Kiriman dibuat oleh Gaka Awangga

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

oleh Gaka Awangga -
Nama : Gaka Awangga
NPM : 2211011011
Kelas : S1 Manajemen A

A. Konsep Dasar Pancasila
Pancasila adalah ideologi dasar bangsa Indonesia. Pancasila adalah lima dasar yang memuat pedoman dan aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik, dan seperti dikemukakan Notonegoro bahwa Pancasila adalah falsafah dasar bangsa Indonesia, Pancasila adalah asas dasar bangsa yang diharapkan. dan sebuah ideologi. Sebagai pemersatu dasar gaya hidup masyarakat Indonesia.

B. Pancasila sebagai Filsafat Ilmu
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Pancasila adalah pedoman atau pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, berdasarkan nilai-nilai budaya dan hasil dari proses intelektual intensif yang dilakukan oleh anak bangsa. kepulauan.
Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan dasar pemikiran dan proses pengetahuan.
Pancasila sebagai sistem filsafat pada dasarnya adalah sistem pengetahuan. Dalam kehidupan sehari-hari, Pancasila berfungsi sebagai pedoman atau landasan bagi manusia Indonesia untuk melihat realitas alam semesta, manusia, masyarakat, bangsa dan bangsa dari sudut pandang kehidupan, dan landasan bagi manusia Indonesia untuk memecahkan masalah. masalah hidup dan kehidupan.

C. Implikasi sila-sila dalam pengembangan IPTEK
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
Nilai-nilai agama harus diajarkan pada semua jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar sampai perguruan tinggi.
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Peranan kemanusiaan yang adil dan beradab dalam perkembangan ilmu pengetahuan adalah mengarahkan dan mengendalikannya.
3. Persatuan Indonesia
Putusan Solidaritas Indonesia akan mempengaruhi perkembangan ilmu pengetahuan dan menyadarkan bangsa Indonesia bahwa rasa kebangsaan bangsa Indonesia adalah hasil sumbangsih ilmu pengetahuan dan teknologi.
4.Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permasyarakatan perwakilan
Imlikasi dalam pertumbuhan pengetahuan adalah bahwa ajaran rakyat didorong oleh kebijaksanaan kebijaksanaan dalam diskusi perwakilan, yang menopang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang demokratis.
5. KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH INDONESIA
Asas keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia adalah keseimbangan keadilan dalam kehidupan manusia: antara diri sendiri, antara manusia dengan tuhannya, antara manusia dengan manusia lainnya, memelihara keseimbangan keadilan dalam suatu hubungan. Keberadaan bangsa dan bangsa, orang dan orang, dan orang dan orang. lingkungan alam mereka.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal-2

oleh Gaka Awangga -
Nama : Gaka Awangga
NPM : 2211011011
Kelas : S1 Manajemen A

Analisis Soal 2

1.Pancasila sebagai paradigma, artinya nilai-nilai inti Pancasila secara normatif akan menjadi dasar, kerangka dan acuan bagi seluruh aspek pembangunan nasional Indonesia. Hal ini karena bangsa Indonesia mengakui dan menerima Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi nasional.

Peran Sila-Sila Pancasila dalam Ilmu Pengetahuan
Menurut Kuswanjono dkk. (2012) peran setiap sila Pancasila dalamilmu pengetahuan adalah sebagai berikut.

-Sila Ketuhanan Yang Maha Esa:
Melengkapi ilmu pengetahuan menciptakan perimbangan antara yangrasional dan irasional, antara rasa dan akal. Sila ini menempatkan manusiadalam alam sebagai bagiannya dan bukan pusatnya.

-Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab: Memberi arah dan mengendalikan ilmu pengetahuan. Ilmudikembalikan pada fungsinya semula, yaitu untuk kemanusiaan, tidakhanya untuk kelompok, lapisan tertentu.

-Sila Persatuan Indonesia: Mengkomplementasikan universalisme dalam sila-sila yang lain,sehingga supra sistem tidak mengabaikan sistem dan sub-sistem.Solidaritas dalam sub-sistem sangat penting untuk kelangsungankeseluruhan individualitas, tetapi tidak mengganggu integrasi.

-Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan:
Mengimbangi otodinamika ilmu pengetahuan dan teknologi berevolusi sendiri dengan leluasa. Eksperimentasi penerapan dan penyebaran ilmu pengetahuan harus demokratis dapat dimusyawarahkansecara perwakilan, sejak dari kebijakan, penelitian sampai penerapanmassal.

-Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia :
Menekankan ketiga keadilan Aristoteles: keadilan distributif, keadilankontributif, dan keadilan komutatif. Keadilan sosial juga menjagakeseimbangan antara kepentingan individu dan masyarakat, karenakepentingan individu tidak boleh terinjak oleh kepentingan semu.Individualitas merupakan landasan yang memungkinkan timbulnya kreativitasdan inovasi.

2. Harapan saya untuk model pemimpin, warga negara, dan cendekiawan Pancasilais Indonesia saat ini dan di masa depan adalah bahwa ada pengakuan yang langgeng akan pentingnya nilai-nilai Pancasila dan bahwa mereka mengkomunikasikan nilai-nilai Pancasila itu kepada publik. generasi selanjutnya.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal-1

oleh Gaka Awangga -
Nama : Gaka Awangga
NPM : 2211011011
Kelas : S1 Manajemen A

ANALISIS SOAL 1

1. Menyebarkan hoax saat ini sangat mudah menurut saya. Apalagi jika digabungkan dengan media sosial, bahkan pengamat media sosial Nukman Luthfie lulusan perguruan tinggi pun bisa menyebarkan pesan hoax. Saat ini sangat sulit membedakan hoax, dan masyarakat Indonesia khususnya mudah termakan oleh pesan-pesan yang beredar tanpa memfilternya. Berikut adalah cara mengantisipasi dampak negatif dari penyebaran hoaks tersebut:
•Hati-hati dengan judul yang provokatif. Berita Hoax seringkali menggunakan judul-judul yang provokatif dan sensasional, misalnya menuding langsung pihak tertentu.
•Periksa alamat situs.
•Pemeriksaan fakta.
•Verifikasi keaslian foto/video
•Berpartisipasi dalam kelompok diskusi penanggulangan hoaks.
2. Apabila perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak sejalan dengan nilai-nilai Pancasila maka akan banyak menimbulkan dampak negatif, seperti kerusakan lingkungan, kerusakan moral, dan merosotnya nilai-nilai luhur bangsa Indonesia. . Oleh karena itu, pengembangan iptek harus dilandasi nilai-nilai Pancasila, yaitu:
- Perintah umat manusia, iptek harus mengarah pada
pembangunan manusia dan
nilai-nilai kemanusiaan
- Perintah kesatuan, iptek menghomogenkan budaya,
memperkuat persatuan dan mengembangkan pendidikan
unsur.
- Kewajiban manusia, penguasaan iptek harus demokratis dan adil
- Kewajiban keadilan
Kesenjangan dalam penguasaan iptek harus diminimalkan, iptek harus merata
yang perlu dapat membantu perusahaan berkembang.
3. Konsumsi berlebih masyarakat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain faktor budaya, sosial dan pribadi. Pengaruh budaya asing melalui televisi juga berpengaruh kuat terhadap perilaku konsumsi masyarakat. Solusinya adalah:
•) Buat skala prioritas.
•) Menyiapkan anggaran.
•) Catatan semua pengeluaran.
•) Tabungan dan investasi.
•) Mengurangi perjalanan.
•) Beli hanya yang Anda butuhkan.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Video-2

oleh Gaka Awangga -
Nama : Gaka Awangga
NPM : 2211011011
Kelas : S1 Manajemen A

Terjadinya pemboman Hiroshima dan Nagasaki yang terjadi pada Agustus 1945 merupakan tahap akhir dari Perang Dunia II.Bom Hiroshima dan Nagasaki diluncurkan Amerika Serikat kepada Jepang terjadi pada Agustus 1945.
Hancurnya kedua kota ini sebagai bentuk balasan AS atas serangan militer Jepang.

Alasan Hiroshima dan Nagasaki dijadikan target penghancuran kala itu untuk melemahkan Jepang. Dikarenakan keduanya menjadi pusat militer kuat Jepang pada saat itu. Pasalnya, markas besar militer dan pusat industri Jepang terletak di Hiroshima.
Dengan penjatuhan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, banyak dampak negatif terhadap masyarakat Jepang seperti hancurnya bangunan karena kebakaran, luka bakar serius, efek radiasi yang dialami oleh korban sehingga para korban yang terkena radiasi dari bom atom.dua tragedi ledakan tersebut mengakibatkan kota hangus dan ratusan ribu warganya meninggal dunia.

Dampak bom atom Hiroshima dan Nagasaki menyebabkan adanya paparan radiasi yang disebarkan menimbulkan penyakit-penyakit seperti kanker, leukimia, kerusakan organ, risiko keguguran tinggi, dan dampak psikologis berkepanjangan yang harus ditanggung oleh para penyintas.