Nama : Miranda
Npm : 2211011046
Kelas : PKN (Manajemen B)
Menurut pendapat saya terkait dengan jurnal tersebut yang berjudul:
"Kearifan Budaya Lokal Perekat Identitas Bangsa"
Sebelumnya dijurnal tersebut telah dijelaskan bahwa kearifan lokal adalah sebuah unsur budaya yang berbeda-beda dalam sebuah negara dan menjadi ciri khas dari negara itu sendiri.
Kearifan lokal dijadikan identitas perekat bangsa supaya bangsa tersebut tetap menjaga dan mengembangkan keberagaman budaya lokal yang ada di Indonesia agar tetap terjamin kelestariannya hingga turun termurun menjadi warisan negeri tercinta Indonesia.
Diera globalisasi seperti ini dapat memicu terjadi kultur budaya dan juga dapat membuat mulai berkurangnya kearifan lokal yang ada. Oleh sebab itu, kita sebagai calon generasi penerus bangsa sudah seharusnya untuk menjaga dan melestarikan budaya yang ada di Indonesia dengan cara menjadikannya sebagai identitas perekat bangsa.
Kearifan lokal itu juga dapat terbentuk dari beberapa unsur yaitu, adat istiadat, bahasa, karya seni, sistem agama dan politik.
Integrasi nasional merupakan sebuah proses sosial dan interaksi sosial dalam upaya penyatuan berbagai bentuk kelompok sosial budaya ke dalam satu kesatuan wilayah kekuasaan.
Jika dikategorikan ke dalam beberapa unsur identitas nasional maka terdapat empat unsur yaitu, suku, agama, budaya, dan bahasa.
Selain itu juga terdapat beberapa faktor pendorong integrasi nasional diantaranya, sejarah, keinginan ingin bersatu, cinta tanah air, dan rela berkorban.
Bentuk dari integrasi nasional itu sendiri adalah, asimilasi dan akulturasi akulturasi.
•Asimilasi adalah pembauran satu kebudayaan yang disertai dengan hilangnya ciri khas kebudayaan asli sehingga membentuk kebudayaan baru.
•Akulturasi adalah suatu proses sosial yang timbul manakala suatu kelompok manusia dengan kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur dari suatu kebudayaan asing.