Posts made by Elsa Dea Damayanti

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Video-2

by Elsa Dea Damayanti -
Nama : Elsa Dea Damayanti
NPM : 2211011086

MKU PANCASILA
Analisis video

Pengeboman Hiroshima dan Nagasaki pada Agustus 1945 adalah tahap akhir Perang Dunia II. Amerika Serikat mulai membom Hiroshima dan Nagasaki melawan Jepang pada Agustus 1945. Penghancuran kedua kota tersebut merupakan balas dendam Amerika terhadap Jepang.

Alasan penghancuran Hiroshima dan Nagasaki saat itu adalah untuk melemahkan Jepang. Karena keduanya menjadi pusat militer Jepang yang kuat saat itu. Hal ini dikarenakan markas militer dan pusat industri Jepang terletak di Hiroshima. Jatuhnya bom atom di Hiroshima dan Nagasaki menimbulkan banyak dampak negatif bagi masyarakat Jepang, seperti hancurnya bangunan akibat kebakaran, luka bakar yang parah, efek radiasi yang dialami para korban saat korban terpapar radiasi ratusan ribu orang meninggal karena bom atom. Bom atom di Hiroshima dan Nagasaki mengakibatkan paparan radiasi yang menyebar, menyebabkan penyakit seperti kanker, leukemia, kerusakan organ, risiko tinggi keguguran, dan efek psikologis jangka panjang yang harus ditanggung oleh para penyintas.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Video-1

by Elsa Dea Damayanti -
Nama : Elsa Dea Damayanti
NPM : 2211011086

MKU PANCASILA
Analisis Video

Menurut saya protes warga Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah terhadap sampah yang dibuang di sungai merupakan langkah yang baik karena sampah banyak merugikan warga, salah satunya bau yang tidak sedap. dan air sungai menjadi keruh.
Membuang sampah ke sungai tidak baik, karena sangat berbahaya bagi lingkungan sekitar tempat pembuangan bahkan bau kotoran dapat tercium dari kejauhan.

Ada beberapa penyebab/akibat yang sangat buruk dari pembuangan limbah ini, yaitu:
1. Banjir disebabkan oleh penumpukan limbah di dasar sungai.
2. Munculnya berbagai penyakit dari mikroba patogen yang berkembang di air sungai yang tercemar.
3. Ketersediaan air bersih yang kurang.
4. Tidak ada oksigen di air sungai, dan
5. Membahayakan kehidupan ikan.
6. Percepatan reaksi kimia di air sungai.

Produktivitas tanaman terganggu.
Untuk mencegah limbah mengalir ke sungai maka harus dilakukan solusi sebagai berikut:
1. Mengolah limbah dengan baik.
2. Penggunaan bahan yang ramah lingkungan.
3. Dilarang membuang sampah ke sungai atau badan air lainnya.
4. Penggunaan deterjen yang ramah lingkungan.
5. Lakukan langkah rutin untuk membersihkan sumber air.
6. Menanam pohon di setiap areal yang tersedia.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

by Elsa Dea Damayanti -
ELSA DEA DAMAYANTI
2211011086
MKU PANCASILA

ANALISIS JURNAL

URGENSI PENEGASAN PANCASILA
SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK


Pancasila adalah dasar negara atau
pokok kaidah negara yang fundamental
yang tercantum dalam Pembukaan UUD
1945, dan sekaligus cita hukum
(rechtssidee) negara Indonesia karena
bersumber pada pandangan dan falsafah
hidup yang mendalam, dimana tersimpul
ciri khas sifat, dan karakter luhur bangsa
Indonesia. (Hernowo, 2006 : 3).

1. Konsep Dasar Nilai Pancasila
Sebagai Pengembangan Ilmu
Pancasila sebagai sistem nilai acuan,
kerangka-kerangka berpikir, pola acuan
berpikir atau jelasnya senagai sistem nilai
yang dijadikan kerangka landasan,

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai
dan Moral dalam Pengembangan
Ilmu Pengetahuan dan Tekhologi
Pancasila merupakan satu kesatuan
dari sila-sila Pancasila haruslah
merupakan sumber nilai, kerangka
berpikir dan serta sebagai asas moralitas
bagi pembangunan ilmu pengethuan dan
teknologi.

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan
Politik Pancasila Sebagai Dasar
Nilai Pengembangan Iptek
Sebagai sumber sosiologis Pancasila
sebagai dasar nilai pengembangan iptek
dapat ditemukan dalam sikap masyarakat
yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan
Kemanusiaan yang ada dibalik peistiwa
yang terjadi dalam masyarakat.

Kehadiran Ilmu Pengetahuan dan
Teknologi ditengah-tengah kita akan
memberiksn kemudahan dan
memecahkan berbagi persoalan hidup
dan kehidupan yang dihadapi manusia.
Beberapa peristiwa yang terjadi didunia
ini misalnya dampak negatif dari bom
atom yang dijatihjan di Hirosima dan
Nagasaki pada waktu Perang Dunia
kedua, dampak ini akan berdampak
negatif kepada masyarakat Jepang waktu
dan menimbulkan traumatik kepada
generasi berikutmya. Dan bahkan akan
berdampak enyentuh pada nilai
kemanusian secara universal. Nila
kemnusiaan itu akan bukan milik
sekelompok orang tertentu tetapi milik
bersama umat manusia.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Diskusi

by Elsa Dea Damayanti -
ELSA DEA DAMAYANTI
2211011086
MKU PANCASILA

ANALISIS ARTIKEL

14.a
Pentingnya Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Menghadapi
Perkembangan IPTEK


IPTEK bertujuan untuk memudahkan aktivitas manusia, namun dibalik hal itu IPTEK memiliki dampak positif dan dampak negatif.
•Dampak positif
-Untuk mendukung kegiatan produksi
-Memfasilitasi komunikasi dengan orang
-Memfasilitasi pembelajaran

•Dampak negatif
- Carding, peretasan kartu kredit melalui internet
-Kecanduan dan kemalasan
-Mengandung unsur pornografi

•Penerapan Nilai-Nilai Pancasila
Dalam Perkembangan IPTEK Dan
Kehidupan Masyarakat Modern
- Sila Ketuhanan, IPTEK yang dikembangkan haruslah
menghormati keyakinan religius
masyarakat Indonesia.
- Sila kemanusiaan, IPTEK harus bertujuan untuk
pengembangan manusia dan berdasarkan
nilai-nilai kemanusiaan
- Sila persatuan, IPTEK menjadi
unsur yang menghomogenisasi budaya dan
memperkuat persatuan serta
mengembangkan pendidikan.
- Sila Kerakyatan, Penguasaan IPTEK haruslah demokratis
dan merata
- Sila keadilan
Kesenjangan dalam penguasaan IPTEK
harus diminimalisir dan IPTEK harus
merata dan mampu membantu masyarakat
untuk menjadi lebih sejahtera.

14.b
Teori Kebenaran Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan Ilmu

Perintah-perintah Ketuhanan Yang Maha Esa mengandung makna mutlak bahwa di Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak ada tempat bagi pertentangan-pertentangan mengenai ketuhanan atau agama, sikap dan perbuatan yang ditujukan kepada Tuhan atau agama. dan menegakkan agama.
-Kemanusiaan
Kebenaran adalah Pengetahuan
Perwujudan dan Pemenuhan Eksistensi Male Notnagora menjelaskan bahwa sila kedua Pancasila mengandung cita-cita kemanusiaan yang sepenuhnya memenuhi fitrah manusia.
Berikut adalah beberapa sorotan terkait kejadian ini:
Persatuan = Kemutlakan kesatuan nasional, regional dan nasional Indonesia yang terkandung dalam Perintah Ketiga, dengan segala perbedaan dan kontradiksinya, memenuhi sifat hakiki ketidakterpisahan yang mutlak. Segala perbedaan pendapat dan konflik adalah wajar dan tentunya dapat dimanfaatkan untuk menjaga dan mengembangkan persatuan bangsa.
Kewarganegaraan
Aturan
terdiri dari dua cita-cita filosofis yaitu =
- demokrasi. Ini termasuk cita-cita negara sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan semua orang dan cita-cita demokrasi sosial-ekonomi.
- Demokrasi deliberatif atau politik yang diwujudkan dalam asas-asas politik negara adalah negara rakyat yang berdaulat.
Keadilan = Kebenaran adalah pemenuhan hakekat keadilan (justice). Inilah makna Kebenaran Pancasila yang bersumber dari sila kelima. Realisasi semua hak hidup berdampingan sebagai esensi keadilan menurut pemahaman ilmiah, yaitu esensi timbal balik, mengarah pada realisasi semua hak dalam hubungan. Dalam konteks Pancasila, kebenaran adalah kebenaran.
Teori Kebenaran. Sistem filsafat Pancasila menjadi sulit dalam sistem filsafat lainnya.
• Struktur Piramida Hierarki Pancasila oleh Notnagora menunjukkan cerminan dari teori koherensi, yaitu hubungan logis atau teori koherensi sebagai kognisi. Dengan kata lain, kelima sila Pancasila menunjukkan bahwa rangkaian
bersifat multi langkah, sehingga
tidak dapat dilakukan dengan urutan terbalik.
Teori Korespondensi, yaitu menurut Teori Korespondensi ini terdapat pernyataan-pernyataan yang dianggap benar apabila informasi material yang terkandung dalam pernyataan tersebut relevan dengan pokok pernyataan.
• Teori Pragmatis: Pancasila sebagai Negara Kesatuan
Indonesia. Padahal, ini menunjukkan bahwa sistem filosofis Pancasila benar-benar berfungsi. Pancasila merupakan bagian integral dari kaidah itu yang harus menjadi sumber nilai, ungkapan pemikiran dan prinsip moral bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan ilmu pengetahuan. Teknologi. Ketentuan Pancasila dengan demikian terkait dengan sistem etika dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Itu adalah: meminta.
- Mewujudkan umat manusia yang adil dan beradab, yaitu landasan moral bagi umat manusia untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi secara beradab, itu bagian dari proses.
- Mempersatukan Indonesia, menyadarkan bangsa Indonesia bahwa nasionalisme adalah masyarakat internasional.
- Mereka yang berpedoman pada kebijaksanaan
musyawarah/ungkapan : perkembangan demokrasi ilmu pengetahuan dan teknologi.
- Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia yang harus mampu mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan manusia.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Video

by Elsa Dea Damayanti -
Elsa Dea Damayanti
2211011086
MKU PANCASILA

Analisis video:
PANCASILA SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN IPTEK

Iptek adalah hasil karya manusia yang berfungsi untuk membantu kehidupan manusia.

Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dasar ketuhanan YME bagu bangsa Indonesia adalah mutlak. Jika diikuti pandangan-pandangan sekular dunia barat yang ilmunya dipelajari dan jadi rujukan para cendikiawan sepertinya berjalan berlawanan.

Sila-sika yang menjadi sistem etika dalam perkembangan IPTEK
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
Berdasarkan sila ini IPTEK tidak hanya memikirkan yang ditemukan, dibuktikan, dan diciptakan tetapi juga dipertimbangkan maksud dan akibatnya apakah merugikan orang lain atau tidak.
2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
Bahwa manusia dalam mengembangkan IPTEK harus bersikap beradab karena IPTEK adalah hasil budaya manusia.

3. Persatuan Indonesia
Dalam mengembangkan IPTEK seharusnya dapat mengembangkan rasa nasionalisme kebesaran bangsa.

4. Kerakyatan yang Dipimpin Khidmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan
Ilmuwan harusnya memiliki kebebasan dalam mengembangkan IPTEK.

5. Keadilan Sosial Bagu Seluruh Rakyat Indonesia
Pengembangan IPTEK haruslah menjaga keseimbangan keadilan.