Nama : M. Ramadon
NPM : 2217011089
Kelas : C
JAWABAN ANALISIS:
Jurnal tersebut mengkaji pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan sebagai alat untuk membentuk karakter bangsa Indonesia dalam kerangka demokrasi, hak asasi manusia (HAM), dan masyarakat sipil. Artikel ini menekankan bahwa setelah runtuhnya Orde Baru, Indonesia mengalami proses transisi demokrasi yang belum sepenuhnya mapan. Masyarakat masih cenderung menyelesaikan konflik dengan cara yang tidak sesuai dengan prinsip demokrasi, seperti praktik politik uang dan tindakan main hakim sendiri. Oleh karena itu, pendidikan kewarganegaraan menjadi instrumen yang sangat penting dalam menciptakan warga negara yang kritis, aktif, dan beradab.
PKn tidak hanya berfungsi sebagai pengajaran teori demokrasi, tetapi juga sebagai wadah untuk mengembangkan sikap demokratis dalam kehidupan sehari-hari. Jurnal ini juga menekankan bahwa demokrasi yang beradab harus didukung oleh budaya politik yang menghargai pluralisme, musyawarah, dan keadilan sosial. Selain itu, penguatan hak asasi manusia dalam sistem pendidikan diharapkan dapat membentuk generasi yang peka terhadap hak dan kewajibannya sebagai warga negara. Dengan demikian, pendidikan kewarganegaraan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas demokrasi dan membangun masyarakat yang lebih beradab.
NPM : 2217011089
Kelas : C
JAWABAN ANALISIS:
Jurnal tersebut mengkaji pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan sebagai alat untuk membentuk karakter bangsa Indonesia dalam kerangka demokrasi, hak asasi manusia (HAM), dan masyarakat sipil. Artikel ini menekankan bahwa setelah runtuhnya Orde Baru, Indonesia mengalami proses transisi demokrasi yang belum sepenuhnya mapan. Masyarakat masih cenderung menyelesaikan konflik dengan cara yang tidak sesuai dengan prinsip demokrasi, seperti praktik politik uang dan tindakan main hakim sendiri. Oleh karena itu, pendidikan kewarganegaraan menjadi instrumen yang sangat penting dalam menciptakan warga negara yang kritis, aktif, dan beradab.
PKn tidak hanya berfungsi sebagai pengajaran teori demokrasi, tetapi juga sebagai wadah untuk mengembangkan sikap demokratis dalam kehidupan sehari-hari. Jurnal ini juga menekankan bahwa demokrasi yang beradab harus didukung oleh budaya politik yang menghargai pluralisme, musyawarah, dan keadilan sosial. Selain itu, penguatan hak asasi manusia dalam sistem pendidikan diharapkan dapat membentuk generasi yang peka terhadap hak dan kewajibannya sebagai warga negara. Dengan demikian, pendidikan kewarganegaraan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas demokrasi dan membangun masyarakat yang lebih beradab.