Nama : Salsabila Risma Wardani
NPM : 2211011068
A. Etika poltik di Indonesia memiliki keragaman masing-masing karena Negara kita yang luas dan kondisi geografi yang berbeda-beda maka juga menghasilkan budaya etika dan nilai yang sedikit berbeda walaupun pada dasarkan juga memiliki kesamaan, yang didasari dari nilai-niali etika yang terkandung dalam pancasila.
Akan tetapi sebagian para pejabat Negara dan elit politik ada yang kurang memperhatikan dan sadar terhadap etika politik yang seharusnya dijalankan. Dalam kasus yang terjadi. Saya mengambil contoh dari DPR karena masalah yang panling banyak ada di pejabat DPR, yaitu kasus dari salah seorang anggota DPR dari dapil NTT dan mengancam dan mengancam dan memfitnah serta mencaci maki kepala Subdirektorat 2 Dierektorat Narkoba Polda NTT karena bisnis minuman kerasnya dirazia oleh polda NTT dalam Operasi Pekat terkait pengamanan Natal, Yustunus Oswin Mamo (Kompasiana).
Etika yang merupakan status yang harus dijaga sebagai bentuk wujud yang paling dipandang oleh masyarakat agar memunculkan suatu keyakinan dan kepercayan oleh masyarakat agar dalam pelasanaan tugas dapat berjalan dengan baik.
Dengan melihat cita-cita bangsa Indonesia adalah menuju kepada negara hukum (rechtsstaat) dimana dalam prosesnya penegakan hukum harus dilaksanakan secara tegas dan tidak tebang pilih demi mencapai kepastian hukum. Setiap orang pada dasarnya memiliki hak yang sama di hadapan hukum (equality before the law) untuk mendapatkan proses peradilan yang jujur dan terbuka (fair trial) serta imparsial, sehingga pada akhirnya tidak berpotensi melakukan tindakan menghalangi proses hukum (obstruction of justice). Jadi menurut saya, etika perilaku politik di Indonesia belum sesuai dengan Pancasila
sumber : https://www.franswinarta.com/news/kurangnya-etika-politik-dalam-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara/
https://www.dictio.id/t/bagaimana-etika-politik-yang-ada-di-indonesia-saat-ini/11186
B. Hilangnya nilai-nilai etika dalam masyarakat yang tercermin didalam pancasila salah satunya adalah ketidak pedulian etika sosial dan keagamaan. Contoh saja di zaman sekarang banyak sekali dikalangan, pemuda, siswa, bahkan mahasiswa yang kurang beretika, bahkan bisa dikatakan tidak memiliki etika dalam bermasyarakat dan bersosialisasi. Hal tersebut akan membawa dampak buruk dimasa yang akan datang. Mengingat bahwa generasi muda yang akan membawa sebuah perubahan di masa yang akan datang.
Mengapa bisa dikatakan demikian? Karena penerus serta penentu keberhasilan sebuah negara adalah tergantung pada para pemudanya. Jika para pemuda yang menjadi ujung tombak keberhasilan bangsa tidak memiliki etika (moral)
Solusinya adalah Pertama, orang tua memiliki peran sanagat penting dalam hal ini. Jadi, orang tua harus lebih memperhatikan serta mengontrol perilaku anak dalam bertingkah laku dimasayakat. Kedua, menggunakan dengan bijak perkembangan teknologi yang sekarang ini menglami kemajuan yang sangat pesat.Ketiga, menempatkan anak pada lingkungan yang baik dan benar, sehingga akan membentuk kepribadian anak menjadi baik pula. Dan juga Dengan adanya kesadaran dalam diri dan kesadaran bersama akan pentingnya menanamkan etika dalam diri seseorang akan membawa perubahan serta kesejahteraan dalam hidup bermasyarakat, menjadi penentu maju atau mundurnya sebuah negara. Selain untuk menciptakan kehidupan yang damai di dunia, etika (moral) juga akan menghantarkan kehidupan yang sejahtera dan damai di akhirat.
Sumber : https://www.harianbhirawa.co.id/meredupnya-etika-di-kalangan-para-pemuda/
NPM : 2211011068
A. Etika poltik di Indonesia memiliki keragaman masing-masing karena Negara kita yang luas dan kondisi geografi yang berbeda-beda maka juga menghasilkan budaya etika dan nilai yang sedikit berbeda walaupun pada dasarkan juga memiliki kesamaan, yang didasari dari nilai-niali etika yang terkandung dalam pancasila.
Akan tetapi sebagian para pejabat Negara dan elit politik ada yang kurang memperhatikan dan sadar terhadap etika politik yang seharusnya dijalankan. Dalam kasus yang terjadi. Saya mengambil contoh dari DPR karena masalah yang panling banyak ada di pejabat DPR, yaitu kasus dari salah seorang anggota DPR dari dapil NTT dan mengancam dan mengancam dan memfitnah serta mencaci maki kepala Subdirektorat 2 Dierektorat Narkoba Polda NTT karena bisnis minuman kerasnya dirazia oleh polda NTT dalam Operasi Pekat terkait pengamanan Natal, Yustunus Oswin Mamo (Kompasiana).
Etika yang merupakan status yang harus dijaga sebagai bentuk wujud yang paling dipandang oleh masyarakat agar memunculkan suatu keyakinan dan kepercayan oleh masyarakat agar dalam pelasanaan tugas dapat berjalan dengan baik.
Dengan melihat cita-cita bangsa Indonesia adalah menuju kepada negara hukum (rechtsstaat) dimana dalam prosesnya penegakan hukum harus dilaksanakan secara tegas dan tidak tebang pilih demi mencapai kepastian hukum. Setiap orang pada dasarnya memiliki hak yang sama di hadapan hukum (equality before the law) untuk mendapatkan proses peradilan yang jujur dan terbuka (fair trial) serta imparsial, sehingga pada akhirnya tidak berpotensi melakukan tindakan menghalangi proses hukum (obstruction of justice). Jadi menurut saya, etika perilaku politik di Indonesia belum sesuai dengan Pancasila
sumber : https://www.franswinarta.com/news/kurangnya-etika-politik-dalam-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara/
https://www.dictio.id/t/bagaimana-etika-politik-yang-ada-di-indonesia-saat-ini/11186
B. Hilangnya nilai-nilai etika dalam masyarakat yang tercermin didalam pancasila salah satunya adalah ketidak pedulian etika sosial dan keagamaan. Contoh saja di zaman sekarang banyak sekali dikalangan, pemuda, siswa, bahkan mahasiswa yang kurang beretika, bahkan bisa dikatakan tidak memiliki etika dalam bermasyarakat dan bersosialisasi. Hal tersebut akan membawa dampak buruk dimasa yang akan datang. Mengingat bahwa generasi muda yang akan membawa sebuah perubahan di masa yang akan datang.
Mengapa bisa dikatakan demikian? Karena penerus serta penentu keberhasilan sebuah negara adalah tergantung pada para pemudanya. Jika para pemuda yang menjadi ujung tombak keberhasilan bangsa tidak memiliki etika (moral)
Solusinya adalah Pertama, orang tua memiliki peran sanagat penting dalam hal ini. Jadi, orang tua harus lebih memperhatikan serta mengontrol perilaku anak dalam bertingkah laku dimasayakat. Kedua, menggunakan dengan bijak perkembangan teknologi yang sekarang ini menglami kemajuan yang sangat pesat.Ketiga, menempatkan anak pada lingkungan yang baik dan benar, sehingga akan membentuk kepribadian anak menjadi baik pula. Dan juga Dengan adanya kesadaran dalam diri dan kesadaran bersama akan pentingnya menanamkan etika dalam diri seseorang akan membawa perubahan serta kesejahteraan dalam hidup bermasyarakat, menjadi penentu maju atau mundurnya sebuah negara. Selain untuk menciptakan kehidupan yang damai di dunia, etika (moral) juga akan menghantarkan kehidupan yang sejahtera dan damai di akhirat.
Sumber : https://www.harianbhirawa.co.id/meredupnya-etika-di-kalangan-para-pemuda/