Kiriman dibuat oleh M.Daffa Rezki Nugraha

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal-1

oleh M.Daffa Rezki Nugraha -
Nama: M. Daffa Rezki Nugraha
Npm: 2211011073
Manajemen A

A. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?

Generasi muda berperan sangat penting dalam perkembangan tekhnologi dan media sosial. Hal ini karena kehidupan mereka yang seakan tidak pernah bisa dilepaskan dari pengaruh media sosial. Oleh karena itu generasi muda ini sangat potensial untuk dipengaruhi oleh berita hoax.
Banyak orang menyebarkan berita hoax melalui sosial media yang salah satu tujuannya untuk memprovokasi. Adanya berita hoax ini dapat menimbulkan berbagai dampak seperti masalah di bidang politiki, ekonomi, sosial, keamanan, dan yang lebih luas lagi dapat mengancam keutuhan suatu negara. Berita hoax dapat mempengaruhi pola pikir seseorang sehingga dapat menimbulkan suatu perbedaan pandangan yang dapat memicu adanya kericuhan. Adanya berita hoax ini tidak hanya dialami oleh Indonesia saja melainkan diseluruh dunia karena kecanggihan informasi saat ini.

B. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?

Apabila perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila di media sosial maka akan banyak pengaruh negatif yang tersebar seperti berita hoax yang akan semakin banyak menyebar, banyak orang yang akan tercandu terhadap teknologi yang akan semakin canggih, orang-orang akan semakin sulit berbaur,dll.
solusi yang ingin saya sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik adalah gunakanlah dengan cermat perkembangan teknologi yang ada agar dampak negatif yang ditimbulkan akan berkurang dan Mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam perkembangan IPTEK. Jika hal tersebut dijalankan dengan baik, maka dampak positif yang ditimbulkan oleh perkembangan iptek akan semakin banyak.

C. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?

•Perencanaan. Dalam mengambil sebuah keputusan kita haru merencanakanya terlebih dahulu, sehingga konsumsi yang akan kita lakukan bisa dibatasi
•Pengorganisasian. Setelah kita melakukan perencanaan, kita tidak lupa untuk melihat seberapa banyak sumber daya yang kita punya
•Memimpin. Untuk mencapai tujuan yang kita inginkan kita harus memotivsai diri, jangan sampai motivasi terkait pembatasan konsumsi yang kita lakukan tidak tercapai
•Mengendalikan. Kita harus selalu memantau seluruh tahapan yang telah dibuat.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal-2

oleh M.Daffa Rezki Nugraha -
Nama: M. Daffa Rezki Nugraha
NPM: 2211011073
S1 Manajemen A

A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?

•Ketuhanan yang maha esa
Bahwa perkembangan IPTEK diartikan sebagai bentuk syukur pemberian akal oleh Yang Maha Esa. Sehingga dalam proses pengembangan IPTEK tidak dibuat tanpa tidak memikirkan dampak yang terjadi.
•Kemanusiaan yang adil dan beradab
Dalam pengembangan IPTEK harus dengan cara yang sesuai dengan nilai kemanusiaan dan memiliki adab agar tidak merugikan manusia yang bertujuan untuk menyejahterakan manusia.
•Persatuan Indonesia
Dalam pengembangan IPTEK ilmuwan harus berjiwa nasionalisme,
sila ini juga memberikan kesadaran bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia dapat meningkat dengan adanya kemajuan IPTEK.
•Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Sila ini memberikan penekankan akan kesempatan yang sama bagi semua warga untuk dapat mengembangkan IPTEK dan merasakan hasilnya sesuai kemampuan dan keperluan masing-masing sehingga tidak terjadi monopoli IPTEK.
•Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Dengan menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan dalam hubungan dengan dirinya sendiri manusia dan tuhannya serta sesama manusia lainnya.
B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?

Dengan bersikap berdasarkan nilai nilai pancasila seperti takwa terhadap tuhan yang maha esa,Senantiasa berbuat adil,benar,jujur,sabar dan memiliki sikap rendah hati.Memiliki sikap yang bertanggung jawab. Juga Mengamalkan setiap nilai-nilai Pancasila.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

oleh M.Daffa Rezki Nugraha -
M. Daffa Rezki Nugraha
2211011073
MKU PANCASILA

Analisis Jurnal
-Dampak Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila Dalam Penerapan IPTEK

Mahasiswa sebagai generasi muda sebaiknya menjaga kepribadian bangsa dalam menghadapi tantangan perkembangan Iptek, serta bisa menyeleksi pengaruh buruk kebudayaan baru, sehingga budaya yang masuk tidak merugikan dan berdampak negatif kepada bangsa Indonesia dan harus tetap berpegang teguh kepada Pancasila sebagai dasar negara sehingga perkembangan Iptek bisa membantu
pembangunan dan perkembangan Negara.
mahasiswa perlu memiliki sikap jujur dalam kehidupan sehari-hari, perlu mempunyai toleransi yang tinggi akan adanya perbedaan ras dan agama dan perlu memiliki pemahaman yang mendalam tentang pendidikan Pancasila. Untuk itu Pendidikan Pancasila penting dalam kehidupan bermasyarakat dan harus ditetapkan sejak dini. Mata Kuliah Pendidikan Pancasila merupakan pelajaran yang memberikan pedoman kepada setiap insan untuk mengkaji, menganalisis, dan memecahkan masalah-maslah pembangunan bangsa dan Negara dalam perspektif nilai-nilai dasar Pancasila sebagai ideology dan dasar Negara Republik Indonesia.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal

oleh M.Daffa Rezki Nugraha -
Nama: M.Daffa Rezki Nugraha
NPM: 2211011073
MKU PANCASILA KELAS A

A.Etika politik pada umumnya dimengerti sebagai pemikiran filosofis mengenai segala sesuatu yang dianggap baik atau buruk dalam perilaku manusia.Sedangkan hukum negara yakni hukum yang menjadi pijakan beberapa cabang pemerintahan dan yang harus mereka patuhi dalam menjalankan kekuasaan.Etika Pancasila adalah cabang filsafat yang dijabarkan dari sila-sila Pancasila untuk mengatur perilaku kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Indonesia. Oleh karena itu, dalam etika Pancasila terkandung nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan.Peran sentral terhadap cita demokrasi yang beriringan dengan cita nomokrasi adalah suatu keniscayaan. Pembangunan politik hukum melalui Peraturan Perundang-Undangan di Indonesia harus sesuai dengan Pancasila dan etika politik yang dibangun oleh para elite politik adalah suatu keharusan untuk memberikan sebuah gambaran besar untuk menghadapi persoalan bangsa saat ini. sumber https://online-journal.unja.ac.id/jisip/article/view/8828

B. Hilangnya nilai-nilai etika dalam masyarakat yang tercermin didalam pancasila salah satunya adalah ketidak pedulian etika sosial dan keagamaan. Contoh saja di zaman sekarang banyak sekali dikalangan, pemuda, siswa, bahkan mahasiswa yang kurang beretika, bahkan bisa dikatakan tidak memiliki etika dalam bermasyarakat dan bersosialisasi. Hal tersebut akan membawa dampak buruk dimasa yang akan datang. Mengingat bahwa generasi muda yang akan membawa sebuah perubahan di masa yang akan datang. Apabila krisis etika (moral) pemuda terus berlanjut, bagaimana dengan nasib masa depan bangsa? Generasi muda yanag seharusnya mampu menjadi “Agent of Change”, berkontribusi besar dalam perubahan bangsa dan menjadi tonggak peradaban, justru tidak memiliki dasar atau podasi kokoh yang menjadi modal dalam segala aspek sendi kehidupan. Bukan suatu hal yang asing lagi saat ini, banyak pemuda yang mengalami krisis etika (moral). “Data Unicef tahun 2016 lalu menunjukkan bahwa kekerasan kepada sesama remaja bahkan kepada orang tua di Indonesia diperkirakan mencapai 50 persen”. Dari data tersebut menunjukkan betapa miris dan krisisnya etika dikalangan pemuda Indonesia di era globalisasi seperti sekarang ini.
sumber https://www.harianbhirawa.co.id/meredupnya-etika-di-kalangan-para-pemuda/