampah, itu tidak baik akan membuat lingkungan jadi kotor.

3. Memandang rendah orang lain
Pada Video Animasi terdapat sepasang teman yang satu memakai baju bagus yang satu memakai baju sederhana, yang makan baju bagus memandang rendah baju sederhana itu baik.

4. Berkendara dengan kecepatan tinggi
Jangan membawa kendaraan dengan kecepatan tinggi karena bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain.

5. Membuang sampah di sungai
Pada Video Animasi terdapat orang yang sedang membuang sampah di sungai itu bisa menyebabkan banjir.

6. Berkelahi dengan teman dan tidak melerai teman berantam
Pada Video Animasi terdapat orang yang sedang berantem dan kita sebagai teman tidak melerainya itu tidak boleh karena akan berkelanjutan dan bisa membahayakan diri mereka.

Kesimpulan :
Nilai moral adalah suatu nilai yang menjadi standar baik atau buruknya seseorang. Moral sendiri memilik makna (ajaran tentang) baik buruk yang diterima umum mengenai perbuatan, sikap, kewajiban, dan sebagainya. Istilah moral ini sering juga disebut sebagai akhlak, budi pekerti, ataupun susila.
Nama : Aprita Fahria Zahra
NPM : 2213053259
Kelas : 3H

Analisis Jurnal 2

#Identitas Jurnal :


#Pendahuluan
Moral merupakan perilaku yang baik yang menjadi karakter dari individu atau kelompok yang bisa di lihat dari cara berfikir bertindak dan merespon suatu keadaan. Dalam hal ini pancasila sebagai moral dari bangsa Indonesia yang menjadi dasar perilaku dan acuan bangsa dan negara dalam mengambil sikap dan kebijakan.

#Pembahasan
Moral adalah prinsip yang membantu individu dalam kehidupan bermasyarakat. Meski moral dapat berubah seiring waktu, moral menjadi standar perilaku yang digunakan untuk menilai benar dan salah. Menurut Dian Ibung moral adalah nilai (value) yang berlaku dalam suatu lingkungan social dan mengatur tingkah laku seseorang. Istilah etika berasal dari bahasa Yunani kuno. Bentuk tunggal etika yaitu ethos sedangkan bentuk jamaknya yaitu ta etha.

Ethos mempunyai banyak arti yaitu: tempat tinggal yang biasa, padang rumput, kandang, kebiasaan\adat, akhlak, watak, perasaan, sikap, cara berpikir. Sedangkan arti ta etha yaitu adat kebiasaan. Jadi etika adalah suatu ilmu yang membahas perbuatan baik dan buruk manusia sejauh dapat dipahami oleh pikiran manusia. Menurut Aristoteles membagi pengertian etika menjadi dua,yaituTerminus Technikus dan Manner And Custom.

Terminus Technikus merupakan etika yang mempelajari suatu problema tindakan atau
perbuatan manusia sedangkan Manner and Custom merupakan suatu pembahasan etika yang berhubungan atau berkaitan dengan tata cara dan adat kebiasaan yang melekat dalam kodrat manusia atau in herent in human nature yang sangat terkait dengan arti baik dan buruk suatu perilaku, tingkah laku atau perbuatan manusia.

Ada 3 upaya internal (Inter) yang bisa diterapkan untuk meningkatkan moral bangsa
1. Meningkatkanperan keluarga dalam membentuk moral
2. Menciptkan lingkungan yang baik dalam masyarakat
3. Membatasi teknologi yang ada

#Kesimpulan
Setelah dikaji lebih dalam mengenai etika dan moral dalam masyarakat ternyata ini bukan lagi hal yang sepele jika dilihat lebih serius untuk membahas lebih dalam. Karena setelah mengetahui dampak daripada perubahan zaman terhadap etika dan moral masyarakat sangat Komplek artinya dapat mempengaruhi segala aspek kehidupan masyarakat.
Nama : Aprita Fahria Zahra
NPM : 2213053259
Kelas : 3H

Analisis Jurnal 1

#Identitas Jurnal :
Judul : Kesadaran Moral Kehidupan Bermasyarakat:
Suatu Pemikiran Kefilsafatan
Nama Penulis : Suparlan Suhartono

#Pendahuluan
Memasuki abad ke-21, kehidupan nyata masyarakat manusia masih tetap diliputi berbagai macam konflik. Secara klasik, ada dua jenis konflik kepentingan yaitu antara kepentingan umum keseluruhan masyarakat dan kepenti ngan khusus bagi setiap individu. Ketika kepentingan umum tidak menyerap keberagaman tuntutan individual dan ketika kepentingan individual mengganggu kepentingan umum, maka pasti terjadi konflik. Menurut filsafat moral (etika), masya -rakat adalah suatu sistem komunikasi sosial antarindividu untuk mencapai tujuan bersama.

1. Arti dan Isi Filsafat
Secara etimologis yaitu filsafat berakar dari bahasa Yunani “philo sophia”, tersusun dari kata ‘philein’ atau ‘philia’ yang berarti cinta, dan “sophia” yang berarti kearifan (Suhartono, 2005). Jadi, istilah filsafat berarti cinta kearifan. Pada dasarnya dalamungkapan cinta dankearifan terkandung suatu pengetahuan mendalam (hakikat).

2. Arti Moral dan Etika
Dalam Webster’s New Collegiate Dictionary dijelaskan bahwa moral berakar dari bahasa Latin “mos” atau “mores”, berarti costum, … “relating to principles of right and wrong in behavior ”. Jadi, moralitas kurang lebih berarti dorongan atau semangat batin untuk melakukan perbuatan baik.Sedangkan etika, berakar dari bahasa Yunani, “ ethos”, juga berarti kebiasaan atau watak.

3. Pemikiran Filosofis tentang Manusia dan Masyarakat
Berdasar pada kerangka pikir di atas, sistematika pembahasan tentang manusia dan masyarakatnya, diawali dengan pemikiran filosofis, dilanjutkan dengan pemikiran etika dalam kehidupan bermasyarakat dan etika pendidikan dalam kehidupan bermasyarakat.

4. Kesadaran Moral, dasar Etika Bermasyarakat
Secara langsung atau tidak langsung, moralitas dan etika hanya bisa berlaku secara sempurna di dalam kehidupan bermasyarakat. Orang yang hidup dengan mengisolir diri di tengah hutan, seolah-olah tidak memerlukan moral dan etika. Tetapi ketika mulai memanfaatkan sumber daya hutan, apalagi jka cara pemanfaatannya cenderung merusak, maka perilakunya sudah masuk ke dalam lingkup moral dan etika.

5. Moral dan Etika Bermasyarakat dalam Pendidikan
Sejak lahir, manusia menyandang sifat labil. Meski di dalam sifat labil terkandung potensidinamis, tetapi jika tidak mendapat binaan secara tepat justru bisa merusak kehidupan.

Konflik dua paham sosial antara individualisme dan kolektivisme tidak perlu dibenturkan, tetapi justru perlu dikelola menurut nilai-nilai moral dan etika, sehingga menjadi kekuatan sosial bagikehidupan bermasyarakat. Menurut sudut pandang manajemen pendidikan ada dua pilihan yaitu apakah dengan sistem menyeragamkan atau justru membina kebebasan untuk mengembangkan
berbagai kreativitas individual.

Jika penyeragaman dipilih, maka potensi kreativitas individual sebagai hak individu bisa terancam tidak berkembang. Sebaliknya, jika pembebasan dipilih, maka kemapanan sosial sebagai hak masyarakat bisa goyah. Ada tiga komponen moral dan etika bermasyarakat yang perlu dibina untuk dikembangkan secara berkelanjutan. Fakta membuktikan bahwa potensi individualbersifat terbatas. Padahal eksistensi kehidupan manusia terarah pada suatu tujuan.