Kiriman dibuat oleh Sri Sunarsih

FIM -> RESPONSI/TANGGAPAN -> RESPONSI/TANGGAPAN -> Re: RESPONSI/TANGGAPAN

oleh Sri Sunarsih -

Assalamulaikum bu.. ijin  mengumpulkan tugas intisari perkuliahan

Filsafat Ilmu adalah suatu pengetahuan yang tentang objek pengetahuan melalui pendekatan, metode atau system yang filosofis.  Filsafat ilmu dapat memberikan penjelasan atas 3 hal yaitu :

  1. .  Aksiologis yaitu untuk apa ilmu itu digunakan
  2. Ontology yaitu apa yang dikaji oleh ilmu
  3. .  Epistimologi yaitu bagaimana mendapatkan ilmu

Standar suatu ilmu mencakup :

  1. . Fokus/ Objek Formal. Mencakup metode dasar/ cara ilmiah yang digunakan untuk memcahkan masalah dan menunjukan sasaran dari spesialisasi bidang studi
  2. . Lokus/ Objek Material. Mencakup medan/ tempat/ institusi dimana metode tersebut digunakan

Riset

Riset adalah invistigasi teroganisir. Sistematis, berbasis data, kritis dan ilmiah untuk menjawab suatu pertanyaan atau memecahkan masalah.

Luaran dari filsafat ilmu adalah melakukan riset dengan outputnya adalah bangunan pengetahuan disusun oleh kita dan logic.

Riset adalah  ruang untuk epistimologi yang ujungnya adalah riset guna membangun pengetahuan menjadi science.

Empat (4) padangan penelitian (Cresswel):

  1. Post- Positivisme. Muncul karena ada teori yang dianggap janggal apakah pemberlakuanya seperti itu sehingga perlu dilakukan verifikasi teori
  2. Konstruktivisme. Muncul akibat adanya makna beragam sehingga terbentuk teori baru
  3.  Advokasi/Partisipatori. Muncul akibat adanya keinginan atau orientasi pada suatu perubahan
  4. Pragmatis. Muncul akibat masalah yang pluralistic sehingga orientasi pada praktek dunia nyata

Penelitian/ tesis yang dilakukan seorang peneliti akan selalu bicara dalam 4 pandangan dan tanpa disadari setiap penulis telah menetukan salah satu pandangan diatas.

Untuk riset untuk Pendidikan S1,S2 dan S3 terdapat perbedaan komposisi antara pengembangan dan penerapan teori. Perbandingan persentase antara keduanya ditentukan kebijakan universitas masing-masing.

Segala sesuatu yang ada di dalam literatur/ praktek bisa menjadi peluang riset.

Tesis merupakan bagian epistimologi sehingga pembuatanya arus memenuhi syarat-syarat tertentu. Hal yang utama adalah kebenaran apa yang akan dibawa dalam membuat tesis.

Proses riset : Peluang riset disusun dalam proposal  → kegiatan riset dilakukan dengan menggunakan metode penelitian → hasil riset ditulis dan disesuaikan dengan tata tulis formal yang disesuaikan dengan standar tempat penelitian → proses publikasi → review.

Aktivitas epistimologi riset berangkat dari penelitian yang telah dilakukan peneliti sebelumnya. Perangkat kebenaran dari riset adalah: dari referensi untuk referensi dan kembali ke referensi. Seluruh kegiatan riset adalah state of the art.

Metode ilmiah

Standar epistimologi adalah:

  1. ·         Adanya masalah
  2. ·         Membentuk kerangka berfikir/ membentuk asumsi
  3. ·         Membuat hipotesis/ praduga
  4. ·         Pembuktian hipotesis
  5. ·         Kesimpulan

Membangun kebenaran maka kita coba membangun hubungan apakah itu hubungan kasualitas atau hubungan korelasi.

Asumsi adalah dugaan yang kita bangun terhadap sesuatu.

Asumsi model top-down akan berhasil ketika:

  1. ·         Rantai komando baik
  2. ·         Tujuan didefinisikan dengan baik
  3. ·         Dukungan banyak pihak
  4. ·         Sumber daya banyak
  5. ·         System komunikadi dan monitoring baik

Asumsi model bottom-up akan berhasil ketika:

  1. ·         Adanya term manusia bukan hipotesis
  2. ·         Proses implementasi negosiasi dan pembentukan konsesus
  3. ·         Dua konteks lingkungan yang terlibat dalam implematasi adalah keahlian manajemen dan kultur organisasi yang                        terlibat dalam implementasi (organisasi dan lingkungan pilitik tempat mereka bekerja)
  4. ·         Garis depan implementatir memiliki keleluasaan yang berbeda beda dalam menerapakan kebijakan.