Posts made by M.ikhsan Al-Hakim

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal-2

by M.ikhsan Al-Hakim -
Analisis soal 2
Nama : M. Ikhsan Al-Hakim
NPM : 2211011015
Kelas : A S1 Manajemen

A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?
Jawab:
A. Peran Pancasila sebagai paradigma disiplin ilmu yakni terkandung dalam sila ke lima. Dalam kandungan sila tersebut dapat diartikan bahwasanya seluruh kalangan masyarakat Indonesia mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam menuntut dan mengenyam bangku pendidikan. Yang menyebabkan kondisi disiplin ilmu di Indonesia akan semakin meningkat kedepannya.

1.Sila Ketuhanan Yang Maha Esa
Sila ini menekankan bahwa pengembangan IPTEK dimaknai sebagai bentuk syukur pemberian akal oleh Yang Maha Esa. Sehingga dalam proses pengembangan IPTEK tidak dibuat untuk mencederai keyakinan umat beragama.

2.Sila kemanusiaan yang adil dan beradab
Sila ini menekankan bahwa dalam pengembangan IPTEK harus dengan cara-cara yang berperikemanusiaan dan tidak merugikan manusia individual maupun umat manusia yang sekarang maupun yang akan datang agar bisa menyejahterakan manusia.

3.Sila Persatuan Indonesia
Sila ini mengingatkan agar pengembangan IPTEK ditujukan untuk seluruh tanah air dan bangsa secara merata. Selain itu, sila ini juga memberikan kesadaran bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia dapat meningkat dengan adanya kemajuan IPTEK.

4.Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Sila ini menekankan agar membuka kesempatan yang sama bagi semua warga untuk dapat mengembangkan IPTEK dan merasakan hasilnya sesuai kemampuan dan keperluan masing-masing sehingga tidak terjadi monopoli IPTEK.

5.Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Sila ini menekankan bahwa dalam pengembangan IPTEK harus didasarkan pada keseimbangan dan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan.


B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin warga negara dan ilmuwan yang Pancasila di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
Jawab:
Harapan saya adalah agar kelak nanti dimulai dari warga negara kita, ilmuwan yang ada di negara kita dan para pemimpin kita merupakan orang yang Pancasilais yang mencerminkan nilai pancasila dimanapun dia berada, menjadikan pancasila sebagai pedoman hidup.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal-1

by M.ikhsan Al-Hakim -
Analisis soal 1
Nama : M. Ikhsan Al-Hakim
NPM : 2211011015
Kelas: A S1 Manajemen

A. Bagaimana tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang akan anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoax?
Jawab : Saya rasa tidak mungkin memberitahu seseorang tentang memberitahu palsu jika mereka sangat menikmati materi atau tidak mengerti tentang berita tersebut. Lalu dampak dari berita hoax itu tidak akan berhenti dan tidak akan berakhir akibatnya berita sekarang sulit untuk dibedakan mana yang benar dan mana yang salah.
Cara untuk mengantisipasi dampak negatif hoax :
1. Hindari judul yg provokatif
2. Koreksi baik-baik alamat situs
3. Periksa fakta

B. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di muat media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?
Jawab :
Pengaruh dari IPTEK bisa baik dan bisa buru itu juga tergantung dari masyarakat dengan cara pengaplikasiannya dan solusi untuk pengembangan IPTEK tetap menerapkan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari dan tidak menyalahgunakan IPTEK.

C. Sikap konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya bagaimanakah solusi menurut program studio atau jurusan yang diambil saat ini atas permasalahan tersebut?
Jawab :
Melakukan berbagai perencanaan tentang seberapa besar dan tinggi tingkat konsumsi yang akan kita lakukan lalu mengumpulkan sumber daya yang ada dan harus mengendalikan sikap konsumerisme akan lebih baiknya apabila dapat menciptakan sumber daya manusia yang lebih baik dalam iptek supaya dapat menciptakan produk-produk teknologi yang baru yang baik yang berkualitas agar dapat mengurangi sikap konsumerisme pada negara lain.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Video-2

by M.ikhsan Al-Hakim -
Analisis Video 2
Nama : M. Ikhsan Al-Hakim
NPM : 2211011015
Kelas : A S1 Manajemen

Dari video tersebut pada tanggal 15 Agustus 75 tahun lalu terjadi peristiwa bersejarah dimana jepang menyerah kepada sekutu yang membuka peluang kepada indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaan dua hari kemudian.
7 Desember 1941 Jepang menyerang pangkalan Amerika serikat di pulau harber menyebabkan persekutuan Amerika serikat, Britania raya, Belanda, dan Hindia Belanda dan sejumlah negara pajajaran inggris serta untuk bersama-sama menyerang jepang.
3 hari kemudian 9 agustus 1946 . 6 hari pasca pemboman tanggal 15 agustus 1945 menyerah kepada sekutu.
Menteri luar negeri jepang ketika itu menandatangani tanda tangan surat menyerah dan ini menandai berakhirnya perang dunia ke-2 di pacific, bagi saat itu bagi indonesia yang sedang dijajah jepang momen ini menjadi kekosongan kekuasaan atas status Kuo, memanfaatkan hal ini dua hari kemudian bangsa indonesia memproklamirkan kemerdekaannya pada 17 agustus 1945.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

by M.ikhsan Al-Hakim -
Nama : M.Ikhsan al-hakim
Npm : 2211011015

Pancasila adalah dasar negara atau pokok kaidah negara yang fundamental yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, dan sekaligus cita hukum (rechtssidee) negara Indonesia karena bersumber pada pandangan dan falsafah
hidup yang mendalam, dimana tersimpul ciri khas sifat, dan karakter luhur bangsa indonesia. (Hernowo, 2006 : 3).


1.Pancasila sebagai idiologi negara
merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya
dan agama dari bangsa Indonesia.

*Konsep Dasar Nilai Pancasila
Sebagai Pengembangan Ilmu

Pancasila sebagai sistem nilai acuan,
kerangka-kerangka berpikir, pola acuan
berpikir atau jelasnya senagai sistem nilai
yang dijadikan kerangka landasan,
kerangka cara, dan sekaligus arah/tujuan
bagiyang menyandangnya sehingga
Pancasila menjadi kaidah penuntun
dalam pembangunan hukum nasional.

nilai-nilai dasar Pancasila secara
normatif menjadi dasar, kerangka acuan,
dan tolak ukur segenap aspek
pembangunan nasional yang dijalan kan
di Indonesia.

*Nilai-nilai Pancasila Pancasila
meliputi :
(i) nilai dasar (instrinsik) yaitu
pokok yang tidak terikat waktu dan
tempat dan bersifat abstrak, mencakup
cita-cita, tujuan dan tatanan dasar yang
telah ditetapkan oleh the faounding
fathers;

(ii) nilai instrumental
penjabaran nilai dasar sebagai arahan
kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu,
bersifat lebih kontekstual dan harus selalu
disesuaikan dengan tuntunan zaman
mencakup kebijakan, strtaegi organisasi,
sistem, rencana dan program berupa
peraturan perundang-undangan yang
dikembangkan oleh lembaga
penyelenggara negara;

(iii) nilai paraktis yaitu interaksi antara nilai
instrumental dengan situasi kongkrit
tempat dan situasi tertentu, bersifat
dinamis demi tegaknya nilai instrumental
dan menjamin nilai dasar tetap relevan
dengan permaslahan utama yang dihadapi
masyarakat sesuai dengan zamannya.



2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai
dan Moral dalam Pengembangan
Ilmu Pengetahuan dan Tekhologi

Hal ini dapat ditunjukkan
dalam sila-sila Pancasila yang merupakan
sebuah sistem etika, diantaranya (Kaelan,
2000: 45).
a. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, pada
sila ini dapat mengimplementasikan
ilmu pengetahuan, yang
mempertimbangjan rasional, antara
akal, rasa dan kehendak.
b. Sila Kemanusiaan  Yang
Adil dan Beradab,
pada sila ini memberikan dasar moralitas bagi manusia dalam mengembangkan
iptek. Iptek adalah salah satu perkembangan dalam budaya hidup
manusia, yang pada hakekatnya
bertujuan demi kesejahteraan
bersama.



c. Sila Persatuan Indonesia, memberikan
rasa kesadaran akan nasionalisme dari
bangsa Indonesia akan sumbangsihnya
iptek sehingga dapat terjalinnya rasa
terpelihara, persaudaraan dan
persahaban antar daerah dan itu semua
karena faktor kemajuan ilmu
pengetahuan dan teknologi.
d. Sila Kerakyatan Yang dipimpin oleh
hikmad kebijaksanaa dalam
permusyarawatan/perwakilan,
hal ini mengandung maksud bahwa setiap
warga negara mempunyai kewajiban
dalam pengembangan iptek dengen
menghormati dan mengharai
kebebsana orang lain dalam bersikap
serta terbuka untuk mendapatkan
masukan, kritik dan saran yang
membangun.
e. Sila Keadilan soial bagi seluruh rakyat
Indonesia. Kemajuan iptek harus dapat
menjaga keseimbangan keadilan
dalam kehidupan manusian,
keseimbangan keadilan antar dirinya
sendiri, manusi dengan Tuhannya
manusia lainnya manusia dengan
masyarakat bangsa dan negara serta
lingkungan dimana manusi itu berada

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan
Politik Pancasila Sebagai Dasar
Nilai Pengembangan Iptek
Sumber historis Pancasila sebagai
dasar nilai pengembangan iptek di
Indonesia dapat ditelusuri dalam
Pembukaan UUD 1945. Pada alenia
keempat Pembukaan UUD 1945 berbunyi:
“Kemudian daripada itu untuk
membentuk suatu pemerintah negara
Indonesia yang yang melindungi
segenap bangsa Indonesia dan
seluruh tumbah darah Indonesia dan
untuk memajukan kesejahteraan
umum, mencerdaskan kehidupan
bangsa dan ikut melaksanakan
ketertiban dunia berdasarkan
kemerdekaan, perdamain abadi dan
keadilan sosial, maka disusunlah
kemerdekaan Kebangsaan Indonesia
itu dalam suatu Undang-Undang
Dasar Negara Indonesia yang
terbentuk dalam suatu susunan
Negara Republik Indonesia yang
berkedaulatan rakyat dengan
berdasar kepada Ketuhanan yang
Maha Esa,... dan seterusnya”.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Diskusi

by M.ikhsan Al-Hakim -
Nama : M.Ikhsan al-hakim
Npm : 2211011015

Analisi jurnal 14. A
Ilmu pengetahuan dan teknologi atau disingkat dengan iptek adalah sumber yang digunakan manusia untuk suatu penemuan baru maupun mengembangkan ilmu dan teknologi itu sendiri.
Iptek sudah berkembang pesat dan memiliki dampak positif dan negatif terhadap dunia
Contoh dampak positif nya adalah :
1. Menunjang kegiatan produksi
2. Memudahkan komunikasi dengan orang
3. Memudahkan proses pembelajaran
Contoh dampak negatif
1. Carding, pembobolan kartu credit melalui internet
2. Ketergantungan dan kemalasan
3. Mengandung unsur pornografi
Agar terhindar dari dampak buruk yang di sebabkan oleh iptek, manusia harus lah dapat mengimplementasikan pandangan hidup dan nilai nilai pancasila dalam menghadapi perkembangan iptek :
Kedudukan pancasila sebagai pandangan hidup :
1. Sebagai sumber solusi
2. Sebagai pembangun karakter
3. Pemersatu bangsa
Nilai nilai pancasila :
1. Ketuhanan , iptek harus dipikirkan secara rasional agar memiliki dampak positif
2. Kemanusiaan, bersikap adil dan beradab, persamaan derajat dan menghargai perbedaan
3. Persatuan, iptek dapatdikembangkan persatuan
4. Kerakyatan, menjadikan musyawarah sebagai solusi menghadapi perkembangan iptek
5. Keadilan, mewujudkan iptek harus adil tanpa membeda bedakan suku ras agama.

Analisis Jurnal 14. B
Pada pertemuan mata kuliah pancasila kali ini saya menganalisi jurnal yang berjudul "Teori Kebenaran Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan Ilmu".

Pancasila yang merupakan dasar negara memiliki makna yang luas bagi masyarakat indonesia dan juga bersifat fleksibel yaitu tuntutannya mengikuti perkembangan zaman. Pembangunan nasional merupakan usaha  peningkatan kualitas manusia dan masyarakat Indonesia yang dilakukan secara berkelanjutan, berlandaskan kemampuan nasional, dengan memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta memperhatikan tantangan perkembangan global. Dalam pelaksanaannya mengacu pada kepribadian bangsa dan nilai-nilai luhur yang universal untuk mewujudkan kehidupan bangsa yang berdaulat,  mandiri, berkeadilan, sejahtera, maju, dan kukuh kekuatan moral dan etikanya.
Pancasila sebagai ideologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama dari bangsa Indonesia.

karena itu, perumusan Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu bagi aktivitas ilmiah di Indonesia merupakan sesuatu yang bersifat niscaya. Sebab, pengembangan ilmu yang terlepas dari nilai ideologi bangsa, justru dapat mengakibatkan sekularisme, seperti yang terjadi pada zaman Renaissance di Eropa. Bangsa Indonesia memiliki akar budaya dan religi yang kuat dan tumbuh sejak lama dalam kehidupan masyarakat sehingga manakala pengembangan ilmu tidak berakar pada ideologi bangsa, sama halnya dengan membiarkan ilmu berkembang tanpa arah dan orientasi yang jelas.