གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Hafiz Wahyu Syahputra

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal

Hafiz Wahyu Syahputra གིས-
Nama: Hafiz Wahyu Syahputra
NPM: 2211011069

A.) Indonesia sebenarnya memiliki nilai-nilai tradisional yang juga ditanamkan sejak dahulu, seperti: nilai-nilai budaya, agama, dan adat istiadat yang bermacam-macam bentuknya dari Sabang hingga Merauke. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya antara lain seperti: kejujuran, keteladanan, sportifitas, toleransi, tanggung jawab, reputasi, disiplin, etos kerja, gotong royong, dan lain-lain. Nilai-nilai tersebut sangat dihormati dan dipatuhi oleh segenap elemen masyarakat hingga saat ini dan juga diimplementasikan di dalam pemerintahan.Masyarakat Indonesia tentunya dapat menilai melalui apa yang terpapar di media massa, apakah hukum berjalan dengan sepatutnya ataukah masih berada di titik nadirnya. Hingga kini belum terdengar berita apakah pejabat negara yang terlibat kasus hukum tersebut akan mengundurkan diri dari jabatannya sesuai dengan etika politik dan pemerintahan sebagaimana mestinya. Melalui banyaknya tayangan yang menampilkan tingkah akrobatik kalangan elite politisi dan pejabat negara Indonesia, masyarakat Indonesia dapat segera menyimpulkan bahwa meskipun nilai-nilai tradisional Indonesia telah tertanam sejak dahulu namun budaya kepatuhan serta jiwa sportifitas rupanya belum mendarah daging dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menurut saya etika politik di Indonesia saat ini banyak sekali yang menyimpang dari ajaran pancasila, karena banyak sekali pejabat negara yang tertangkap kasus korupsi, tetapi dengan hukuman yang sangat ringan dan untuk penyelesaian kasus tersebut sangat bertele-tele dan sangat tidak transparan. Dan banyak politisi yang menyalonkan diri lalu melakukan berbagai cara untuk mendapatkan suara, mulai dari penyuapan dan pengubahan kotak suara. Hal ini menjadikan KKN di Indonesia cukup tingggi. Sehingga sangat jauh dari ajaran Pancasila.

Sumber: https://www.franswinarta.com/news/kurangnya-etika-politik-dalam-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara/

B.) Di era modern saat ini masih banyak anak anak muda yang mengalami penurunan nilai moral dan etika,baik dalam sesama teman sebaya maupun kepada orang yang lebih tua. Memang adaya perubahan yang di
akibatkan oleh globalisasi ini sendiri di pengaruhi karena adanya ilmu pengetahuan dan
juga kemajuan teknologi yang menciptakan keragaman budaya di dunia.
Jika diperhatikan di lingkungan sekitar kita, moralitas yang ada pada manusia terutama
yang ada pada generasi muda sekarang sudah mulai luntur, banyak sekali anak-anak
zaman sekarang yang berperilaku tanpa moral,karena memang secara umum anak anak sekarang sangat mudah terpengaruh dalam pergaulan.
Banyaknya kasus kenakalan remaja yang terhajadi hingga saat ini sangat menunjukan bahwa generasi modern Indonesia tidak mencerminkan nilai nilai etika dan moral khusunya dalam nilai nilai pancasila.

Anak muda di daerah tempat tinggal saya, menurut pandangan saya pribadi di bagi menjadi 2, yang pertama adalah para pemuda masjid yang beretika baik dan remaja yang menghidupkan suasana masjid, dan menjadi contoh baik di lingkungan saya, dan remaja seperti ini sudah mencerminkan nilai pancasila. Lalu yang ke 2 adalah remaja yang suka melakukan fandalisme dan mereka terkadang tidak menghormati orang yang lebih tua, remaja seperti ini yang tidak mencerminkan nilai pancasila


(Sumber : osf.io
https://osf.io › downloadPDF
kemerosotan nilai moral yang terjadi pada generasi muda di era modern ) penulis :
Indriana Wijayanti.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

Hafiz Wahyu Syahputra གིས-
Nama: Hafiz Wahyu Syahputra
NPM: 2211011069
Kelas: Manajemen A

Indonesia merupakan negara yang beraneka macam ragam budaya, etnis dan suku, secara politis-yuridis bangsa Indonesia telah berhasil menciptakan integritas nasional melalui sumpah pemuda pada tahun 1928. Dari keaneka ragaman tersebut ada yang namanya etika dan moral. Di dalam jurnal ini menjelaskan tentang hubungan antara etika dan moral, Tujuan negara Indonesia tertuang dalam alinea 4 Pembukaan UUD 1945, yang mana Moral berkaitan dengan tingkah laku manusia yang dapat diukur dari sudut baik maupun buruk, sopan ataupun tidak sopan, susila atau tidak susila. Sedangkan Etika berkaitan dengan dasar-dasar filosofis dalam hubungan dengan tingkah laku manusia.

Tahap Perkembangan Etika.
1. Etika teologi (theogical ethics), asal mula etika yang berasal dari dokrtin agama.
2. Etika ontologis (ontological ethics) yang merupakan tahap perkembangan dari etika agama.
3. Positivasi etik berupa kode etik (code of ethics) dan pedoman perilaku ( code of conduct) yakni pedoman perilaku yang lebih konkrit.
4. Etika fungsional tertutup (close functional ethics) dimana proses peradilan etik dilakukan di internal komunitas/organisasi secara tertutup.
5. Etika fungsional terbuka (open functional ethics) dalam bentuk peradilan etika yang bersifat terbuka.

Dan Hubungan Hukum dan Etika dalam Politik Hukum di Indonesia yang dapat dilihat dari 3 dimensi
1.)Dimensi substansi dan wadah.
2.)Dimensi Keluasan Cakupannya
3.)Dimensi Alasan manusia untuk mematuhi atau melanggarnya.

Hubungan antara hukum dan etika diringkas oleh pendapat Jimly Asshidiqie yang mengibaratkan hukum dan etika seperti nasi bungkus, hukum sebagai bungkusnya dan nasi serta lauk sebagai etika yang terkandung didalamnya. Sehingga di daptkan pointnya adalah sebagai warna negara Indonesia ada baiknya kita menanamkan etika dan morak di dalam hati kita, supaya kita lebih memahami dan mampu menjalankan kegiatan kewarganegaraan dengan lebih baik.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Video

Hafiz Wahyu Syahputra གིས-
Nama: Hafiz Wahyu Syahputra
NPM: 2211011069
Kelas: Manajemen A

Etika pancasila adalah cabang filsafat yang dijabarkan dari sila pancasila untuk mengatur prilaku kehidupan masyarakat berbangsa dan bernegara, dan etika bernegara sangat diperlukan bagi warna negara, adapun nilai yang terkandung dalam pancasila, yakni:
1. Ketuhanan, dimensi moral berupa nilai spiritualitas yang mendekatkan diri kepada tuhan yang maha esa.
2. Kemanusiaan, dimensi humanis yang menjadikan manusia yang manusiawi.
3. Persatuan, dimensi niali solidaritas rasa kebersamaan dan cinta tanah air.
4. Kerakyatan, nilai sikap menghargai orang lain.
5. Keadilan, kesediaan membantu orang lain.

Lalu urgensi Pancasila dalam sistem etika.

1. pancasila adalah sumber moral dan inspirasi bagi penentu sikap, tindakan dan keputusan.
2. Kedua sebagai sistem etika memberikan pedoman pada setiap negara sehingga memiliki orientasi yang jelas pada tata pergaulan lokal, regional dan internasional.
3. Ketika dapat menjadi dasar analisis berbagai kebijakan yang tidak keluar dari semangat kebangsaan yang berjiwa pancasila

Dalam berwarga negara kita harus berpedoman pada dasar pancasila untuk mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara, sebab di dalam pancasila terdapat nilai nilai yang baik bagi keberlangsungan berwarga dan bermegara, sehingga kita dapat menjadi warna negara yang baik.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Video

Hafiz Wahyu Syahputra གིས-
Assalamualaikum wr wb
Nama: Hafiz Wahyu Syahputra
NPM: 2211011069
Kelas: Manajemen A

Indonesia adalah negara dengan beraneka ragam budaya, suku, dan agama. Di dalam perbedaan itu di butuhkan rasa toleransi yang kuat antar sesama agar terciptanya kondisi yang harmonis dan satu padu, Keberagaman ini pula yang menunjukkan kekayaan Indonesia dan suatu kekuatan sebagai unsur perekat universal. Unsur perekat ini adalah kepercayaan akan adanya Tuhan. Dengan percaya akan adanya Tuhan, maka kita saling menghargai perbedaan, dan keberagaman yang terjadi karena kehendak Tuhan. Kita harus saling menghormati sesama dan tidak membedakan-bedakan seseorang dari budaya dan agama mereka, sehingga terciptalah integrasi