གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Tribuana Ningrum_2211011039

Tribuana Ningrum
2211011039
Manajemen A

Kearifan Budaya Lokal Perekat Identitas Bangsa

Kearifan lokal merupakan elemen budaya yang harus digali, dikaji, dan direvitalisasikan karena esensinya begitu penting dalam penguatan fondasi jati diri bangsa dalam menghadapi tantangan globalisasi.

Oleh karena itulah memahami kebudayaan Indonesia dari berbagai segi penting artinya dalam rangka menemukan integrasi sebagai unsur penting dalam usaha persatuan bangsa. Berkaitan dengan tujuan inilah sangat penting dipupuk rasa persatuan dalam pembinaan dan pengembangan kebudayaan Indonesia untuk memahaminya lewat pendekatan kebudayaan se-Indonesia.

Namun secara realitas di tengah tengah gelombang perubahan akibat kapitalisme, modernisme, dan globalisme, konflik antar budaya tradisional dan budaya modern tidak dapat dihindarkan walaupun sinergi dan adaptasi unsur tradisional dengan unsur modern merupakan fakta kultural yang tidak terbantahkan.

Atas dasar itu kearifan lokal dapat dimaknai sebagai kebijakan manusia dan komunitas dengan bersandar pada filosofi, nilai-nilai, etika, cara-cara, dan perilaku yang melembaga secara tradisional mengelola berbagai sumber daya alam, sumber daya hayati, sumber daya manusia, dan sumber daya budaya untuk kelestarian sumber kaya tersebut bagi kelangsungan hidup berkelanjutan.

Manajemen A MKU PKN Genap 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

Tribuana Ningrum_2211011039 གིས-
Tribuana Ningrum
2211011039
Manajemen A

Dari vidio yang saya tonton dapat saya simpulkan bahwa identitas nasional merupakan suatu ciri yang dimiliki suatu bangsa yang secara fisiologis membedakan bangsa satu dengan yang lainnya.

Selain itu ada pula unsur pembentukan bangsa antara lain, suku bangsa, agama, kebudayaan, dan bahasa. Dari unsur unsur pembentukan indentitas nasional dapat dibagi menjadi 3 bentuk yaitu,
Identitas fundamental
Identitas instrumental
Identitas alamiah

Adapun faktor faktor pembentukan identitas nasional yaitu : Faktor objektif yang meliputi faktor geografis, ekologis, dan demografis. Faktor subjektif, yaitu faktor historis, sosial politik, dan kebudayaan.