Posts made by Fania Ainur Ramadiani

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal-1

by Fania Ainur Ramadiani -
Nama: Fania Ainur R
NPM : 2211011010
Kelas : Manajemen A

A.
Menurut saya sangat sulit memberi tahu seseorang terkait berita hoax apabila orang tersebut menyukai kontennya. Dampak dari hoax akan terus terjadi dan akan berakhir pada saat isu-itu telah selesai. Berita hoax makin marak terjadi akibat adanya media sosial yang mudah dijangkau oleh masyarakat dan mudah juga untuk masyarakat mendapatkan informasi dan menyebarkannya. Karena itu, kita harus menjadi masyarakat yang pintar, dengan selalu mengkonfirmasi setiap hal yang kita dapat sebelum kita menyebarkannya.

Yang harus dilakukan untuk mengantisipasi hoax:
1. Selalu kritis dan logis saat menerima berita apapun
2. Selalu validasi setiap berita yang didapat
3. Jangan mudah terprovokasi

B.
Apabila IPTEK bertentangan dan tidak sesuai dengan nilai Pancasila, maka akan banyak dampat negatif yang ditimbulkan, seperti beredarnya berita hoax, konten pornografi yang banyak tersebar, lebih memilih produk luar negeri dibanding produk dalam negeri, dan rusaknya moral bangsa Indonesia.

Untuk pengembangan IPTEK yang lebih baik, yang dapat kita lakukan adalah:
1. Selalu melakukan penyaringan akan pengaruh IPTEK dengan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 sebagai acuan
2. Menghargai dan menghormati segala hak asasi manusia
3. Menggunakan IPTEK secara efektif dan efisien

C.
Yang dapat dilakukan untuk menghindari sikap konsumerisme:
1. Melakukan perencanaan tentang seberapa besar dan tingginya tingkat konsumsi yang dilakukan
2. Membuat skala prioritas
3. Mulai menabung dan berinvestasi
4. Membeli sesuai kebutuhan bukan keinginan

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Video-2

by Fania Ainur Ramadiani -
Nama: Fania Ainur R
NPM : 2211011010
Kelas : Manajemen A

Pada Desember 1941, Jepang menyerang pangkalan Amerika Serikat di Pearl Harbor yang kemudian memicu bersatunya persekutuan Amerika Serikat, Britania Raya, Belanda, Hindia Belanda dan sejumlah negara jajahan Inggris serta sejumlah Negara Amerika Latin untuk bersama-sama berperang melawan Jepang. Puncak Perang sekutu melawan Jepang adalah dijatuhkannya bom atom ke Kota Hiroshima pada 6 Agustus 1945 yang menewaskan nyaris setengah dari penduduknya, yaitu sekitar 140.000 orang. Tidak berhenti sampai di sana, bom atom kedua dijatuhkan sekutu ke kota Nagasaki tiga hari kemudian yaitu pada tanggal 9 Agustus 1945. Enam hari pasca pemboman Nagasaki tepatnya pada tanggal 15 Agustus 1945, Jepang menyerah kepada sekutu. Menteri luar negeri Jepang menandatangani surat tanda Jepang menyerah diatas kapal perang Amerika Serikat USS Missouri ini menandai berakhirnya Perang Dunia ke-2 di wilayah Pasifik. Bagi Indonesia yang saat itu dijajah Jepang, momen ini menyebabkan terjadinya kekosongan kekuasaan atau status quo di wilayah Indonesia. Hal ini membuka peluang bangsa Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaannya. Dua hari kemudian tepatnya pada tanggal 17 Agustus 1945, bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Video-1

by Fania Ainur Ramadiani -
Nama: Fania Ainur R
NPM : 2211011010
Kelas : Manajemen A

Video diatas menginformasikan tentang konflik yang terjadi antara warga dengan perusahaan pakaian di Pekalongan.

Konflik yang terjadi adalah masalah pembuangan limbah sampah pabrik yang mengarah ke sungai yang mengakibatkan sungai menjadi tercemar dan warga sekitar merasa tidak nyaman akan hal tersebut.

Untuk itu warga melakukan aksi unjuk rasa dengan menutup saluran limbah sampah dan melakukan aksi demo kepada aparat desa untuk dapat menghentikan operasional perusahaan tersebut apabila masih tetap mencemari lingkungan sekitar dengan limbah sampah yang dihasilkan .

Dalam hal ini pemilik perusahaan mengakui kesalahan nya dan akan berusaha untuk dapat menyaring sampah yang dihasilkan dari perusahaanya sehingga tidak akan lagi mengganggu ataupun mencemari lingkungan sekitar.

Dalam konflik ini, pemilik perusahaan tentu melanggar nilai-nilai Pancasila karena hal tersebut tidak hanya mengganggu lingkungan sekitar tetapi juga tidak mencerminkan pribadi yang memiliki jiwa sosial yang tinggi.

Kasus ini sesuai dengan sila ke-2. Nilai Kemanusiaan Sebagai Dasar Pengembangan Ilmu artinya kesadaran sikap dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai moral dalam hidup bersama atas dasar tuntutan hati nurani masing-masing, dengan memperlakukan sesuatu hal dengan sebagaimana semestinya.

a. Memberi arah dan mengendalikan ilmu pengetahuan, ilmu dikembalikan pada fungsinya
b. Memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan iptek haruslah secara beradab

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

by Fania Ainur Ramadiani -
Nama: Fania Ainur R
NPM : 2211011010
Kelas : Manajemen A

Dari jurnal yang berjudul "Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar
Nilai Pengembangan IPTEK" karya Setyorini dari Fakultas Syari'ah dan Hukum UNSIQ. saya mendapatkan beberapa poin penting diantaranya sebagai berikut :
Pancasila adalah dasar negara atau pokok kaidah negara yang fundamental. Pancasila
sudah disepakati bersama sebagai cara pandang hidup bangsa Indonesia (the way of life) dan sekaligus sebagai dasar negara maka kita harus menetapkan nilai-nilai pancasila dalam pengembangan IPTEK.
Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) dewasa ini mencapai kemajuan pesat sehingga peradaban manusia mengalami perubahan yang luar biasa. Pengembangan Iptek
tidak dapat terlepas dari stuasi yang melengkapainya, artinya IPTEK selalu berkembang dalam suatu ruang budaya. Perkembangan IPTEK pada kemunculannya dengan nilai-nilai budaya dan agama sehingga satu pihak membutuhkan
semangat objektifitas di pihak lain IPTEK perlu mempertimbangkan nilai-nilai budaya dan agama dalam pengembangannya agar
tidak merugikan umat manusia.
(Kementerian Riset Dikti Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, 2016: 97-98)

Terdapat beberapa nilai yang meliputi pancasila dan harus diterapkan dalam pengembangan IPTEK, yaitu:
1. Nilai dasar (instrinsik) yaitu pokok yang tidak terikat waktu dan tempat dan bersifat abstrak, mencakup cita-cita, tujuan dan tatanan dasar yang telah ditetapkan oleh para founding father.
2. Nilai instrumental, yaitu penjabaran nilai dasar sebagai arah kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu, bersifat lebih kontekstual dan harus selalu disesuaikan dengan tuntunan zaman mencakup kebijakan, strategi organisasi, sistem, rencana dan program berupa
peraturan perundang-undangan yang dikembangkan oleh lembaga penyelenggara negara.
3. Nilai praktis yaitu interaksi antara nilai instrumental dengan situasi kongkrit tempat dan situasi tertentu. lalu dalam pengertian Pancasila sebagai
nilai dasar pengembangan ilmu dapat disampaikan pemahaman
-Pertama, bahwa setiap ilmu pengetahuan dan
teknologi (IPTEK) yang dikembangkan di
Indonesia tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam
Pancasila.
-Kedua, bahwa setiap
perkembangan IPTEK harus dilandasi dengan nilai pancasila sebagai faktor pengembangan internal.
-Ketiga, nilai-nilai pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan IPTEK di Indonesia.
Keempat, bahwa setiap pengembangan IPTEK harus berakar dari budaya dan ideologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal
indelegensasi ilmu (mempribumikan
ilmu)
(Kementrian Riset Dikti Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan), 2016: 97-98).

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Diskusi

by Fania Ainur Ramadiani -
Nama: Fania Ainur R
NPM : 2211011010
Kelas : Manajemen A

14. A (Pentingnya Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Menghadapi Perkembangan IPTEK)

IPTEK adalah suatu sumber dimana manusia bisa mengelola dan menggunakannya dalam berkehidupan, baik dari penemuan baru maupun perkembangan teknologi.
Pengimplementasian nilai-nilai
Pancasila dalam perkembangan IPTEK sangatlah penting dimana Pancasila dapat menjadi rambu-rambu normatif bagi pengembangan dan juga pemanfaatan ilmu
pengetahuan dan teknologi agar tetap sesuai dengan kepribadian masyarakat Indonesia yang luhur dan mulia. Pengembangan IPTEK juga harus senantiasa berakar pada budaya bangsa, serta IPTEK harus senantiasa menghormati dan terbuka dengan segala kritik yang ada dari masyarakat yang tentunya untuk arah yang lebih baik.

Dampak positif IPTEK adalah sebagai berikut:
1. menunjang kegiatan produksi
2. memudahkan komunikasi dengan orang lain
3. memudahkan proses pembelajaran.
Dampak negatif IPTEK:
1. Carding, atau pembobolan kartu kredit, dsb
2. ketergantungan akan teknologi dan akan timbul rasa malas
3. beberapa konten mengandung unsur kekerasan bahkan pornografi

Lima hal terkait Pancasila yang berkedudukan sebagai landasan kebijakan dari pengembangan ilmu pengetahuan :
1. IPTEK yang dikembangkan haruslah menghormati keyakinan religius masyarakat Indonesia.
2. IPTEK harus bertujuan untuk pengembangan manusia dan berdasarkan nilai-nilai kemanusiaan.
3. IPTEK menjadi unsur yang menghomogenisasi budaya dan memperkuat persatuan serta mengembangkan pendidikan.
4. Penguasaan IPTEK haruslah demokratis dan merata karena ini juga termasuk dalam sistem pendikan dimana pendidikan itu sendiri merupakan tuntutan dan hak seluruh masyarakat.
5. Kesenjangan dalam penguasaan IPTEK harus diminimalisir dan IPTEK harus merata dan mampu membantu masyarakat untuk menjadi lebih sejahtera.

Sebagai masyarakat Indonesia kita semua harus selalu mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, dengan bijak menggunakan teknologi dan berusaha tidak terpengaruh dampak negatif dari perkembangan IPTEK. Jadilah masyarakat yang cerdas yang dapat memanfaatkan teknologi untuk hal-hal baik yang dapat berguna untuk diri sendiri, orang lain, lingkungan dan juga bangsa Indonesia.

14. B (Teori Kebenaran Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan Ilmu)

Pancasila berdasarkan UUD45 adalah dasar negara Indonesia, berasal dari budaya bangsa Indonesia sendiri. Tujuan nasional sebagaimana ditegaskan dalam Pembukaan UUD 1945 diwujudkan melalui pelaksanaan penyelenggaraan negara yang berkedaulatan rakyat dan demokratis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa, berdasarkan Pancasila dan UUD
1945.

Pembahasan tentang kebenaran Pancasila tidak banyak dalam literatur yang ada. Ada 3 alasan mengapa Pancasila harus ditelusuri secara ilmiah:
1. Presiden Soekarno menghendaki penarikan ke atas (perumusan teori Pancasila, khususnya Filsafat Pancasila) dan penarikan ke bawah ajaran Pancasila (tingkat penjabaran dan pelaksanaannya, yang boleh disebut dengan sikap hidup).
2. Jawaban Presiden Soekarno dalam rapat DPA sebelum 28 Januari 1961 yang menegaskan bahwa Sosialisme Indonesia dan ajaran Pancasila bersifat ilmiah dan religius.
3. Ketetapan MPRS no. II/MPRS/1960/ yang menentukan tentang pembangunan mental berdasarkan Pancasila yang menghendaki pula berfikir secara abstrak, secara ilmiah dan secara filsafati terhadap Pancasila.

Penjelasan tentang teori pancasila dapat disimpulkan bahwa:
1. Teori kebenaran Pancasila menyatakan,
bahwa kebenaran ilmiah itu sekaligus memenuhi kebenaran koherensi, korespondensi, dan pragmatik. Hal ketiga tersebut secara simultan saling melengkapi dalam kerja ilmiah. Artinya tidak menonjolkan atau mengutamakan salah satunya.
2. Pemahaman filosofis tentang kebenaran dalam konteks Pancasila dapat digeneralisasikan bahwa dalam konteks Pancasila, kebenaran adalah 1) tiadanya pertentangan dengan Tuhan, 2) aktualisasi atau perwujudan dan perwujudannya hakekat manusia, 3) suatu hal yang satu, tidak dapat dibagi-bagi, 4) kemanfaatan pada semua pihak, dan 5) terpenuhinya hakekat keadilan (adil). Untuk pengembangan ilmu di Indonesia nilai kebenaran Pancasila harus dijadikan dasarnya
3. Dengan berorientasi Pancasila secara ilmiah dalam upaya mencari kebenaran dan konsep bahwa Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu di Indonesia serta visi ilmu di Indonesia tersebut maka ilmu yang dikembangkan di Indonesia tidak akan ada alienasi terhadap bangsa Indonesia, tetapi sepenuhnya cocok dan sejalan dengan budaya dan jati diri bangsa Indonesia.