Kiriman dibuat oleh Salsabila Risma Wardani 2211011068

Nama : Salsabila Risma W
NPM : 2211011068

A.

1. Sila ketuhanan yang maha esa.
penerapan yang saya lakukan adalah dengan beribadah sesuai dengan agama dan keyakinan yang saya percaya dan anut, menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, serta menghormati setiap agama dan keyakinan yang ada.

2. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab
Penerapan yang saya lakukan adalah dengan bersikap adil, dan beradap baik serta mengembangkan ilmu pengetahuan menggunakan moralitas.

3. Sila Persatuan Indonesia
Penerapan yang saya lakukan adalah dengan menjunjung tinggi sikap nasionalisme, dan membantu terwujudnya kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia

4. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Penerapan yang saya lakukan adalah dengan menghormati setiap pengembangan manusia, menghargai hak asasi manusia dan bersikap demokratis.

5. Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. menjaga keseimbangan antara kepentingan individu dan masyarakat, karena kepentingan individu tidak boleh terinjak oleh kepentingan semu.

B

Harapan saya mengenai Model Pemimpin, Warganegara dan Ilmuwan yang Pancasialis di masa sekarang dan masa mendatang adalah orang-orang yang beriman, menjunjung tinggi HAM, memiliki rasa nasionalisme, mendengarkan rakyat, serta adil merupakan 5 karakteristik pemimpin yang dibutuhkan oleh Bangsa Indonesia. Dengan karakter yang berlandaskan Pancasila sebagai ideologi Negara , diharapkan pemimpin mampu membawa Indonesia ke arah yang lebih baik lagi , yaitu kepada kesejahteraan dan kemakmuran seperti yang dicita-citakan oleh seluruh rakyat Indonesia .
Nama : Salsabila Risma W
NPM : 2211011068

PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT ILMU DAN IMPLIKASI TERHADAP PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN
TEKNOLOGI

Perkembangan ilmu pengetauan saat ini dan di masa yang
akan datang sangat cepat di berbagai lini kehidupan berbangsa dan
bernegara, memasuki dan
mempengaruhi segala aspek kehidupan
adat dan budaya bangsa. Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan
Teknologi yang tidak diikuti dengan dasar-dasar Pancasila yang
kuat justru akan menjadi aspek penghancur bangsa, terutama dari
segi moralitas dan mentalitas. Perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi yang terlampau deras
menyebabkan terlalu mudahnya
informasi dari seluruh penjuru dunia masuk ke dalam bangsa kita,
sehingga penting kiranya memperkuat warga Negara menanamkan
nilai-nilai pancasila sebagai dasar dalam memahami dan
mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.