གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ 2211011027_Sabila Kaira

Manajemen A MKU PKN Genap 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

2211011027_Sabila Kaira གིས-
Nama : Sabila Kaira
NPM : 2211011027
Kelas : A

Berdasarkan hasil analisis saya tentang video tersebut, mengenai identitas nasional yaitu sebagai berikut.
Identitas nasional sebagai suatu hal yang terdapat dalam suatu bangsa berupa kepribadian nasional dengan dasar yang membedakannya dengan negara lain. Identitas nasional menjadi hal yang penting bagi suatu bangsa guna terciptanya bangsa yang utuh.

Terdapat 4 unsur identitas nasional yang dimiliki oleh bangsa Indonesia di antaranya yaitu suku bangsa (sebagai suatu kelompok khusus yang telah ada sejak lahir), agama (Islam, Kristen, Katolik, Budha, dan Konghucu), kebudayaan, serta bahasa (lisan, tulisan, isyarat).

Identitas nasional yang dimiliki bangsa Indonesia terdapat dalam konstitusi UUD 1945 Pasal 35 dan 36 C. Identitas nasional tersebut di antaranya berupa :
1. Bahasa nasional (Indonesia)
2. Bendera negara (merah putih)
3. Lagu kebangsaan (Indonesia Raya)
4. Lambang negara (Pancasila)
5. Semboyan negara (Bhinneka Tunggal Ika)
6. Dasar falsafah (Pancasila)
7. Konstitusi hukum dasar (UUD 1945)
8. Bentuk negara (kesatuan republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat)
9. Konsepsi wawasan nusantara
10. Kebudayaan daerah

Dapat disimpulkan bahwa sebagai mahasiswa serta generasi muda Indonesia sangat perlu mengetahui, memahami, serta bertanggung jawab tentang adanya Identitas negara guna menjaga keutuhan negara kesatuan republik Indonesia.

Manajemen A MKU PKN Genap 2023 -> FORUM JAWABAN POSTTEST

2211011027_Sabila Kaira གིས-
Nama : Sabila Kaira
NPM : 2211011027
Kelas : A (S1 Manajemen)

Berdasarkan analisis saya tentang jurnal tersebut mengenai "Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan sebagai
Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia melalui
Demokrasi, HAM dan Masyarakat Madani" yaitu sebagai berikut.

Pendidikan kewarganegaraan sangat dibutuhkan dalam membentuk karakter generasi bangsa Indonesia sebagai sumber penerus bangsa melalui pendidikan. Dalam demokrasi, rakyat memiliki kedaulatan tinggi dalam memegang bentuk pemerintahan. Pada sistem demokrasi ini, rakyat memiliki kebebasan dalam berekspresi, berkomunikasi, berkumpul, serta berorganisasi yang diperlukan
dalam pelaksanaan kampanye-kampanye pemilihan.

Dalam hak asasi manusia, Tuhan telah memberikan hak-hak kepada umatnya yang menjadi sifat kodrati pada diri manusia sebagai umatnya. Suatu sistem yang bersifat sosial dengan landasan pada prinsip moral memberikan keseimbangan dalam kebebasan pada diri individu terhadap stabilnya masyarakat sebagai bagian dari masyarakat madani.

Dengan demikian, kunci untuk menjadi suatu negara demokrasi harus sejalan bersamaan dengan koridor penguatan wawasan kebangsaan berlandaskan dengan Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika.

Manajemen A MKU PKN Genap 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

2211011027_Sabila Kaira གིས-
Nama : Sabila Kaira
NPM : 2211011027
Kelas : A (S1 Manajemen)

Dari hasil analisis saya tentang video tersebut mengenai hakekat dan pentingnya PKn di perguruan tinggi yaitu sebagai berikut.

Pendidikan kewarganegaraan merupakan suatu metode dalam membentuk mahasiswa guna memiliki rasa cinta, setia, serta rela berkorban dengan memiliki pola pikir secara kritis, analitis, demokratis dengan tetap berlandaskan pada apa yang menjadi nilai-nilai dalam pancasila. Dalam pendidikan kewarganegaraan, tentu dibutuhkan suatu landasan hukum dalam menjalankannya agar dapat berjalan dengan baik. Landasan tersebut dapat berlandaskan atas Pancasila, Pembukaan UUD 1945, Batang Tubuh UUD 1945, UU No 20 Tahun 1982, UU No 20 Tahun 2003, serta SK Dirjen DIKTI No 43 Tahun 2006.

Pendidikan kewarganegaraan yang ada sebelum Indonesia merdeka menjadi sumber historis dari pendidikan kewarganegaraan tersebut. Selain itu, masyarakat perlu mempertahankan eksistensi bangsa sebagai sumber sosiologis dari pendidikan kewarganegaraan. Sedangkan, untuk bidang politik pendidikan kewarganegaraan dimuatnya dokumen seperti kurikulum pendidikan kewarganegaraan (1957), Civis (1962), serta Kewarganegaraan Negara (1968).

Dari pendidikan kewarganegaraan, mahasiswa ataupun warga Indonesia harus dapat menggunakan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi dengan baik dan benar guna menjadikan bangsa Indonesia bangsa yang maju dan berkembang dengan baik.