གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Fania Ainur Ramadiani

Manajemen A MKU PKN Genap 2023 -> FORUM JAWABAN POSTTEST

Fania Ainur Ramadiani གིས-
Nama: Fania Ainur R
NPM: 2211011010
Kelas: A

Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia melalui Demokrasi, HAM dan Masyarakat Madani

Analisis:
Transisi demokrasi Indonesia menimbulkan banyak kecemasan, maksudnya, pada saat yang sama masyarakat masih cenderung melakukan penyelesaian konflik melalui cara-cara yang tidak demokratis, main hakim sendiri, memaksakan kehendak, dan praktik money politics sebagai cermin dari perilaku dan sikap yang bertolak belakang dengan demokrasi yang diperjuangkan oleh kalangarn reformis selama ini.

Saat ini banyak generasi bangsa yang memilki karakter yang tidak baik. Lalu tujuan pendidikan kewarganegaraan pada dasarnya adalah menjadikan warga negara yang cerdas
dan baik serta mampu mendukung keberlangsungan bangsa dan negara. Upaya mewarganegarakan individu atau orang orang yang hidup dalam suatu negara menjadi tugas dan tanggung jawab pokok yang diemban oleh Negara.

Pendidikan Kewarganegaraan juga merupakan pendidikan yang sangat penting di dalam mendidik karakter bangsa Indonesia untuk menjadi warga negara Indonesia yang kritis, aktif, demokratis dan beradab dimana mereka menyadari hak dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara serta kesiapan mereka menjadi bagian dari warga negara dunia di era modern saat ini.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

Fania Ainur Ramadiani གིས-
Nama: Fania Ainur R
NPM : 2211011010
Kelas : Manajemen A

Pancasila Sebagai Filsafat Ilmu dan Implikasi Terhadap Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Pancasila merupakan dasar negara Republik Indonesia yang terumuskan dari proses akulturasi budaya nusantara yang berlangsung selama berabad-abad. Dalam kehidupan sehari-hari Pancasila menjadi pedoman atau dasar bagi bangsa Indonesia dalam memandang realitas alam semesta, manusia, masyarakat, bangsa, dan negara tentang makna hidup serta sebagai dasar bagi manusia Indonesia untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam hidup dan kehidupan. Perkembangan ilmu pengetauan saat ini dan di masa yang akan datang sangat cepat di berbagai lini kehidupan berbangsa dan bernegara, memasuki dan mempengaruhi segala aspek kehidupan adat dan budaya bangsa. Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi yang tidak dibarengi dengan dasar-dasar Pancasila yang kuat justru akan menjadi aspek penghancur bangsa, terutama dari segi moralitas dan mentalitas.

Implikasi sila-sila dalam Pengembangan IPTEK
1. Sila pertama, contohnya percaya dan takwa kepada Tuhan yang maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
2. Sila kedua, contohnya mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan persamaan kewajiban antara sesama manusia.
3. Sila ketiga, contohnya pengakuan terhadap persatuan bangsa dan wilayah indonesia serta wajib membela dan menjunjung tingginya (Patriotisme).
4. Sila keempat, contohnya manusia indonesia adalah sebagai warga Negara dan warga masyarakat mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama.
5. Sila kelima, contohnya perlakuan yang adil disegala bidang kehidupan terutama dibidang politik, ekonomi, sosial dan budaya.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal-2

Fania Ainur Ramadiani གིས-
Nama: Fania Ainur R
NPM : 2211011010
Kelas : Manajemen A

A.
Pancasila sebagai paradigma pembangunan nasional dalam bidang ekonomi memiliki maksud bahwa setiap pengembangan ekonomi negara harus mendasarkan pada moralitas sila-sila Pancasila, yaitu dengan mengembangkan ekonomi kerakyatan yang humanistik dan bertujuan untuk kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.
1. Sila ke 1, perkembangan IPTEK diartikan sebagai bentuk syukur pemberian akal oleh Tuhan Yang Maha Esa. Sehingga dalam proses pengembangan IPTEK kita harus memikirkan dampak yang terjadi.
2. Sila ke 2, dalam perkembangan IPTEK harus dengan cara yang sesuai dengan nilai kemanusiaan dan tidak merugikan manusia yang bertujuan untuk menyejahterakan manusia.
3. Sila ke 3, perkembangan IPTEK ditujukan untuk seluruh tanah air dan bangsa secara merata. Selain itu, sila ini juga memberikan kesadaran bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia dapat meningkat dengan adanya kemajuan IPTEK.
4. Sila ke 4, sila ini menekankan agar membuka kesempatan yang sama bagi semua warga untuk dapat mengembangkan IPTEK dan merasakan hasilnya sesuai kemampuan dan keperluan masing-masing sehingga tidak terjadi monopoli IPTEK.
5. Sila ke 5, sila ini menekankan bahwa dalam pengembangan IPTEK harus didasarkan pada keseimbangan dan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan.

B.
Pemimpin yang Pancasilais yaitu pemimpin yang adil, menegakkan hukum, dan berorientasi pada kemakmuran rakyat.
Warga negara yang Pancasilais yaitu yang saling menghormati perbedaan, menjalankan agama dengan sungguh-sungguh.
Seorang ilmuwan yang Pancasilais yaitu yang jujur, tekun dan memajukan ilmu pengetahuan untuk kemajuan bangsa dan negara.

Harapan saya untuk pemimpin, warga negara, dan ilmuwan di masa mendatang harus memiliki karakteristik sebagai berikut:
1. Beriman, pemimpin, warga negara, dan ilmuwan yang beriman cenderung akan memiliki perilaku yang baik karena ia akan melibatkan Tuhan dalam setiap tindakannya.
2. Menjunjung tinggi HAM
3. Memiliki rasa nasionalisme, memiliki loyalitas atau pengabdian yang tinggi terhadap bangsa dan negaranya.
4. Merupakan orang yang Pancasilais yang mencerminkan nilai pancasila dimanapun dia berada, menjadikan pancasila sebagai pedoman hidup.