Kiriman dibuat oleh Putri Adelia

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Diskusi

oleh Putri Adelia -
Nama : Putri Adelia
NPM : 2211011085
Prodi : Manajemen (A)

Jurnal 14.A

PENTINGNYA IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM MENGHADAPI PERKEMBANGAN IPTEK

Di Indonesia, Perkembangan IPTEK harus berdasar pada nilai-nilai Pancasila agar sesuai dengan pemikiran masyarakat Indonesia yang sudah menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Dalam pelaksanaan implementasi nilai-nilai Pancasila di kehidupan sehari-hari berkaitan dengan norma-norma moral yang jika benar benar dilakukan akan menciptakan warga negara yang berkepribadian Pancasila.

Alasan pentingnya implementasi nilai-nilai Pancasila dalam perkembangan IPTEK, diantaranya :
1. IPTEK memiliki keterkaitan dengan nilai budaya dan agama sebagai faktor eksternal dalam proses pengembangannya
2. Pancasila mengandung nilai-nilai luhur yang merupakan akulturasi dari berbagai pemikiran yang berkaitan dengan agama, pendidikan, budaya, politik, sosial serta
ekonomi
3. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa senantiasa mengkoordinir segala aktivitas kehidupan, termasuk aktivitas ilmiah dan pengembangan IPTEK
4. Dalam mengembangkan IPTEK ilmuwan harus berdasar Pancasila agar memiliki arah dan tujuan yang jelas

Selain itu, kemajuan IPTEK selain memiliki dampak positif IPTEK juga memiliki dampak negatif, dimana dengan adanya teknologi seperti sekarang ini saja, sudah terlihat adanya pengaruh budaya luar yang dengan mudah masuk ke Indonesia karena kemajuan teknologi yang membuat masyarakat lupa akan budayanya sendiri dan lebih menyukai budaya asing. Oleh karena itu, terlihat jelas bahwa sepenting itu peran Pancasila dalam perkembangan IPTEK. Karena jika IPTEK dibiarkan berkembang begitu saja, dapat berakibat kehilangan arah dan orientasi yang tidak jelas yang kemudian sewaktu-waktu dapat saja membawa kehancuran bagi kehidupan masyarakat dan bangsa Indonesia.

Jurnal 14. B
TEORI KEBENARAN PANCASILA SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN ILMU

3 Teori Kebenaran Pancasila :
1. Teori Koherensi
Mengatakan bahwa “pernyataan dianggap benar jika pernyataan tersebut bersifat konsisten dengan pernyataan sebelumnya yang dianggap benar,” . Menurut Notonegoro, Pancasila itu bersifat hierarki yang tidak dapat ditukar/dibalik posisinya karena menunjukkan satu rangkaian yang bertingkat. Kemudian Pancasila juga bersifat mutlak, yang artinya jika dihilangkan satu bagian akan hilang pula hal lainnya.
Selain itu, hubungan konsistensi tersebut tercermin dalam Pancasila sebagai aksioma yang kemudian diturunkan ke-empat pokok pikiran lainnya sebagai teorema, dan selanjutnya diturunkan dalam pasal UUD 1945. Dari penjabaran tersebut, terbukti bahwa pasal-pasal UUD 1945 konsisten dengan empat pokok pikiran dan empat pokok pikiran konsisten dengan Pancasila. Menunjukkan adanya penerapan teori Koherensi dalam Pancasila.

2. Teori Korespondensi
Mengatakan bahwa “pernyataan benar jika materi pengetahuan yang dikandung pernyataan itu berhubungan dengan objek yang dituju oleh pernyataan tersebut,” . Menurut Notonagoro, terdapat hubungan yang mutlak antara Pancasila dengan bangsa Indonesia, yakni hubungan sebab-akibat yang dimana dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, masyarakat Indonesia harus sesuai dengan kepribadian bangsa dan hakikat yang terdapat dalam Pancasila. Oleh sebab itu, Pancasila jelas menerapkan Teori Korespondensi dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia.

3. Teori Pragmatik
Menyatakan bahwa “nilai kebenaran proposisi diukur dengan kriteria apakah proposisi tersebut berfungsi dalam kehidupan praktis atau tidak,” . Teori ini tercermin dalam Pancasila sebagai pemersatu bangsa Indonesia, manakala Indonesia memiliki beragam perbedaan namun tetap dapat bersatu. Yang menandakan bahwa Pancasila berperan fungsional. Jika dilihat dari segi historis, Pancasila juga memiliki fungsi praktis. Hal ini karena Pancasila merupakan jawaban atas pertanyaan esensial dalam sidang BPUPK dan PPKI yang mempertanyakan dasar negara pasca merdeka.

Menurut Pancasila, ketiga teori tersebut tidak dipertentangkan namun saling melengkapi yang mengikuti asas hirarkhis-piramidal dan saling mengkualifikasi dalam Pancasila, dengan urutan: koherensi, korespondensi dan pragmatik.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

oleh Putri Adelia -
Nama : Putri Adelia
NPM : 2211011085
Prodi : Manajemen (A)

URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK

A.Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu
Pancasila menjadi kaidah penuntun dalam pembangunan hukum nasional yang berarti bahwa nilai-nilai dasar Pancasila secara normatif menjadi dasar, kerangka acuan, dan tolak ukur dalam segala aspek pembangunan nasional di Indonesia.
Dalam pengertian Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu dinyatakan sebagai berikut :
1. Setiap pengembangan IPTEK di Indonesia harus sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila
2. Setiap perkembangan IPTEK harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan
3. Nailai-nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan IPTEK di Indonesia.
4. setiap pengembangan IPTEK harus berdasar dari budaya dan ideologi bangsa Indonesia (mempribumikan ilmu)

B. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan IPTEK
1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa
Mendasari pengembangan IPTEK dengan ilmu pengetahuan yang mempertimbangkan kerasionalan, antara rasa, akal, dan kehendak.
2. Sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
Mendasari pengembangan IPTEK dengan moral
3. Sila Persatuan Indonesia
Mendasari pengembangan IPTEK dengan rasa nasionalisme
4. Sila Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Perkembangan IPTEK didasari kepentingan demokrasi
5. Sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Mendasari pengembangan IPTEK dengan keadilan

C. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK
a)Sumber Historis Pancasila dalam pengembangan IPTEK terdapat pada Pembukaan UUD 1945 alinea ke-4 ditegaskan dalam kalimat “mencerdaskan kehidupan bangsa”.
b)Sumber Sosiologis Pancasila dalam pengembangan IPTEK dapat dilihat dari sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu ketuhanan dan kemanusiaan yang terjadi di
lingkungan masyarakat.
c)Sumber Politik Pancasila dalam pengembangan IPTEK terdapat pada kebijakan-kebijakan yang ditetapkan oleh penyelenggara negara.

Jadi, dapat disimpulkan
Urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di antaranya :
1. Setiap perkembangan IPTEK di Indoenesia harus sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila
2. Setiap perkembangan IPTEK di Indoenesia harus menyertakan nilai-nilai Pancasila sebagai faktor internal
3. Pancasila dijadikan sebagai dasar norma dalam perkembangan IPTEK di Indonesia yang diharapkan mampu dikendalikan agar tidak keluar dari perspektif dan cara
berpikir masyarakat Indonesia.

Ketiga hal tersebut, diharapkan agar perkembangan IPTEK di Indonesia tetap sesuai dengan nilai-nilai budaya yang ada di Indonesia melalui perantara Pancasila.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

oleh Putri Adelia -
Nama : Putri Adelia
NPM : 2211011085
Prodi : S1 Manajemen (A)

Analisis Jurnal : "Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila Dalam Menyikapi IPTEK"

Menurut analisa saya mengenai jurnal tersebut ialah ada beberapa point penting yang dapat diringkas, yakni :
1. Terkait Globalisasi
Globalisasi memiliki dua dimensi, yakni dimensi ruang dan waktu yang dipersempit dan dipersingkat dalam skala dunia, yang berkaitan dengan pengembangan IPTEK
dimana globalisasi mendorong perkembangan IPTEK. Dengan adanya globalisai memungkinkan hilangnya berbagai halangan dan rintangan yang menjadikan dunia
semakin terbuka dan bergantung satu sama lain.

2. Perkembangan Teknologi dan hubungannya terhadap Pancasila
Jika dikaitkan dengan Pancasila, perkembangan IPTEK akan menghadapi masalah yang berkaitan dengan nilai-nilai dasar yang terkandung dalam Pancasila. Dalam
pengembangan IPTEK diperlukan Pancasila agar perkembangan teknologi tidak menggerus nilai-nilai luhur bangsa Indonesia akibat masuknya budaya luar.

3. Dasar-Dasar Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi :
1). Dasar Filosofis : Pancasila sebagai pemikiran dasar yang dirancang para tokoh pendahulu yang berjasa pada kemerdekaan Indonesia yang saat itu dunia sedang
dikecam oleh adanya dua faham yang sangat bertolak belakang yakni, faham kapitalisme dan faham komunisme.
2). Dasar Sosiologis : Pancasila sebagai pemersatu pluralisme yang ada di Indonesia, baik itu budaya, ras, agama, maupun ekonomi
3). Dasar Yuridis : Pancasila sebagai dasar norma-norma atau peraturan di Indonesia yang termuat dalam pembukaan UUD Negara Republik Indonesia 1945

4. Tujuan Penyelenggaraan Pendidikan Pancasila di perguruan Tinggi secara spesifik :
1). Memperkuat Pancasila sebagai falsafah negara dan ideologi bangsa melalui revitalisasi nilai-nilai dasar Pancasila sebagai norma dasar kehidupan bermasyarakat
2). Memberikan pemahaman dan penghayatan atas jiwa dan nilai-nilai dasar Pancasila kepada mahasiswa sebagai warga negara Indonesia
3). Mempersiapkan mahasiswa agar mampu menganalisis dan memecahkan permasalahan kehidupan bermasyarakan berlandaskan Pancasila dan UUD NRI 1945
4). Membentuk mental mahasiswa yang mampu menghargai nilai-nilai ke Tuhanan, kemanusiaan, patriotisme, serta penguatan masyarakat madani yang demokratis,
berkeadilan, dan bermartabat berlandaskan Pancasila.

Jadi, pengaruh mata kuliah pengembangan kepribadian pancasila dalam menyikapi perkembangan IPTEK ialah untuk menguatkan kesadaran kolektif bangsa terkait urgensi Pancasila di masa globalisasi dimana saat ini penting untuk menyadari dan menyaring mana yang baik dan mana yang buruk dari suatu perubahan. Dan pentingnya Pancasila dalam perkembangan IPTEK ialah agar tujuan dari bangsa Indonesia yang telah dirumuskan oleh para tokoh pendahulu tidak hilang begitu saja seiring banyaknya budaya luar yang masuk ke dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Video

oleh Putri Adelia -
Nama : Putri Adelia
NPM : 2211011085
Prodi/Kelas :S1 Manajemen A

Jadi, yang dapat saya simpulkan mengenai IPTEK dan Pancasila ialah dari IPTEK sendiri yang merupakan suatu karya manusia yang dipakai untuk membantu kebutuhan manusia dalam kehidupannya. Kemudian ada Pancasila yang memiliki peran penting dalam perkembangan IPTEK dimana Pancasila sebagai nilai-nilai yang mengontrol agar perkembangan IPTEK tetap sesuai dengan nilai-nilai yang dianut masyarakat Indonesia.

Sila-sila Pancasila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan IPTEK, yakni :
1. Sila Ke Tuhanan Yang Maha Esa
Mendasari perkembangan IPTEK secara seimbang antara rasional dan irasional serta antara akal dan kehendak yang kemudian dalam penerapannya tidak hanya
tentang penemuan dan pembuktian namun dilihat juga fungsi dan akibat dari suatu inovasi yang dikemukakan.
2. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Mendasari perkembangan IPTEK dengan adab dan moral bangsa Indonesia
3. Sila Persatuan Indonesia
Mendasari perkembangan IPTEK secara universalitas dan internasionalisme guna pengembangan rasa nasionalisme sebagai bagian masyarakat Indonesia
4. Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijakasanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan
Mendasari perkembangan IPTEK secara demokratis, ilmuwan memiliki kebebasan namun harus menghargai dan menghormati kebebasan orang lain dan bersikap transparan dalam mengembangkan IPTEK
5. Sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Mendasari perkembangan IPTEk secara seimbang antara hubungan manusia dengan Tuhannya, manusia dengan manusia, manusia dengnan lingkungan, serta manusia
dengan masyarakat berbangsa dan bernegara.